Okt 152019
 

Proyek pesawat tempur generasi kelima Pakistan “Project Azm”

“Project Azm” Pakistan yang akan mengembangkan pesawat tempur siluman generasi kelima telah dipercepat, dengan siklus pertama dari “fase desain konsep” sudah diselesaikan, lansir Defenseworld.

“Siklus pertama fase desain konsep telah selesai. Konfigurasi pertama yang dirancang berdasarkan persyaratan kinerja yang menantang dari Angkatan Udara Pakistan (PAF) akan melewati tiga siklus lagi dalam desain konseptual dengan menggunakan alat dan kode analisis ketepatan yang lebih tinggi, ”tulis buku tahunan Ministry of Defence Production’s (MoDP) untuk 2017- 2018.

Diluncurkan pada tahun 2017, Project Azm selain akan mengembangkan program pesawat tempur generasi kelima (FGFA) Islamabad, juga akan memproduksi drone siluman jarak jauh (medium-altitude and long-endurance unmanned aerial vehicle – MALE UAV), amunisi baru dan sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh yang cerdas.

Terkait Project untuk pesawat siluman FGFA, dalam sebuah wawancara, Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan, Marsekal Udara Mujahid Anwar Khan, menyatakan dirinya tidak berharap FGFA akan siap operasional dalam satu dekade ke depan.

Menurut Marsekal Udara (ACM) Sohail Aman pada tahun 2017 lalu “Pekerjaan desain MALE UAV sedang dalam tahap akhir,”.

 Posted by on Oktober 15, 2019

  8 Responses to “Pakistan Selesaikan Desain Konsep Pertama Jet Tempur Siluman”

  1.  

    pada saingan bikin mockup pswt tempur.
    sebentar lagi nehi nehi paling jg bikin mockup jg.

  2.  

    India sdh lebih dulu membuat sebelum pakistan

  3.  

    Bila tidak dibatasin us, indonesia dan korsel mampu membuat pespur siluman yg jauh lebih hebat dr si endut f35′ india dan pakistan masih dibawah korsel dan indonesia, duet korsel dan indomesia perpaduan dua negara yg menguasai dengan katam dua teknolgi yg dibutuhkan tuk menciptakan pespur yg handal, korsel yg menguasi teknologi perangkat lunak dan sistem elektronika’ indonesia yg menguasai ilmu teknologi theknik aeronaotika dan memiliki pengalaman panjang membangun pesawat,,,,sayang us membatasi kerjasama korsel dan indonesia di titik pespur gen 4.5

  4.  

    Pemerintah seharusnya berani ambil langkah untuk pengembangan pespur gen ke 5 atau 6. Bisa sebenarnya, banyak anak muda indonesia yg kreatif dan inovatif. Tinggal pemerintah mau atau tidak, banyak teknologi inti pesawat yg d temukan oleh anak negeri ini. Kalau boleh usul sih, untuk patroli udara pake ptta male. Kan kita sudah bisa seharusnya, kalau untuk penindakan baru pakai pespur dengan pilot. Akan jauh lebih efisien untuk anggaran militer di samping penggunaan radar yang semakin banyak jumlahnya. Sala NKRI

    •  

      Kreatif dalam hal apa dulu nih, kalo rekayasa pespur masih belum. Paling cuman pesawat turbojet aja. Makanya beruntung Indonesia diajak join Ama Korsel. Butuh dana sangat besar kalo mau ngerjain sendiri. Belum Ama panel chip dan mesinnya.

      Kalo UAV MALE mau dipake patroli ya beli atau buat aja dulu satelitnya.