Jul 102017
 

Pakistan uji tembak rudal balistik jarak pendek yang telah telah ditingatkan, NASR. © ISPR

Divisi Perencana Strategis (SPD) Pakistan, berhasil menguji coba versi upgrade dari rudal balistik jarak pendek (SRBM) Hatf-IX NASR pada hari Rabu (5/7/2017), seperti di lansir dari laman QUWA.org.

Menurut siaran pers resmi dari Inter Services Public Relations (ISPR), rudal balistik jarak pendek NASR upgrade memiliki jangkauan 70 km (Nasr versi awal hanya 60 km), hal ini juga ada peningkatan kemampuan manuver selama penerbangan.

ISPR menggambarkan NASR sebagai sistem senjata presisi tinggi yang punya kemampuan penyebaran secara cepat. Dengan demikian akan meningkatkan efek pencegah (detterence effect) yang kredibel terhadap spektrum ancaman yang ada secara lebih efektif, termasuk pertahanan anti rudal.

Dalam rekaman dari ISPR menunjukkan bahwa 3 (tiga) unit NASR (v2) diuji tembak secara berturut-turut ke arah target, masing-masing diluncurkan dari lintasan tembakan berbeda, seolah-olah menampilkan kemampuan manuver rudal tersebut.

Pakistan mengumumkan bahwa mereka mulai menguji sistem rudal NASR pada tahun 2011. SRBM itu telah memasuki layanan pada tahun 2013 sebagai sistem “respon cepat” dengan atribut “shoot-and-scoot”.

Bagikan:

  One Response to “Pakistan Uji Rudal Balistik Jarak Pendek”

  1.  

    Hmm…Semakin banyak negara yg punya balistic misile, Indonesia harusnya mulai serius tentang ini sudah saatnya kita harus punya air defense system yg mumpuni buat menangkis ancaman macam ini yg mungkin aja muncul dimasa depan.

 Leave a Reply