Operasi Jet Tempur Sukhoi di Perbatasan Malaysia

228
image
Satu Flight Jet tempur Sukhoi TNI AU beroperasi di Tarakan (foto: Kabarone.com).

Tarakan – Satu flight terdiri dari empat pesawat Sukhoi tiba di Tarakan – Kalimantan Utara, bersama Komandan skuadron 11 Hasananudin Makassar, beserta 100 personil lainnya, senin (9/2/2015). Operasi “Perisai Sakti” ini melibatkan personil TNI AU dan TNI AL yang sebelumnya sudah menggelar operasi di lautan Ambalat. Tujuan operasi ini, guna mengamankan setiap jengkal wilayah perbatasan RI-Malaysia, TBerdasarkan Yuridiksi Nasional.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melalui Panglima TNI, meminta TNI untuk menjaga wilayah-wilayah perbatasan dari gangguan asing manapun.

Komandan Pangkalan Udara Tarakan (LANUD) Letkol.Pnb. Tiopan Hutapea kepada KabarOne mengatakan, “Berdasarkan komitmen Presiden RI, wilayah perbatasan merupakan fokus kita, tidak ada kata main-main untuk kedaulatan wilayah Negara terutama perbatasan, khususnya wilayah perbatasan yang ada di Kalimantan Utara dan Operasi ini melibatkan 100 personil, termasuk bekerjasama dengan TNI AL, guna menjaga setiap jengkal wilayah kita,” tegas Tiopan Hutapea.

Sementara Letkol.Pnb. Davit y. Tamboto, Komandan Skuadron 11 Hasanudin Makassar, menjelaskan sempat memantau Laut Ambalat sebelum tiba di Kota Tarakan, bahkan pihaknya sempat berkomunikasi dengan KRI Tombak yang bertugas di perairan ambalat.

“Untuk saat ini dari pantauan udara dan laut masih terlihat aman. Kami sempat komunikasi dengan KRI Tombak yang bertugas disana, dan laporan mereka masih dalam kondisi aman, sehingga kami langsung ke Tarakan,” jelas Davit.

Satu Flight pesawat yang ditugaskan dalam operasi ini, dari Hasanudin Makassar hanya menempuh waktu satu jam untuk tiba di Tarakan. Empat pesawat Sukhoi yang beroperasi saat ini terdiri dari, Sukhoi 27 SKM dan sukhoi 30 MK2 buatan Rusia yang dilengkapi peluru kendali dari udara, sesuai protapnya setiap menjalankan suatu operasi.

Sementara soal lamanya operasi “Perisai Sakti” ini belum bisa dipastikan, menunggu instruksi dari Pangima TNI. Sebagai prajurit mereka selalu siap, kapan dan dimanapun ditugaskan, apalagi untuk menjaga Kedaulatan Negara Republik Indonesia. (KabarOne.com / Mudi).

112 KOMENTAR

    • Pesawat F-16 C/D adalah pilihan paling manknyus. Murah meriah. Harga anak kost, kwalitas bozz. Kalau boleh TNI AU jujur. Sebenernya beli Sukhoi emang rada nyesel. Daya getar emang kuat. Tapi tiap kali pesawatnya terbang…menteri keuangan langsung nangis saking mahalnya. F-16 masih relevan sampe 10-12 tahun lagi. Asal engine dan radar diupgrade terus. ?

    • Betul Bung ini masalah alokasi anggaran aja. Kalo kita beli rudal pertahanan darat ,kelemahannya adalah rudal punya masa expire date .Kalo udah sampai waktunya udah kaladuarsa ,akan tidak berguna. Tapi bila ada ancaman yang serius kita sanggup kok beli rudak dalam jumlah banyak dalam waktu singkat.

  1. Sukhoi Indonesia memang bukan ancaman as long as Malon tak ganggu wilayah NKRI.he..he.peace Bro. Dari paparan di atas di sebutkan sempat komunikasi dengan KRI Tombak yang lagi on duty berarti ada link yang nyambung antara sukro sama kri. ada yang bisa jelaskan sejauh apa data link yang ada apa cuman bisa ngomong aja atau lebih luas lagi ??

  2. Setahu saya dulu rencana pesawat penjaga perbatasan Kalimantan dan Papua adlh Super Tucano yg katanya akan di tempatkan di Tarakan dan Papua. Tentu biaya operasinya jauh lbh murah. Kalau terjadi suatu hal tinggal kontak Pontianak dan Pos Pos TNI di seluruh perbatasan. Dgn SUper Tucano operasi bisa di lakukan lebih rapat, hilir mudik tiap saat…..Jgn kawatir Super Tucano sdh battle proven di Irak dan Afganistan serta contra gerilya di Amerika Tengah. Blackwater Wordwide adlh user Super Tucano. Kenapa ya skrng kok berhome base di Malang?

  3. @joe ngomong apa sih loe???
    Hurup besar sperti ga pnah diperhatiin??
    proton protol ngemis minta dijualin di indo
    Jend kami Moldko di kasi bintang malon
    ( krn malon mulai takut TNI NKRI gagah semakin kuat)
    Ga pnah denger TUDm di akui dunia ????
    Klo ada info TUDM hebat coba jelasin ??? Sy siap baca nyimak

    • sbr:discoverymilitary.com

      Pasukan Elit Dunia yang Pernah Bertempur Melawan TNI

      Royal Malaya Regiment, unit khusus bentukan negara Malaysia. Satuan ini biasa disebut sebagai ranger, bertempur di medan sulit dan misi berat. 29 Desember 1963, 35 KKO Marinir menyerbu markas Kalabakan, saat konflik Dwikora, 8 prajurit RMR tewas dan 19 luka, tanpa ada korban satupun di pihak KKO.

    • Pak cik Aloy.
      Sebenarnya kami memang ingin melihat dan menjajal kehebatan su mkm malon, tapi apa daya tuh su mkm tak pernah terbang kerne tak ade bahan bakarnye. Malon tak sanggup beli bahan bakar tuk pesawat tempur.
      Nasib su mkm sekarang hanya terbang sekali setahun utk perayaan kerajaan, lepas tuh su mkm duduk manis kat hanggar, kerje pilotnye cume ngelap pesawat tiap hari, Lepas tuh pilot su mkm malon jual nasi lemak di pasar buat tambah penghasilan
      Hawk malon tak perlu dilawan sukoi indonesia, cukup budak keci’ aja bawa ketapel, bila hawk lewat tinggal diketapel dah roboh. Tapi kapan hawk malon terbang.? bahan bakar tak ade. Tak perlu terbanglah hawk kau tuh, cukup didorong ramai2, rudalnya tak perlu di tembakkan, cukup dilemparkan macam atlet lembar lembing tuh. Hemat biaya
      Salam pak cik.

      • Tambahan satu lagi , dunia malaysia lebih banyak , mau tau forum T*p*X milik orang malay , sayanganya tiap diskus isinya orang Indonesia , sperti Forum ini Milik Indonesia sahaja

        ga usah repot , rebut aja Forum T*P*X kamu , kl bisa protect dari orang indonesia itu baru Haibat , sayang ga bisa ..

        masih syukur tidak kena Hack server down

  4. @aloy, tak sdr kah kau, dulu negeri kau yg brguru sama kita2 tp karena mental kalian mental pengecut stlah dirasa mampu kalian tusuk kami dr blakang,,semoga Allah menolong negerimu yg diambang kebangkrutan,,klo orang kya sombong wajar lha negeri se upil banyak utang dah gitu penakut lg (maklum bukan trah pejuang kemerdekaan kya org Indonesia) tp sombongnya gak ktulungan,,

      • ya mbak surti gimana toh ! kan beritanya beberapa x di ulas yang nawarin su 35 kan pihak Rusia bukan kita yang minta malah tetangga jiran kita sonora ampe ngebet banget pengen su -35 tapi kagak di tanggepin ma pihak Rusky,,, jadi tawaran pihak rusky ke kita agar punya su-35 karena ingin lebih dekat dengan kita mungkin,,, padahal banyak negara lo yang pengen punya su-35,,, karena ketangguhannya sonotan juga pernah ngajuin pengen akuisisi su-35 padahalkan sonotan anteknya asu hmmmm

  5. nah ini baru shukoi. Apapun jenis pesawatnya yg penting bisa njagong minum kopi sama yg lain. Justru inalah yg paleng di takuti lawan , apalagi yg di pakai sukhoi.. .. Mantab AU. pesawatnya boleh 1 sk, tpi… … Turunanya dah di mana mana . Mantab surantab su familí.

  6. kemarin ada yg bilang 4 shukoy kita itu mangkrak. Tapi kok g’ enak kata2 mangkrak ya… Kita itung itungan aja. Pas langgab 3 matra kemarin SU famili kita tampil jumlahnya lebih dari 7, yg di graudate 4,tinggal sisa 5 su famili. Masak penjaga udara kita yg luasnya kurang lebih eropa di jaga hanya 5 sukhoy.. Saya cerna kok mustahil sekali.