Dec 282017
 

Model pesawat tempur FC-31 China. (Sumber: AVIC)

JakartaGreater.com – Dalam sesi inagurasi AirTech 2017, sebuah konferensi yang diadakan di Air University Islamabad, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Sohail Aman, mengatakan bahwa China mendukung upaya Pakistan untuk mengembangkan pesawat tempur generasi berikutnya (Next-Gen), program satelit dan misi antariksa berawak, seperti dilansir dari laman QUWA.org.

“Pakistan terlibat dengan para ahli China dalam pembuatan pesawat generasi berikutnya. China juga memberikan bantuan teknis untuk meluncurkan program satelit”, kata Aman kepada para hadirin.

Di bawah “Proyek Azm” Angkatan Udara Pakistan (PAF) berusaha mengembangkan sendiri pesawat tempur generasi ke-5. Selain memiliki sebuah sistem untuk mendukung persyaratan masa depannya, Proyek Azm dipertimbangkan untuk mengarahkan Pakistan menuju otonomi yang lebih besar di dalam negeri dalam hal pengadaan sistem pertahanan dan memperluas industri dirgantara Pakistan.

Setelah secara resmi meluncurkan Project Azm pada bulan Juli, Marsekal Aman memberikan rincian tambahan mengenai proyek tersebut, seperti 60% pekerja yang terdiri dari warga sipil dan bahwa “dibutuhkan waktu lima tahun untuk memulai produksi” pesawat tempur tersebut, menurut Dawn News.

Di bawah Proyek Azm, Aviation Design Institute (AvDI) dari perusahaan dirgantara Pakistan, Pakistan Aeronautical Complex (PAC) ditawari untuk mengembangkan kendaraan udara Medium-Altitude Long-Endurance (MALE). Marsekal Aman menguraikan bahwa UAV MALE rancangan AvDI akan diproduksi dalam waktu 18 bulan kedepan.

Mengulangi pernyataan sebelumnya tentang membangun basis industri dalam negeri Pakistan dan mengurangi kebutuhannya untuk pemasok asing, Marsekal Aman mengumumkan pada AirTech 2017 bahwa PAF akan menyediakan sebagian besar sistem persenjataan dari Pakistan pada tahun 2020.

Selain Proyek Azm, CAS mengungkapkan bahwa China juga membantu Pakistan dalam pengembangan dibidang antariksa.

Selain membantu Pakistan dalam pengembangan satelit – misalnya Satelit Observasi Penginderaan Jauh Pakistan (PRSS-1) yang akan diluncurkan Maret 2018 – Marsekal Aman mengumumkan bahwa China akan membantu pengiriman astronot Pakistan ke luar angkasa dalam dua tahun ke depan.

Bagikan Artikel :

  55 Responses to “Pakistan-China Kerjasama Pesawat Tempur Next-Gen”

  1. Nunggu yg mau komen…..

    Yg jelas ini program tandingan PAKFA Russia-India

    • Bisa juga buat tandingan Raptor

      • Raptor mah jangan di bawa2 bung…… di begal sama pespur 4++ saja sudah lari pontang panting minta susu sama emaknya……. 😆

        Lawan setanding Raptor mah Gripen………..

        *yg bilang bukan saya loh, tapi si Huha….. xixi….

        • Mungkin ketidak sadaran loe ajja yg mengatakan cuma gripen yg bisa melumpuhkan f22, lihat itu foto fc 31, yg bisa melumpuhkan gripen, f35, f22 sambil picing mata itu pilot fc31

          Hahhaahaaaa

          • Emangnya spesifikasi Fc 31 itu kayak gimana sih. Apa kelebihan FC 31 dibandingkan dg F-35 dan F-22??

          • Bisa Ngeluarin Asep Lebih Pekat Dari Pakfa,Raptor Ataupun Kalkun Botak.

          • Bukannya yg ngeluarin asap hitam pekat itu Admiral Kutnetsov ya bung,,, … 😆

          • Yang ngeluarin asap pekat itu kapal selamnya Jimmy yang sedang disetel mode siluman sehingga lawan akan mengira bahwa kapal selam itu adalah lokomotif kereta api.

          • Wajar Itu Klau Kuznetsov Bung. Lha Wong Itu Kapal Induk aja Masih Konvesional Dan Udah Uzur Umurnya Plus Kurang Terawat. Lagian LHD Punya US Jg Ngebul Kaya Gitu. Dan Untuk Kilo Itu Jg Masalah Yg Wajar Karena Di Saat Snorkeling Kasel Menyalakan Dieselnya Dan Bahkan U Boat Familypun Jg Ngebul Di Saat Snorkeling

          • Diesel yang tidak berasap itu hanya ada di dunia mimpi… bahkan sekarang pembuat mobil mulai meninggalkan mesin diesel karena memang karakternya yang tidak ramah emisi, tetapi memang cenderung hemat bahan bakar dan untuk mesin2 besar memiliki tenaga yang besar…
            Di saat melakukan pengoperasian mesin jelas disaat tertentu mesin diesel akan mengeluarkan asap pekat dalam, terutama saat di gas pol… kayak ga tahu bus Haryanto saja…

      • Salah semua, yg bener buat tandingan LCA Tejas…xixiixi

  2. Tetap teknologi kuncinya gak akan dibabar China ke Pakistan! Hebat jg China berawal dr jiplak sampe bs membuat dan menjual dgn harga lbh ekonomis klu kehandalan blm teruji diperang sesungguhnya!he3

    • Walau belum teruji tetapi punya senjata utk menghadapi perang bung. Justru daya gentarnya disitu.

      Senjata yg belum pernah teruji bisa menjadi faktor yg diperhitungkan bung. Justru musuh kesulitan dalam mengkalkulasi kemampuannya.
      Saya contohkan ada begitu banyak destroyer yg dibangun China, beranikah 2 unit saja Destroyer Arleigh Burke class AS head to head dng 2 unit destroyer China type 055 yg dr sisi jumlah gotongan rudal aja lebih banyak dr rivalnya AS.?

      Justru persenjataan yg blom teruji ini jika diterjunkan dalam medan perang, musuh akan berhitung sbg senjata dng tingkat akurasi yg baik. Walaupun ketepatan akuranya masih 50 : 50.
      Yg jelas dlm peperangan begitu berhadapan secara head to head dng jumlah kekuatan yg sama, bukan lg teruji atau tidaknya kualitas senjata musuh tp strategi tempur yg berlaku.
      Setelah usai perang barulah keluar sertifikat betel prupennya.

  3. Yg jelas mamarika dan fansboynya bakal nangis darah neh…. kwkwkwk

  4. Nyimak dulu….semoga hari ini kalau ada komen agato, dia kembali ke jalan yang benar

  5. Mungkin Cina bisa melakukannya meskipun tanpa Pakistan. Namun kemitraan dengan Pakistan cukup strategis mengingat kedua negara itu memiliki musuh besar yang sama: tuan takur.

  6. Kobisa bisa… Padahal ni ploduk-ploduk cin banyak di bully

  7. Bung admin…mbok sekali2 persenjataan Korut di kupas di warjag ini dong….kita juga pingin tahu seperti apa sih Korut itu, sehingga sepak terjangnya Pyongyang bikin gerah AS, Jepang dan Korsel….apa karena Nuklirnya? apa karena pasukannya? atau apa karena senjata ghoib lainnya? Denger2…Korut juga dapat pasokan teknologi rudal balistik dari China, Rusia dan Ukraine….benarkah itu?

  8. Jgn Khawatir KFX/IFX Nanti Gandeng Idol Grup Kpop atau Juga Super Hero Marvel Bwt Promosi Ke Berbagai Negara

  9. Wah ntr nasibnya kyk jf-17 lg, gaada yg minat akirnya diobral. But harus diapresiasi krn sudah mandiri bikin pespur

  10. Pakistan memiliki masalah dengan Afganistan dan India… India bersahabat erat dengan Russia, sedangkan Afganistan sampai sekarang USA bercokol disana… jelas China adalah jalan keluar terbaik bagi Pakistan, meskipun bagi mereka sebenarnya Russia jelas lebih menjanjikan, tetapi mereka terjepit…
    China memang memiliki reputasi maut untuk urasan mencontoh atau menjiplak… mereka bahkan sangat percaya diri dengan itu, meskipun sampai sekarang tidak terbukti keunggulanya tetapi jelas2 mereka bisa melakukanya…
    Kalau saya sendiri sih, jangan coba2 deh mendingan mendapatkan dari yang sudah jelas ketahuan kemampuan dan kualitasnya…

  11. Jangankan pespur bom nuklir aja pakistan buatnya dibantu ahli dan uranium dari china kok ,khan mereka buat pangkalan militer dipakistan jika ada sesuatu di timur tengah bisa bertindak cepat ,hub persahabatan china-pakistan lebih tinggi dari gunung himalaya dan lebih dalam darii lautan

 Leave a Reply