Mar 052018
 

Kapal selam kelas Agosta buatan DCNS Perancis. © Guillaume Rueda via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pertama kali berhasil mengekspor para teknisinya dibidang kapal selam, sebuah bidang strategis yang membutuhkan teknologi maju, STM Savunma Teknolojileri Muhendislik ve Ticaret A.S. terus berusaha meningkatkan pangsa bisnisnya di Pakistan, seperti dilansir dari laman Azeri Defence.

Upacara penandatanganan kontrak untuk kapal selam kedua pada Proyek Modernisasi Kapal Selam kelas Agosta 90B Angkatan Laut Pakistan diadakan ditempat Kementerian Produksi Pertahanan Pakistan, dengan kehadiran perwakilan dari Kementerian Produksi Pertahanan Pakistan dan Angkatan Laut Pakistan.

Kontrak itu ditandatangani oleh Jenderal Arshad Mahmood dari Kementerian Produksi Pertahanan Pakistan, Davut Yilmaz, General Manager STM, dan Savas Onur, dari Naval Projects Director di STM.

Sementara semua sistem yang ditentukan dalam kontrak utama juga akan digunakan dalam konfigurasi kapal selam kedua, sistem tambahan juga di masukkan ke dalam konfigurasi kapal selam, yang semuanya akan tercermin pada kapal selam pertama di proyek ini juga. Selanjutnya, dengan amandemen kontrak terakhir, kapal selam ketiga dan berbagai sistem tambahan telah diperkenalkan ke dalam proyek sebagai opsi.

Kapal Selam Pertama Akan Selesai Tahun 2020

Sebagai bagian dari proyek modernisasi kapal selam kelas Agosta 90B, STM Savunma ini terlibat dalam proses persaingan yang panjang dan menantang melawan galangan kapal DCNS Prancis (Naval Group), sang perancang dan produsen kapal selam asli.

Pada akhir proses penawaran, tawaran STM ternyata secara komersial dan teknis lebih unggul, akhirnya perusahaan tersebut kemudian terpilih sebagai kontraktor utama oleh Kementerian Produksi Pertahanan Pakistan pada tahun 2016.

Dalam lingkup Proyek tersebut, kegiatan modernisasi akan dilakukan di galangan kapal Angkatan Laut Pakistan yang berbasis di Karachi, kapal selam pertama akan dikirimkan pada tahun 2020, sementara untuk modernisasi kapal selam kedua diperkirakan akan selesai dengan selang waktu satu tahun dari yang pertama.

Pintu Baru Untuk Ekspor Dibuka ke Industri Pertahanan Turki

Proyek ini merupakan pertama kalinya oleh sebuah perusahaan Turki terpilih sebagai kontraktor utama untuk proyek modernisasi kapal selam yang dilakukan diluar negeri. Dalam lingkup Proyek, STM Savunma akan mengekspor jasa desain serta rekayasa (engineering) untuk pertama kalinya.

Selain kegiatan perancangan, rekayasa dan pengadaan yang akan dilakukan sebagai bagian dari proyek ini, STM Savunma juga akan memberikan dukungan logistik terpadu dan layanan pelatihan ke berbagai unit Angkatan Laut Pakistan.

Hasil modernisasi ini akan mencakup penggantian keseluruhan suite sonar kapal selam, sistem periskop, sistem komando dan kontrol, sistem pendukung radar dan elektronik. Sistem buatan HAVELSAN dan ASELSAN juga akan diekspor sebagai bagian dari proyek.

Di bawah proyek ini, STM akan melakukan modifikasi pada tekanan lambung, struktur paling kritis dikapal selam, dengan melakukan integrasi sistem-ke-sistem dan platform-ke-sistem untuk berbagai sistem, yang akan disediakan oleh perusahaan lokal dan asing.

Proyek yang sekarang sedang dalam tahap desain kritis, berhasil bergerak maju dengan kontribusi signifikan personil dan badan Angkatan Laut Pakistan, dan dalam kerjasama yang erat antara semua pihak yang terlibat.

Berikutnya adalah MILGEM

Pakistan telah menempati bagian penting dalam proyek Angkatan Laut asing industri pertahanan Turki.

Pada tahun-tahun sebelumnya, STM juga telah menandatangani kontrak untuk proyek Armada Tanker Angkatan Laut Pakistan, yang merupakan satu-satunya ekspor terbesar Turki yang pernah ada dibidang kapal militer. Kapal tersebut sudah diluncurkan dengan sukses dan tes serta percobaan untuk kapal masih berlangsung.

Proyek modernisasi kapal selam ini telah memperkuat kerja sama lama antara kedua negara di bidang Angkatan Laut.

Sementara itu, kesepakatan untuk proyek korvet kelas Ada juga telah ditandatangani pada Pameran Industri Pertahanan Internasional ke-13 (IDEF 2017) yang diadakan di Istanbul, sebelum kesepakatan akhir.

Kesepakatan tersebut meramalkan pembangunan empat korvet kelas Ada yang akan dikirim ke Angkatan Laut Pakistan, di mana STM memainkan peran sebagai kontraktor utamanya.

Bagikan Artikel :

  6 Responses to “Pakistan Teken Kontrak Modernisasi Agosta-90B Kedua”

  1.  

    Kilooooin

  2.  

    ini perancang kaselnya orang Indonesia ya?

  3.  

    Hebat Turki bs eksport kasel, bahkan banyak jeroannyapun buatan asli Turki. Patut dicontoh PT.PAL, gimana progres kerjasama kasel dgn Turki ya?

 Leave a Reply