Pangarmatim Berikan Penghargaan Kepada Mantan Awak KRI Macan Tutul

11
15

20161206_jatim_sby_penghargaan_armada-wmv_snapshot_01-04_2016-12-07_08-25-21Dalam memperingati hari Armada Republik Indonesia tahun 2016, Panglima Armatim memberikan tali asih kepada awak KRI Macan tutul yang merupakan saksi hidup dan pelaku sejarah pertempuran Laut Aru, Selasa (6/12/2016).

Bertempat di lapangan indoor sport, kompleks Makoarmatim Ujung Surabaya, Jaw Timur, Panglima Armada Wilayah Timur, Laksamana Muda TNI Darwanto memberikan tali asih kepada 9 prajurit yang menjadi awak dari KRI Macan Tutul, saat operasi pembebasan Irian Barat tahun 1962.

Dari 11 prajurit pelaku sejarah pertempuran di Laut Aru tersebut, hanya 4 orang yang masih hidup, diantaranya Pelda (purn) Andrian, Peltu (purn) Nyoma Djang, Pelda (purn) Tarmudji dan Pelda (purn) Suparman.

20161206_jatim_sby_penghargaan_armada-wmv_snapshot_01-28_2016-12-07_08-26-26

Penghargaan ini tak hanya diberikan kepada prajurit pelaku sejarah pertempuran Laut Aru, tetapi juga diberikan penghargaan kepada puluhan prajurit serta PNS berprestasi dan prajurit TNI yang cacat saat menjalankan tugas.

Menurut Pelda (purn) Andrian, salah satu awak dari KRI Macan Tutul yang terlibat pertempuran di laut aru, atas penghargaan yang diberikan, dirinya mengaku sangat senang dengan perhatian yang diberikan oleh TNI Angkatan Laut.

Pelaku sejarah yang pernah mendapatkan bintang jasa dari Presiden RI Pertama Soekarno atas pengabdianya kepada TNI ini, berharap parjurit sekarang agar lebih profesional.

Replika KRI macan Tutul yang kini tersimpan di Museum Bhakti TNI, Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur
Replika KRI macan Tutul yang kini tersimpan di Museum Bhakti TNI, Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur

“Bagi prajurit TNI yang sekarang, saya berharap semangatnya sebagai prajurit lebih digiatkan. Jika peralatan tempur banyak, prajurit harus bisa belajar untuk meningkatkan kemampuan,” papar Andrian kepada Jakartagreater.

Pemberian tali asih kepada para pelaku sejarah pertempuran Laut Aru ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dalam upaya mempererat tali silahturahmi sekaligus untuk memotivasi prajurit TNI Angkatan Laut dalam meneruskan pengabdian kepada bangsa dan negara.

11 KOMENTAR