Mar 222012
 

Kunjungan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro ke China, beberapa waktu lalu tidak sia-sia. Setelah membeli sejumlah rudal China, pemerintan negeri tirai bambu itu akhirnya menyetujui opsi yang diminta pemerintah RI. Tidak tanggung-tanggung, Indonesia diperkenankan membangun pabrik rudal C-705 di tanah air.

Rudal C 705 ini berhulu ledak 110 kilogram, dengan daya jangkau 75 km dan 170 km dengan tambahan roket pendorong. Rudal ini memiliki Sistem pemandu: radar, TV, atau IR dengan target kapal berbobot 1500 ton. Rudal jelajah C 750 bisa diluncurkan dari pesawat, kapal dan kendaraan darat. Selain dipasang di kapal, Indonesia akan memasangnya di silo darat, seperti yang dilakukan vietnam untuk rudal Yakhont yang digunakan Indonesia di beberapa KRI.

Kini, Departemen Pertahanan sedang mengumpulkan para pakar rudal Indonesia untuk mempersiapkan pembangunan pabrik rudal C-705. “Kita akan menggenjot produksi alutsista dalam negeri. Kalau tidak bisa, kita akan lakukan joint production, atau transfer teknologi,” ujar Purnomo Yusgiantoro

“Peluru kendali ini kalau kita bisa produksi dalam negeri, akan kita pasang di daerah perbatasan untuk pengamanan,” ujar Menteri Pertahanan.

Pembangunan Pabrik rudal C 705 dilakukan Kementrian Pertahanan RI dan Precision Machinery Import-Export Corporation (CPMEIC) yang menjadi pemegang proyek pengerjaan rudal.

Rudal C-705 kali pertama diperkenalkan ke publik pada ajang Zhuhai Airshow ke-7 tahun 2008. Misil ini adalah pengembangan dari C-704, dan bentuknya lebih menyerupai miniatur C-602. Pengembangan rudal baru ini fokus ke tiga hal: elemen mesin, hulu ledak, dan sistem pemandu. Dengan desain modular dari mesin baru, membuat jangkauan rudal yang sebelumnya 75-80 km, menjadi sampai 170 kilometer.

C-705 dipersiapkan untuk mengkandaskan kapal perang dengan daya hancur mencapai 95,7%, ideal untuk menenggelamkan kapal.

Kerjasama rudal C 705 sangat penting bagi Indonesia dan sangat strategis. Dari rudal ini, Indonesia akan mengembangkan kemampuan rudal Cruiser RX – 420 yang ditargetkan memiliki daya jangkau 300 Km lebih. Rudal Lapan RX- 420 sudah diuji coba beberapa kali. Namun hingga kini masih ada kendala dipersoalan di keakuratan daya jelajah, dalam mencapai target sasaran secara presisi. Jika teknologi cruiser telah dimiliki para pakar rudal Indonesia, munculnya rudal RX- 420 versi militer, akan menggentarkan negara negara tetangga. Diharapkan negara tetangga yang mencoba mengganggu teritorial Indonesia, akan berpikir puluhan kali jika pertahanan rudal Indonesia bisa dikembangkan optimal.

Related Blogs

    Bagikan :

      13 Responses to “Rudal C 705 Jalan Bagi RX 420 Cruise Missile”

    1.  

      Kita hrs fokus terus ke pembenahan roket kita, agar lebih akurat/daya jelajah bagus/alat penuntunnya sangat modern dan kita akan memetik keuntungan dari roket yg sdh kita hasilkan. Pres hrs memantai, keberhasilan roket kita dan dana hrs siap utk diglontorkan. Jayalah NKRI…Agar anak cucu kita siap melanjutkan keberlangsungan NKRI

    2.  

      Sy berharap indonesia dlm waktu yg cpt dpt segera mewujudkan rudal made in indonesia sehingga negara tetangga tidak lagi menggangu kita

    3.  

      Kita jangan menonjolkan agresif thd negara lain berkaitan dg pengembangan roket, utk penguasaan teknologi roket sangat perlu utk masyarakat banyak khususnya negara Indonesia (pemantauan gunung api, keberadaan ikan utk nelayan dan keperluan mengetahui cadangan minyak bumi di Indonesia)dan utk keperluan riset serta pengetahuan.

    4.  

      rudalny dpsang di pulau padang saja kan berbatasan dengan singpur dgn malaysia
      jngn di jakarta smua
      wong jakarta jauh kox

      •  

        Apakah ancaman potensial Indonesia adalah Singapura dan Malaysia ?. Saya tidak yakin. Begitu pula dengan Australia. Negara Asean dan Australia relatif memiliki Ideologi yang sama “demokrasi”. Mazhab-nya sama. Kalaupun mau perang, misal Malaysia atau Australia menyerang Indonesia, Paman Sam pasti akan ngomong: “Eh….ngapain loe…..gak ada kerjaan….tarik tuh pasukan atau ntar gue getok.

        Kalau dilihat dari sisi Ideologi…ancaman yang lebih potensial adalah China: Sosialis vs Demokratis (Asean).

        Mungkin ini ada korelasinya dengan tindakan US yang menyimpan pasukannya di Darwin dan Kapal di Singapura. Dalam artian US melihat China lah yang mungkin membuat destabilisasi kawasan di Asean

        •  

          Gue ga setuju Bro, lihat aja tuh malon memprovokasi kita terus di ambalat juga di perbatasan darat kalimantan. Emang kalo mau perang ama kita malon mikir dulu kale. tapi gue sebel lihat tuh malon petantang petenteng. Kali ini kita memang harus show of Force ke malon, biar dianye kagak sembarangan masukin pagar kita punya. gitu lho mas bro….

        •  

          ga setuju klo ane bro..bagi amerika tuch di luar “eropa”israel” sesama anggota NATO, tdk ada musuh abadi dan tidak aada kawan abadi,suatu saat indonesia bisa di serang, contohnya jika kita berani utak atik freeport pasti ga lama datang kunjungan pejabat amerika ke jakarta,seperti waktu perpanjangan kontrak karya tahun 2010, BUSH ampe datang ke jakarta buat mastiin freeport tetap megang di irian jaya, jd dalam hal ini indonesia bagusnya menganut sistem” tidak terlalu deket ke amerika, dan juga tdk bermusuhan dengan cina” kalau bisa jadi temen aja ga pake mesra.
          bukti sdh byk, embargo militer amerika membuat armada F16 TNI AU ga bisa terbang atau pun bisa terbang tapi ga bersenjata,alias ga bisa nembak..

    5.  

      Kl gw sih….. maunya…. langsung aja bikin secepatnya rudal Cruiser RX – 420….. entar tinggal klik …. serawak jatuh ke tangan indonesia…. mantap kan…!!!!

    6.  

      Baguslah kalau RX 420 dijadikan rudal jelajah yang bisa menjangkau 300 km, bagaimana kalau RX 550 kita jadikan juga rudal jelajah yang bisa menjangkau 500 km atau dibuat lagi RX 1000 yang bisa meluncur sejauh 1000 km,pastinya Ausie bakalan panas dingin……
      Tetapi tujuan ke depan nya Lapan bisa meluncurkan satelit sendiri dengan roket buatan sendiri,itu akan membuat Indonesia disegani di Asia Tenggara….
      siapa tahu suatu saat nanti Lapan bisa meluncurkan wahana antariksa berawak seperti China….pastinya Top markotop dah…..

    7.  

      setujuuuuuuuu siap siap siap ndan

    8.  

      proses nya sudah sampai tahap apa ya?

    9.  

      sampai skarang gak ada kabarnya lgi.alias gagal

      •  

        Indonesia dulu memiliki rudal S 75 Dvina atau SA 2 Guideline & rudal ini sudah pernah menembak jatuh pesawat amerika, sprti pesawat pengintai amerika U-2 yg katanya siluman ditembak jatuh di uni soviet, pesawat pengintai amerika U-2 yg ditembak jatuh di kuba, pesawat F111 & masih banyak lagi.
        Tapi knp orang indonesia tidak mmpelajari rudal ini? Tapi wajar kalau tidak kesampaian sampai sekarang, krna tidak memiliki pembimbing dr asal itu rudal

        Hahahaahaaaaa

     Leave a Reply