Apr 172018
 

Sepasang jet tempur JF-17 Thunder buatan Pakistan dalam Farnborough Airshow 2010. © Aleem Yousaf via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pakistan dan Malaysia sedang dalam pembahasan awal tentang potensi ekspor jet tempur JF-17 Thunder buatan Pakistan Aeronautical Complex, kata seorang pejabat dari PAC seperti dilansir dari laman IHS Jane.

Berbicara pada pameran Defence Services Asia (DSA) 2018 di Kuala Lumpur tanggal 16 April 2018, seorang pejabat PAC yang tidak ingin disebutkan namanya berkata bahwa kedua pemerintah telah melakukan “pembicaraan awal” mengenai penjualan potensial dari jet tempur bermesin tunggal untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Udara Royal Malaysian (RMAF).

“Kami menyadari potensi kebutuhan di Malaysia untuk pesawat tempur yang murah meriah”, katanya. “Belum ada pembicaraan serius tapi melalui saluran pemerintah-ke-pemerintah ada yang dapat kami jelaskan sebagai pembicaraan tingkat dasar tentang program JF-17”.

Dalam mendukung kesepakatan yang potensial dengan Malaysia, pejabat mengatakan bahwa PAC bersedia untuk memasuki kemitraan kolaboratif dengan industri lokal yang ada di Malaysia melalui “transfer teknologi” untuk memfasilitasi pembuatan komponen lokal atau pemeliharaan, perbaikan dan overhaul (MRO).

“Tentu saja, keterlibatan industri mereka akan tergantung pada penjualan yang dibutuhkan Malaysia”, katanya.

Awal Malaysia menyatakan berminat pada jet tempur JF-17 Thunder adalah beberapa tahun lalu. Pada bulan Desember 2015 silam, IHS Jane mewartakan bahwa komisaris tinggi Malaysia untuk Pakistan mengatakan bahwa Angkatan Udara Malaysia sedang mempertimbangkan untuk membeli JF-17 dan mungkin membuat keputusan “segera”.

Namun, Menteri Pertahanan Malaysia membantah kabar tersebut keesokan harinya.

Kebutuhan Malaysia diakibatkan dari penundaan yang terus berlanjut dalam program RMAF untuk memperoleh pesawat tempur multi peran bermesin ganda. Program ini, diumumkan lebih dari satu dekade yang lalu, telah terhalangi sebagian besar karena kurangnya pendanaan.

Bagikan Artikel :

  50 Responses to “Pakistan-Malaysia Bahas Potensi JF-17 Thunder”

  1.  

    sangat bagus, sangat mendukung… lanjutkannnnn

  2.  

    saya sebagai warga negara Indonesia sangat bangga jika Malaysia membeli JF-17 Thunder….lanjutkan seumur hidup untuk PM Najib

    xixi

  3.  

    pilihan yang tepat bagi Malon !!
    Najib BAGUS ???

  4.  

    Kata Pakistan petikan di atas “Kami menyadari potensi kebutuhan di Malaysia untuk pesawat tempur yang murah meriah”, katanya. “Belum ada pembicaraan serius tapi melalui saluran pemerintah-ke-pemerintah ada yang dapat kami jelaskan sebagai pembicaraan tingkat dasar tentang program JF-17”. Pesawat tempur yang murah…murah harganya, meriah….meriah sekali pada rontok di tembak jatuh…

  5.  

    PAC JF-17 Thunder – Multi Role Jet Fighter

  6.  

    Karma, di fp mereka kemaren ngata2in pas jokowi naik ni pesawat

  7.  

    Mari kita hitung bersama :

    https://www.airforce-technology.com/projects/fc1xiaolongjf17thund/

    Tertulis :

    The JF-17 / FC-1 is expected to cost around $15m-20m.

    Jadi harga beli usd 20 million. Memang cukup murah.

    Ada lagi tertulis di situ :

    An advanced WS-13 turbofan engine is currently being developed by Liyang Aero Engine Corporation, Guizhou, to replace the Klimov RD-93. It is expected to produce output thrust of 80 to 86.36 kN with a lifespan of 2,200 hours.

    Jadi umur mesin 2200 jam atau hours.

    Sekarang 1 tahun mau dipakai berapa jam ?

    Jika dipakai 200 jam per tahun maka setiap 11 tahun harus ganti mesin.

    Jika dipakai 300 jam per tahun maka harus ganti mesin setiap 7 tahun.

    Tetapi menurut pilot Pakistan yang sudah menerbangkan pesawat ini, umur mesin disebut dalam link :

    https://www.google.com/amp/s/rocketpilotblog.wordpress.com/2017/04/27/jf-17-thunder-a-road-to-operational-maturity/amp/

    When it comes to the engine “it lives its own life”, explained Wing Commander Babar. “It’s Time Between Overhaul (TBO) is 600 hours with checks at each 100 hours. After it reaches 600 hours the overhaul is due and it can fly for another 600 hours, to its total service life of 1200 hours”.

    Artinya umur mesin hanya 1200 jam saja.

    Jika dipakai 200 jam per tahun, maka setiap 6 tahun harus ganti mesin.

    Jika dipakai 300 jam per tahun, maka setiap 4 tahun harus ganti mesin.

    Sekarang dari segi airframe (struktur rangka dan badan pesawat) :

    Masih dari link :

    https://www.google.com/amp/s/rocketpilotblog.wordpress.com/2017/04/27/jf-17-thunder-a-road-to-operational-maturity/amp/

    Tertulis :

    According to CAC representatives at the Airshow China the JF-17’s service life is currently set at 3000 hours but, as on many contemporary fighters, is a subject to change depending on the wear trends observed during the operational use.

    Umur JF17 diseting 3000 jam terbang.

    Jika digunakan 200 jam setahun, maka hanya bisa digunakan 15 tahun saja, sesudah itu buang.

    Jika digunakan 300 jam setahun, maka hanya bisa digunakan 10 tahun saja, sesudah itu harus dibuang.

    Mengapa saya bilang 200 jam setahun atau 300 jam setahun ? Sebab itulah pemakaian normal sebuah pesawat tempur dalam setahun supaya pilotnya mahir.

    Nah sekarang umur airframe 3000 jam, sedang umur mesin hanya 1200 jam, artinya untuk setiap pembelian 1 unit JF17 harus beli juga 2 mesin tambahan.

    Sedangkan untuk pesawat jet tempur dengan mesin tunggal, harga mesin per unitnya sekitar separuh dari harga pesawatnya.

    Jadi jika harga pesawat usd 20 juta maka harga mesinnya saja sekitar usd 10 juta.

    Jadi jika mau beli JF17 berapa yang harus disiapkan untuk beli 1 unit pesawat + 2 mesin cadangan ?

    20 + (10 x 2) = 20 + 20 = 40

    Itu baru pesawat dan 2 mesin cadangan saja, belum ditambah biaya spare part lainnya, belum ditambah biaya training pilotnya, belum ditambah biaya training mekaniknya, belum ditambah senjatanya.

    Jadi dari harga hanya usd 20 juta per unit, bisa bengkak jadi usd 60 – 70 juta per unit full armament.

    Itupun hanya bisa dipakai selama maksimum 15 tahun saja.

    Sekarang berikut ini adalah pertanyaan yang harus dipikirkan oleh setiap calon pembeli JF17 :

    Berapa unit yang harus dibeli ?
    Adakah uang untuk belinya ?
    Efisienkah jika dibeli ?

  8.  

    Kalo JF-17 Setara dg FA-50, Dr Segi Kualitas Avionik & Biaya OPrasional Lebih Murah FA-50 Lebih Unggul

  9.  

    Yg block 3 boleh beli 16 pespur asal bisa dpt tot bisa buat 50 pesawat karena sangat luasnya wil udara indonesia sdanhg pespur bru punya 40 pespuran ,yg block 3 sudah pakai aesa n irst tinggal dipadukan elektronik/rudal. Pl 12,c 802 a anti kapal,yj 91 anti radar,apalagi jika dikasih pl 15 bgs juga sama fa 50 ga kalah

  10.  

    mantap jiwa ..nih malay smoga berjalan sukses..

  11.  

    Sungguh prestasi yg membanggakan klu semua bs terwujud, RI khusunya Pak Jokowi Selfi di JF sulfur ini Malay lgsg berniat harus duluan beli sebelum ditikung TNI AU, padahaallllll????he3.

  12.  

    bersyukur malaysia beli nie pesawat …

    kalau udh deal wajib hukum nya kita merayakan syukuran .. hehehe

  13.  

    JF-17 dan Tejas layak untuk dibeli oleh TUDM. Saya dukung sepenuhnya 😀

  14.  

    syukur pak najib umum naik gaji lagi ..terima kasih …senjata mahal2 usah dibeli dahulu sbb kita bukan mau perang, kalu perang pun boleh minta tolong sama itu fda. yang penting gaji naik, pendidikan bagus, hospital bagus, kemudahan awam bagus, rakyat tiada yang miskin, air bersih dan elektrik semua cukup, kampung2 ada jalan dan kemudahan dan tiada rakyat yang ceroboh tanpa izin negara orang utk cari rezeki.

  15.  

    Mereka milih pakistan dr pada rafael karena mereka berjuang untuk menjaga sawitnya yang besar kaya indonesia dari diskriminasi sawit ue

  16.  

    Jangan2 ni artikel bakal disanggah lagi sama Hishamudin……. macam artikel JF17 taon kemaren….. xixi…..

    maju mundur….. maju mundur….. cantik…. cantik…..

  17.  

    Tuan Khan memang sales nomber one..di tanah jiran,mungkin sesama jiran bisa saling membantu dan mengisi kebutuhan Pespur…yg tersendat karena ekonomi malaysia lemah…

  18.  

    Monggo malay… diborong yang buannyyyyaaaakkkkkkkkkk……….

  19.  

    Nih pesawat emg top banget. Apalagi klo pake buat eject kat hanggar lebih top lagi
    hhhhhh…..

  20.  

    Borong langsung 16 skuadron bagus untuk kekuatan negara malaysia..infonya jf 17 setara su 35 bahkan lebih kuat lagie karena ada efek silumannya hehheheheh

  21.  

    Jf17…mending f16 52 id

  22.  

    Hidup Najib!!!!!!….PM seumur hidup!!!!!…ane sokong demi kajayaan antar bangsa dirantau.

  23.  

    Malaysia lbih ke kuantitas ktimbang kualitas
    Mungkin mau produksi sendiri join dgn pakistan
    Biarpun jf17 tunder klo kena sengatan snjtax biar psawat modern tetp koit jg

  24.  

    Sayang, ga ada satu pon malon terdeteksi di mari.

  25.  

    tetap bersikukuh pada fa-50

  26.  

    JF-17 Al-Tantuya

    pesawat multirole siluman komisyen berkemampuan pemboman presisi oposisi dgn hulu ledak c-4 utk operasi gugus tempur rasuah.

 Leave a Reply