One Shoot Three Kill, Satu Rudal F-14 Iran Rontokkan Tiga MiG-23 Irak


F-14 Tomcat Iran (foto : Common Wikipedia)

Pada medan perang Irak-Iran, F-14 Tomcat Angkatan Udara Iran adalah salah satu pesawat tempur yang menjadi andalan Angkatan Udara Iran. Apalagi menghadapi pesawat tempur terbaru Irak yang dibeli dari Rusia, MiG 25 FoxBat yang sayangnya datang dalam kondisi dibawah standar kualitas.

Tomcat dilengkapi senjata yang paling mematikan, rudal udara ke udara Phoenix, dengan hulu ledak yang jauh lebih besar daripada rudal anti-pesawat lain. Phoenix sengaja dirancang AS dengan hulu ledak besar untuk menjatuhkan pesawat pembom Tupolev buatan Soviet.

Pada 1981, perang di darat telah berubah menjadi perang mengerikan dengan senjata kimia. Perang udara juga sama brutalnya dengan perang di darat, tetapi F-14 Tomcat memberi Iran keunggulan udara, dirilis wearethemighty.com, 20/12/2018.

Satu F-14 Iran sudah cukup bagi pilot Irak untuk menghindar dan pulang, atau ditembak jatuh bila masih berada didekatnya. Apa yang terjadi pada 7 Januari 1981 adalah salah satu contoh ganasnya si Tomcat bagi pesawat tempur buatan Soviet kala itu, MiG-23.

Pilot Assadollah Adeli dan operator radar dan senjata Mohammad Masbough mendapat laporan tentang adanya pesawat tak dikenal yang terbang menuju Pulau Kharg di Teluk Persia.

Keduanya memutuskan bahwa penyusup itu sebenarnya adalah tiga pesawat tempur MiG-23 Irak, mungkin menuju ke sebuah anjungan minyak di dekat pulau itu. Radar darat Iran tidak bisa melihat ketiganya, tetapi Angkatan Udara Iran tetap mengizinkan pilot Adeli dan Masbough untuk menyergap MiG Irak.

“Mereka terbang sangat rendah,” kenang Adeli. “Meskipun sudah malam, mereka terbang rendah sekitar 600 meter.”

Operator Masbough menyuruh pilot Adeli untuk menargetkan satu MiG di tengah dan berharap ledakannya dapat merusak dua MiG lainnya.

Dan itulah yang akhirnya terjadi, ledakan rudal Phoenix buatan Amerika Serikat begitu kuat, sehingga merontokkan ketiga pesawat MiG musuh. Puing-puing ketiga MiG ditemukan di Pulau Kharg pada keesokan harinya.

Tinggalkan komentar