Jan 192018
 

Maneuver Fires Integrated Experiment (MFIX). © Orbital ATK

JakartaGreater.com – Orbital ATK pemimpin global dalam teknologi kedirgantaraan dan pertahanan, baru-baru ini berpartisipasi dalam Maneuver Fires Integrated Experiment (MFIX) di Ft. Sill, Oklahoma seperti dilansir dari laman Defence Blog.

Acara tersebut memungkinkan para prajurit untuk menggunakan teknologi Counter-Unmanned Aerial System (C-UAS) yakni teknologi penangkal drone dalam serangkaian demonstrasi untuk memberikan umpan balik mengenai bagaimana sistem ini dilakukan dan berpotensi membantu mengisi kesenjangan kemampuan untuk pertahanan udara jarak dekat.

Orbital ATK menunjukkan kemampuannya untuk menggabungkan serangan elektronik dan kinetik melalui sistem pertahanan anti drone (anti-unmanned aerial vehicle defense system – AUDS) yang mendeteksi, melacak, mengidentifikasi dan mengalahkan drone dan juga membawa elemen kinetik melalui integrasi senapan mesin XM914 Bushmaster 30mm yang terpasang tersedia pada platform tempur Stryker.

Sistem senjata juga menyediakan kru kendaraan dengan senjata yang dibutuhkan untuk mempertahankan diri dari ancaman serangan darat. Senjata gabungan bisa bekerjasama atau secara mandiri.

Drone hancur ditembak mempergunakan sistem penangkal drone buatan Orbital ATK. © Orbital ATK

“Kemampuan untuk memasukkan teknologi yang telah terbukti adalah kunci untuk memperpendek waktu akuisisi dan memberi prajurit peralatan yang mereka butuhkan saat ini. Latihan dan demonstrasi seperti MFIX memberi Angkatan Darat dan industri AS kemampuan untuk memahami bagaimana kita dapat bekerja sama untuk memfokuskan usaha untuk segera memberi teknologi generasi berikutnya”, kata Dan Olson, Wakil Presiden dan General Manager untuk Divisi Sistem Persenjataan Orbital ATK.

Sistem AUDS bersifat modular, yang berarti bagian-bagiannya dapat disesuaikan untuk digunakan pada berbagai jenis platform tergantung pada persyaratan misi atau dapat dipasang di lokasi tetap untuk memberikan pertahanan penangkal drone pada fasilitas atau basis operasi.

Pada awal tahun ini, Orbital ATK mendapat kontrak senilai US $ 8,5 juta dari Direktorat Program Penangkal Roket, Artileri dan Mortar (PD C-RAM), Redstone Arsenal, Alabama, untuk mengintegrasikan AUDS pada sistem pertahanan mobile anti drone.

Bagikan Artikel :

  16 Responses to “Orbital ATK Demonstrasi Teknologi Penangkal Drone”

  1. belum beruntung

  2. Bisa nembak drone sipil gk?

  3. Daripada Beli Ini EW System Mahal Plus Belum Terbukti Kemampuannya Mending Beli Krasukha EW System Yg Udah Battle Proven Dan Berhasil Jaming Drone Yg Nyerang Pangakalan Rusia Di Suriah. :mrgreen:

  4. Kejadian di Suriah malah menjadikan kemampuan pertahanan dan cara menangani serangan Drone modifikasi benar2 terbukti ampuh dan super… mematikan listrik penerangan adalah langkah brilian, sistem pertahanan tidak memerlukan lampu untuk melakukan serangan kepada Drone… dan sekaligus menghilangkan kemampuan Drone untuk menarget sasaran dengan guide video…
    USA mau tidak mau mesti mengcounter itu dengan menampilkan demonstrasi seperti diartikel… Akan sangat seru untuk melihat pembuktian yang bisa dilakukan USA menangkal serangan serupa…

 Leave a Reply