Jun 132019
 

Islamabad ingin mendapatkan senjata dari Rusia dan mengembangkan hubungan militer-ke-militer, kata Perdana Menteri Imran Khan yang menambahkan dirinya senang Pakistan bergerak “lebih dekat” ke Rusia di dunia “yang berubah”.

“Ya, kami sedang mencari senjata dari Rusia, dan saya tahu militer kami sudah berhubungan dengan militer Rusia,” kata Khan kepada Sputnik News, Kamis.

Meskipun militer Pakistan telah bergantung pada pemasok Barat dan Cina selama beberapa dekade, minatnya pada sistem senjata Rusia telah berkembang selama bertahun-tahun. Baru-baru ini, ada laporan bahwa Pakistan tertarik pada serangkaian jet tempur dan helikopter serang, termasuk Sukhoi Su-35 dan Mi-35M.

Pasukan Pakistan juga telah mengambil bagian dalam permainan latihan perang Rusia, sementara sejumlah perwira Pakistan telah dilatih di akademi militer di Rusia.

Dahulu kedua negara berada di “kamp-kamp yang berseberangan” selama perang Soviet di Afghanistan (1979-1989), zaman telah berubah, dan “Saya sangat senang bahwa kita sekarang semakin dekat ke Rusia,” kata Khan.

Dunia tidak seperti dulu, menurut PM, dan ini memiliki efek pada hubungan bilateral.

Pusat-pusat kekuatan sedang berubah, atau ada pusat-pusat kekuatan yang berbeda sedang tumbuh. Jadi kami berharap bahwa di dunia baru ini hubungan kami dengan Rusia terus membaik.

Islamabad dulunya “memandang Amerika Serikat sebagai satu-satunya sekutu dan mitra dagang.” Tetapi sekarang China, dengan Belt and Road Initiative, semakin menggeser fokus dan minat Pakistan juga, kata Perdana Menteri.

Rt.com

Bagikan:
 Posted by on Juni 13, 2019