Pangarmatim Perkuat Pengamanan Perbatasan dengan Malaysia

Manuver KRI Usman Harun Bersama KRI Hasanuddin

Surabaya – Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto menekankan pengamanan di wilayah Tarakan, Kalimantan Utara, yang berbatasan dengan Malaysia, akan lebih diperkuat.

Pangarmatim 20/4/2017 menyampaikan sejumlah hal yang perlu diperkuat di wilayah laut Tarakan yang berbatasan langsung dengan negara bagian Sabah dan Serawak, Malaysia, itu.

“Hari Rabu (19/4) kemarin kita berkunjung ke Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII Tarakan dan melihat langsung kondisi di sana,” katanya.

Dalam kunjungan yang disambut oleh Komandan Lantamal XIII Laksma TNI Ferial Fachroni, Pangarmatim sempat meninjau fasilitas Maritime Common Centre (MCC), yang selanjutnya bertatap muka dengan seluruh anggota Lantamal XIII di Gedung Serbaguna setempat.

Pangarmatim menyampaikan beberapa penekanan yang harus dipedomani bagi seluruh prajurit Lantamal XIII.

“Saya tekankan agar lebih ditingkatkan penegakan hukum di wilayah laut Tarakan. Karena lokasinya yang berbatasan dengan wilayah perbatasan antara negara Indonesia dan Malaysia sangat rawan dan berpotensi menjadi akses penyelundupan,” tegasnya.

Pangarmatim mengucapkan terima kasih kepada para prajurit yang bersedia ditempatkan di daerah terpencil seperti Tarakan.

“Harus tetap bersyukur dan selalu meningkatkan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa walaupun berdinas di daerah perbatasan seperti Tarakan ini,” tuturnya.

Dia mengimbau kepada seluruh prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan agar selalu menjaga kerukurunan dan keharmonisan dengan keluarga yang ditinggalkan di rumah.

“Sekarang sudah ada ponsel yang dapat menghubungkan komunikasi antara prajurit dengan keluarga di rumah. Saya harap prajurit di wilayah perbatasan dapat memanfaatkan keberadaan ponsel untuk menjaga keharmonisan rumah tangganya. Tentunya tanpa mengesampingkan tugas menjaga wilayah perbatasan yang masih rawan penyelundupan,” ucapnya.

Antara

Tinggalkan komentar

Most Popular

Komentar