Des 152018
 

Jet tempur generasi kelima Sukhoi Su-57 buatan Rusia Β© TV Zvezda

JakartaGreater.com – Menurut Mark Episkopos, asisten peneliti di majalah National Interest, warna cat (kamuflase) dari pesawat tempur generasi kelima Su-57 Rusia itu hanya untuk promosi dan tidak efektif dalam pertempuran.

Pernyataan itu dibuat setelah media AS merilis video uji Su-57 dengan cat yang benar-benar baru. Menurut para ahli Amerika, penerapan warna cat ini hanya tugas publik, sulit untuk meningkatkan efektivitas pesawat tempur yang sebenarnya.

Sejauh ini, purwarupa jet tempur Su-57 buatan Rusia membawa warna yang berbeda, hal ini menunjukkan bahwa pabrikan sedang bereksperimen dengan beberapa varian sebelum memproduksi warna final. Mark Episkopos mengatakan bila pola kamuflase membantu pesawat berbaur dengan lingkungan di sekitarnya, seperti warna-warna cerah di bagian atas dan warna gelap di bagian bawah.

Kamuflase bekerja paling baik ketika cocok untuk lingkungan operasi, seperti warna pasir di gurun. Su-57 Rusia juga menggunakan warna-warna netral seperti petarung Amerika, tetapi kontras kuat antara dua warna, membuatnya sulit untuk menyatu dengan lingkungan.

Manuver beberapa Su-57 Rusia melayang di udara tanpa menyalakan mesin Β© Russian MoD via Youtube modified by JakartaGreater.com

Desain ini tampaknya melayani banyak tujuan taktis, bukan hanya sebagai kamuflase. Kombinasi warna gelap yang ditampilkan dibagian dalam dan dicat awan kelabu pada bagian luar dapat menciptakan ilusi target yang lebih kecil dari kenyataan.

Pola piksel di antara kedua warna membuat identifikasi bentuk dan ukuran pesawat tempur Su-57 jauh lebih sulit. Ini dapat membuat pilot kesulitan untuk melacaknya, bahkan dapat kehilangan Su-57 dalam jarak dekat.

Namun kamuflase tidak lagi penting dalam pertempuran seperti sebelumnya, ketika sistem sensor terus berkembang. Su-57 harus mengandalkan penyerapan radar dan hamburan, serta penyebaran tanda tangan panas sebelum desain cat menunjukkan efeknya.

Episkopos mengatakan bahwa cat kamuflase tak membuat banyak perbedaan dalam pertempuran, namun sebagai layanan yang baik untuk promosi gambar.

Jet tempur generasi kelima Su-57 Rusia Β© Moscow Times

Seorang analis lainnya, Mikhail Streets berkata bahwa “Warna-warna pixel yang ada pada Su-57 sekarang memiliki efek buram, memungkinkan mengaburkan garis yang jelas. Ada konfigurasi aerodinamis pesawat disana”, jelasnya.

Selain itu, untuk meningkatkan fitur siluman (stealth) pesawat, kerangka bodi serta lapisan luar terbuat dari bahan khusus. Pesawat tempur Su-57 pertama akan dikirim kepada Angkatan Udara Rusia pada tahun 2019.

Bersamaan dengan kamuflase Su-57, para ahli Rusia mengatakan bahwa sebagian besar jet tempur AS dicat warna abu-abu, termasuk F-35, sehingga sulit bagi musuh untuk mendeteksi dengan mata telanjang dari jauh. Namun, warna ini belum tentu efektif dihadapan radar dan sistem sensor canggih Rusia.

  20 Responses to “Pakar Militer AS: Warna Su-57 Tak Efektif Dalam Perang”

  1.  

    Jadi apakah sebaiknya menggunakan warna kotoran agar rudal musuh enggan menembaknya karena takut kena sial? πŸ˜› hihihihih

  2.  

    Lah.. USA kmren udah nemu cara agar pesawat tempurnya bisa ngilang tidak terdeteksi oleh radar dan sensor pencari panas musuh. Pesawatnya di labur pake lumpur. Inspirasinya di dapat dari kamuflase ala arnold suwasanasegar, krn udah terbukti si predator langsung gak bisa ngedetek..

  3.  

    Dikasih gambar beruk, siapa tahu dianggap beruk terbang … Wkwk

  4.  

    Su-57 VS F-22 Siapa menang?

    https://youtu.be/x_WWhl_EGAQ

  5.  

    Yang saya heran, kenapa pakar militer koq bahas cat sih? Apa kehabisan bahan untuk dijadikan artikel ya?