Aug 312017
 

Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Laksda TNI Darwanto, bersama Reporter Kompas TV di Dermaga Ujung, Surabaya, 31/8/2017.

Surabaya – Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H., M.A.P., melaksanakan wawancara LIVE dengan stasiun televisi nasional Kompas TV dan Metro TV, di kapal selam KRI Nagapasa-403 yang sedang bersandar di dermaga Kapal Selam Koarmatim Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, (31/08/2017).

Wawancara ini merupakan salah satu program siaran Nasional Metro TV yaitu Program Selamat Pagi Indonesia. Sedangkan Kompas TV masuk dalam acara berita siang. Wawancara dengan orang nomor satu di Koarmatim ini membahas tentang kekuatan baru pertahanan laut yang dimiliki oleh TNI AL yaitu kapal selam KRI Nagapasa-403 Chang Bogo Class.

Dalam wawancaranya Pangarmatim menjelaskan KRI Nagapasa – 403 merupakan kapal selam kelas 209/1400 pertama dari tiga buah kapal selam sejenis yang dibangun di Korea Selatan dan Indonesia.

Dalam rangka Transfer of Technology sekaligus Transfer of Knowledge, pembangunan kapal selam ketiga direncanakan akan dilaksanakan di galangan PT. PAL Indonesia. Hal ini merupakan kontribusi positif bagi kemajuan industri pertahanan terutama PT.PAL, dalam rangka proses alih teknologi yang pada gilirannya akan dapat membangun kemandirian produksi dalam negeri di bidang teknologi pengembangan Alutsista TNI AL.

Selain itu, demi mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia seperti yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo dan menuju World Class Navy, keberadaan kapal selam sangat dibutuhkan oleh TNI AL sebagai salah satu alat pertahanan di Laut. Pada pelaksanaannya nanti Kapal selam KRI Nagapasa-403 akan berada di bawah jajaran Koarmatim tetapi untuk wilayah operasinya meliputi seluruh perairan Indonesia. (Dispen Koarmatim).

  2 Responses to “Pangarmatim Soal Wilayah Operasi KRI Nagapasa”

  1. Kalau mau bertugas, jangan lupa terpedo sama rudalnya. Kirim segera ke laut natuna utara.

    #selamat bertugas nagapasa

  2. Kaselpur berikutnya 404 not Found jd lbh senyap dong!he3. Jd tambah penasaran berapa sih sebenarnya jlh Kaselpur untuk menjaga samudera Indonesia yg luas ini? Secara gak masuk akal cuma 2 kasel lawas yg ada selama ini.

 Leave a Reply