Oct 302018
 

dok. S-300 (kiri) dan Tor M1 (kanan). (Vitaliy Ragulin via commons.wikimedia.org)

Jakartagreater.com – Rusia sedang memberikan Suriah sistem pertahanan udara S-300. Dengan demikian, Moskow akan menjamin keselamatan personel militer Rusia di Suriah dan memperkuat kemampuan pertahanan udara Suriah, ujar Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam panggilan telepon dengan rekannya Suriah Bashar al-Assad pada hari Senin, dalam Press Review yang dirilis TASS, 25-10-2018.

Rusia harus mengambil langkah ini setelah jatuhnya pesawat Il-20, yang merenggut nyawa 15 prajurit.  Menurut Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, sistem S-300 akan dikerahkan ke Suriah dalam waktu dua minggu, Rossiyskaya Gazeta menulis.

Keputusan Moskow akan membawa Rusia dan Israel ke jurang konflik bersenjata langsung, ahli militer Israel Andrei Kozhinov mengatakan kepada Kommersant. “Setiap pernyataan mengklaim bahwa pengiriman S-300 tidak akan memperumit hubungan dengan Israel, tidaklah realistis karena itu adalah ancaman serius bagi kami,” katanya.

Menurut pendapat Kozhinov, setelah mendapatkan sistem S-300, Suriah akan memiliki “kekuasaan penuh” untuk menjatuhkan pesawat Israel. Mereka juga akan dapat mengontrol ruang udara hingga ke Ben-Gurion International Airport.

Ahli itu menambahkan bahwa dengan menggunakan “payung Rusia” sebagai penutup, Iran pasti akan meningkatkan perdagangan senjata ke Suriah dan Lebanon – sebuah langkah yang harus ditanggapi Israel. Pada saat yang sama, Kozhin mencatat bahwa Israel telah mengembangkan metode untuk melawan sistem S-300 selama bertahun-tahun.

Sementara itu, Wakil Ketua Pertama, Komite Pertahanan Negara Duma, Andrei Krasov mengatakan kepada Izvestia bahwa pengiriman S-300 ke Suriah dapat mendinginkan banyak pemarah. “Suriah saat ini memiliki sistem S-200 Rusia. Pengiriman kompleks S-300 canggih akan secara signifikan memastikan keamanan Suriah terhadap serangan udara asing yang mungkin.

Jarak mereka agak lebar, sekitar 250 kilometer. Adapun bidang penyebaran, pertama-tama , kota-kota besar dan fasilitas-fasilitas strategis perlu dilindungi, “tegasnya.

Ketua Komite Dewan Pertahanan dan Keamanan Federasi dan mantan Panglima Angkatan Udara Rusia, Viktor Bondarev mengatakan kepada Rossiyskaya Gazeta bahwa Rusia harus “menempatkan prioritas pada perlindungan prajurit militer kita daripada hubungan dengan Israel.”

“Serangan berbahaya pada pesawat kami diprovokasi oleh Israel. Bukan kita tetapi mereka yang harus peduli tentang menjaga hubungan normal dengan kita dan Suriah karena bersama dengan tentara Suriah, kita telah menghilangkan teroris,” katanya.

  11 Responses to “Pandangan Pakar Israel tentang S-300 Suriah”

  1.  

    coba S-300 di kerahkan ke palestina, apa akan memperumit hubungan & ancaman serius bg Israel

    •  

      bagaimana cara mengirim ke Palestina??? sedangkan wilayah Palestina di kontrol oleh Israel…
      Justru langkah paling sederhana ya dari Suriah… dari Suriah maka Israel akan terkontrol wilayah udaranya… pada saat itu maka Israel sulit melakukan counter setiap pergerakan dukungan kepada Palestina… perlu di ingat dari semua perbatasan Israel praktis hanya tinggal Suriah yang benar2 menjadi musuh bagi Israel…

      •  

        terima kasih, bung yuli telah menyadarkan saya bahwa bg rusia suriah lbh penting dr palestina

        •  

          Lho inikan bukan masalah lebih penting nya antara suriah dgn palestina atau palestina dgn suriah bro? Gimana S300 bisa dikerahkan ke palestina jika palestina tidak beli S300? Bahkan PBB dan dunia arab pun tidak bergerak penuh mensupport palestina agar israel diusir?

        •  

          Hla kok jadi lebih penting Suriah???
          Suriah secara resmi meminta bantuan militer kepada Russia untuk memerangi ISIS… sedangkan S-300 adalah bagian dari kesepakatan lama yang sudah di rencanakan oleh Suriah untuk membelinya dan pada saat itu Israel melobi Russia supaya dibatalkan, dan itu diamini Russia sampai akirnya terjadi insiden sehingga Russia memutusakn mengirim S-300 ke Suriah…
          Palestina tidak pernah secara resmi meminta bantuan kepada Russia… dan bahkan PBB sekalipun tidak banyak melakukan usaha untuk membantu Palestina, begitupun untuk kasus Yaman, padahal di kasus Khassogi PBB sangat bereaksi…

  2.  

    S-300 Long Range Surface to Air Defence Missile System

    https://www.youtube.com/watch?v=Nrtm1dKjrAo

  3.  

    Rusia mempertaruhkan harga diri dgn menempatkan peralatan canggihnya di Suria, apabila bs diterobos AS-Israel apa yg akan terjadi selanjutnya dan begitu jg jk sebaliknya akan semakin riuh dsn.

  4.  

    Gerombolan Es yang rasanya panas bulan dingin wkwkwk

 Leave a Reply