Sep 132013
 
Tertawa Anak Indonesia tahun 2013

Tertawa Anak Indonesia tahun 2013

Di tengah tingginya tensi politik internasional akibat ketegangan di Suriah, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis evaluasi tingkat kebahagiaan orang di seluruh negara, tahun 2013. Indonesia berada  pada urutan 76 dari 156 negara yang dievaluasi. Posisi Indonesia berada di bawah Singapura di urutan 30, Thailand (36), Malaysia (56) dan Vietnam (63).

Tingkat kebahagiaan orang Indonesia naik 0,33 persen dibandingkan survei tahun lalu. Indonesia masih di atas peringkat Filipina (92) dan Kamboja (140).

World Happiness Report 2013 dibuat berdasarkan evaluasi United Nations Sustainable Development Solutions Network, terhadap tingkat kepuasan seluruh orang di dunia dalam hidup mereka. Survei berlangsung pada 2010 sampai 2012.

Negara paling bahagia adalah Denmark, Norwegia dan Swiss. Sementara negara yang warga negaranya paling tidak bahagia adalah Rwanda, Burundi, Republik Afrika Tengah, Benin dan Togo.

Berikut peringkat daftar tingkat kebahagiaan di dunia:

1. Denmark
2. Norwegia
3. Swiss

17. Amerika Serikat

30. Singapura

36. Thailand

56. Malaysia

63. Vietnam

76. Indonesia

92. Filipina

140. Kamboja

154. Afrika Tengah
155. Benin
156. Togo

Dibandingkan survei tahun lalu, tingkat kebahagiaan di seluruh dunia ternyata meningkat, meskipun kondisi ekonomi dan politik setiap negara mengalami fluktuasi. Dari 156 negara yang dievaluasi negara-negara di Eropa Utara mengalami peningkatan kebahagiaan yang paling tinggi. Amerika sebagai negara besar ternyata hanya menduduki peringkat 17 soal tingkat kebahagiaan.

Bagaimana dengan kebahagiaan anda tahun ini ? (tempo.co).

  26 Responses to “Orang Malaysia Lebih Bahagia daripada Indonesia”

  1. bagaimana cara menghitung kebahagiaan ya?

    • Gampang, dihitung banyaknya penduduk yang hengkang ke negara lain hanya untuk mencari sesuap nasi, berarti negara itu tidak bahagia

      • hahaha betul juga ya, tapi sorry mas melektech saya sekarang tinggal di malaysia dan saya liat disini orangnya lebih lebih jarang senyum dan lebih jarang nyantai daripada orang di indonesia.
        tapi mungkin karena mereka ambil datanya di kampung orang melayu bukan dikampung india atau cina, jadi hasilnya jadi seperti itu. hehehe peace dah

      • Nah itulah yang saya takutkan bung joke, disini banyak orang senyum, tetangga saya juga beberapa juga banyak senyam-senyum, tapi “SANGAT MENCURIGAKAN ? ”

        Orang Indonesia juga terkenal akan ke-santai-anya, sampai ada pepatah : “ORA MANGAN SING PENTING KOMPOOL ??” (ngak makan yang penting kumpul….)

        • sebenarnya kalau sudah pernah tinggal di malaysia dan berkumpul dengan orang orangnya,saya fikir semuanya sama, ada enak dan nggak enaknya mas, tapi saya pikir lebih nyaman tinggal di indo,orang nya lebih ramah,tidak rasis,kekeluargaan lebih tinggi,dan lebih rajin bekerja,
          nyantai yang saya maksudkan itu lebih kepada santai pikirannya, kalau masalah malasnya, saya pikir orang sana lebih parah. 😀

  2. Alhamdulillah saya merasa bahagia tinggal di Indonesia, syaratnya cuma satu saya gak mau terlalu banyak nonton tv yg isinya cuma pepesan politik

  3. Saya kira kebahagiaan orang malaysia itu akan sirna begitu melihat:

    10 divisi tank scorpion berjajar di perbatasan
    17 skadron Sukoi
    Rudal Yakhont yang diusung di KRI
    Roket R-Han versi 3 digit (menuju digit)
    6 skadron UAV yang mondar mandir di langit mereka
    50.000 marinir penggebuk di perbatasan
    Kapal selam stealth yang gentayangan dekat pantai mereka
    100 KCR yang mengusung “over the horizon rudal” yang jalan2 di selat malaka.
    100 helikopter apache serbu
    sniper jarak jauh 5 km,

    belum lagi 250 juta manusia yang siap jadi beking 1 juta pengawal RI…
    *narsis mode on

    • Bisa saja mas, tapi modalnya dari mana? Dari pada untuk perang mending untuk membangun jalan ataupun transportasi publik bagi orang2 di pelosok.

    • KARENA MEREKA SEJAHTERA MAKA MEREKA…….:

      20 divisi tank scorpion berjajar di perbatasan
      27 skadron Sukoi
      Rudal BHAHMOS yang diusung KD
      Roket jangkauan jauh Astros-III
      16 skadron UAV yang mondar mandir di langit Indonesia
      “Menyogok” 50.000 marinir TNI di perbatasan
      Kapal selam stealth terbaru Scorpene yang gentayangan dekat pantai Indonesia
      200 FAC yang mengusung “over the horizon rudal” yang jalan2 di selat malaka.
      200 helikopter apache serbu
      sewa sniper jarak jauh 5 km,

      belum lagi semua negara PERSEMAKMURAN yang siap jadi beking

      SAYA ORANGNYA REALISTIS, NGAK SUKA NGELAMUN YANG NGAK ADA GUNANYA….
      MEREKA BELI “TUNAI”, KITA BELINYA “NGUTANG”

      • Namanya lagi narsis om, hehehe..
        Sebenarnya tidak perlu kekuatan militer “jika” seandainya terjadi “konfrontasi yang benar2 parah” dengan malaysia.

        Cukup panggil pulang para TKI kita yang bekerja di sana, pasti lumpuh (yah minimal terganggu secara dahsyat untuk beberapa saatlah) proses produksi di pabrik maupun infrastruktur mereka, seperti tahun2 kemaren saat mereka akan merazia tenaga kerja ilegal, saat tki kita pulang, seluruh proyek2 mereka terbengkalai.

        Tapi om, ote-ote yang disyaratkan pemerintah merupakan suatu pondasi yang kuat yang kuat yang tidak ada dilakukan malaysia saat ini.
        Dalam 20-30 tahun, segala kelebihan malaysia akan terlampaui oleh indonesia.

        satu lagi om, melihat luas wilayah dan jumlah penduduk yang lebih besar dari malaysia, serta lokasi strategis indonesia, kayaknya negara2 persemakmuran itu sebagian besar pasti akan “lebih condong” ke indonesia ketimbang kepada malaysia.

        • Waduh….
          Kalau SBY memanggil pulang semua TKI kira2 mau ga TKI2 mau pulang kampung.
          terus sesudah nginjak NKRI ada ga kerjaan untuk mereka buat makan dan menghidupi anak istri.
          Klu saja TKI minggat dr Malaysia ga bakal ada apa kesannya karna bukan TKI saja yg dtg MEMINTA kerjaan disini…hanya saja pemerintah kami lebih mengutamakan TKI atas alasan serumpun komunikasi gampang dan ada kesamaan disisi lainnya.

          Kalo misal seluruh TKI pulang kampung…wah bakal gawat total tuh Republik Indonesia…DPR,MPR pasti pusing mikirin kerjaan apa yg mau dikasih ke mereka.

          kalo sy TKI ato warga merah putih,sy pasti akan selalu mengungkapkan TERIMA KASIH sama Malaysia bukan malah menghujat,nyocot segala karna telah memberi lowongan rejeki yg tersangat besar kpd byk rakyat NKRI sejak tahun 70an lg…malah ga sedikit mantan2 TKI terdulu sudah jadi juragan dan org kaya Indonesia.

          makanya kita disuruh selalu bersyukur akan nikmat akal dan rejeki.
          peace.

      • pak ” MELEKTECH ”
        NGUTANG JUGA NAMMANYA MANUSIA KALEE PAK. Hehehe..

        Negara kita punya simbol “bersatu padu mari kita ngutang”
        beli alutsista aja ngutang ,apalagi beli bawang ??

        Just kidding

    • Mode on bentar lagi gue pencet….. yg automatic lagi di rakit !… xixixixixicixi..

  4. Jelas lebih bahagia, lihat orangnya saja sudah mau berpikiran maju, pemerintah yang benar-benar mau mengurus uang rakyat untuk rakyatnya. Contoh kasus kita lihat diperbatasan RI-Malaysia di Kalimantan sana. Mereka membangun jalan tol di perbatasan, jalan yang sangat mulus bagi warganya di perbatasan, banyak toko, dan fasilitas publik lainnya. Lah yang miris waktu saya kesana, di NKRI yang kaya gak terkira ini jalanannya berlumpur, mobil yang saya tumpangi sekelas fortuner saja masih kesulitan berjalan? Ya Allah apa kerjaan pemerintah lokal dan pusat? Bahkan saya lihat orang2 NKRI yang hidupnya diperbatasan mata uang dan belanjanya di Malaysia, karena murah dan lebih dekat. Pemerintah dan uang pajak kita kemana?????? Dan lihat orang kita, moralnya saja sulit diatur. Ribut sana sini, eh cuma ikut2an karena dibayar? ada miss world, di demo? Lah kalo digagalin kan nama Indonesia yang malu?? serba susah. Membuat tidak tenang memikirkan negara ini. Tapi 1 yang membuat cinta tanah air ini, ALAM ciptaan tuhan yang sangat menakjubkan.

  5. anda sangat benar, saya setuju dengan pendapat anda.

  6. Saat ini bolehlah kemakmuran penduduk Malaysia lebih baik dibanding RI. Ya maklum, kekayaannya tidak disedot sebanyak kita ketika RI dijajah Belanda 350 tahun dan Jepang 3 tahun. Ya maklum, Inggris lebih baik dalam memberi pendidikan kepada rakyat di negara yang dia jajah ketimbang Belanda.

    Bertahap tapi pasti RI akan menjadi lebih makmur dibanding Malaysia. Lihat saja pertumbuhan mulai ada di mana-mana, tidak mengumpul di Jawa.
    – Batam
    – KNIA Sumatera Utara (utk bersaing dengan bandara KLIA Malaysia)
    – Pelabuhan & Kawasan Ekonomi Sei Mangke, Sumut, untuk mengapalkan hasil produksi Sumatera (minyak sawit, karet, dll). Tidak lagi melalui Malaysia dan Singapore.
    – Pulau Morotai di atasnya Halmahera akan dibangun industri perikanan besar (Mina Megapolitan), krn lokasinya yg strategis sebagai mulut Pasifik — jalur ikan yg akan cari sumber makan di perairan Nusantara. Taiwan malah mengajukan proposal untuk menjadikan pulau itu mirip Batam.
    – ……….

    • banyak guru dan para insinyur kita di rekrutdi bawa ke malaysia untuk mengajari alaysia menanam smpe merawat sawit,,

      Tapi hairanya sekarang mereka malaysia lupa akan dirinya yg dulu,yg slalu merendahkan tabiat nd harkat kita.
      bahkan export mminyak sawit malaysia mengungkuli indonesia..bahkan ladang sawit mmereka sekarang lebih luas dr kita..pekerja mereka juga dari kita..
      Coba ladang sawit di kaliantan di perluas,,dan gaji setara atau stidaknya UmR nya bs menjamin mereka pasti pulang,untuk krja di indonesia.bisa jadi ereka mmalaysia bengkrat..tp itu juga mustahil kayaknya,di saping sdm kita yg berjimbun,,,

      bahkan banyak manager serta staf” khusus di perkebunan,sawmill,plywood,,mereka adalah warga indonesia,yg diammmbil scr khusus dg gaji yg over shot,,
      seperti rimbunan hijau,sammling,shinyang,felcra,forescom,ereka mmebuka ladang di kawasan sumatra ,kalbar dan kalteng..

      Jangan tanyakan sumbernya,karena ini murni pengalaman pribadi
      maaf sebelumnya

  7. inikan surveinya orang2 barat..
    nilai materi yg jd pegangan..

    kl survei ini di tujukan kpd pemerintah mgkin sangat bermanfaat spy bangsa kita lebih maju..
    tapi kl di tujukan ke personal saya rasa kurang tepatlah..
    bangsa kita punya peradaban sendiri dalam menilai kebahagian..

    kesejahteraan tidak sama dengan kebahagian..walaupun keduanya berbanding lurus..

    cara lain,
    mungkin kebahgian suatu negara bisa di ukur dari persentase berapa banyak orang yg stres atau bunuh diri dlm satu negara..
    kira2 negara mana yg paling tinggi?
    eh,
    kira2 ada g surveinya..?

    maaf om diego..kl nyampah

  8. Penilaiannya gak akurat, buktinya orang Indonesia lebih memilih mudik dikampung halaman meski kerja di Malaysia ( TKI) lebih bahagia dekat dengan keluarga karena faktor tanggung jawab dalam mencari nafkah harus rela menerima kebahagian semua di Malaysia.

    Surveilah kalo tidak percaya 100 org TKI di Malaysia lebih memilih pulang di kampung halaman dari pada tinggal di Malaysia dengan fasilitas lengkap tp bukan itu saja patokan kebahagian.

    Jakarta semua ada disana tp waktu tiba lebaran jakarta sepi melompong itu artinya ada kebahagian yg dicari dari semua kelengkapan yg ada

  9. pemasalahan kebahagiaan suatu penduduk negara itu terletak pada hasil kinerja pemerintah nya dan taraf hidup ekonomi mereka didlam kehidupan sosial. Survey mengatakan malaysia dan singapura lebih bahagia itu juga bukan rahasia lagi.Kemampuan negara menciptakan kesejahteraan rakyat nya sgt tercermin dri hasil kinerja aparatur negara memajukan segala aspek termasuk ekonomi. Dan yg perlu digaris bawahi adalah populasi penduduk mereka tdk sepadat penduduk indonesia sehingga beban negara untuk mensejahterakan rakyat nya itu tdk menghabiskan anggaran yg begitu banyak.Kepadatan penduduk itu sgt menjadi alasan utama susah nya tercipta kesejahteraan didlm kehidupan bermasyarakat. Cthnya sudah jelas,negara dgn sedikit penduduk itu jauh lebih nyaman aman tenang krn pemerintah tdk bekerja ekstra.Stabilitas keamanan nya pun sgt dijamin (Selandia Baru) sebuah negara yg tdk besar tpi soal segala lini kehidupan jgn ditanya. nah sekarang kembali kpd pemerintah bgmna mensejahterakan rakyat nya sehingga indonesia yg kita idam2kan itu terwujud.

  10. Penduduk dan luas wilayah mereka memang kecil tapi sumber daya alam mereka juga kecil/sedikit

 Leave a Reply