Jul 092017
 

Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Soemantri (Antara)

Tembilahan – Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Soemantri, menyampaikan keprihatinaan atas peristiwa yang menimpa Serda Musaini, Babinsa Koramil 06 Kateman Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, yang tewas sewaktu melaksanakan tugas.

Pangdam I Bukit Barisan didampingi Danrem 031 WB menegaskan akan mendukung jajaran TNI dalam melakukan penertiban anggota Genk Motor yang sudah menyebabkan tewasnya Serda Musaini Jumat 7-7-2017, di Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman , Riau, ujarnya, dalam siaran pers, Sabtu 8-7-2017 di Pekanbaru.

“Saya memerintahkan jajaran Korem untuk memberantas genk-genk motor di wilayah masing-masing,” ujar Pangdam dalam pesan yang disampaikan Dandim 0314 Inhil, pada Sabtu,  8-7-2017

Selain itu, Mayjen TNI Cucu Soemantri menyatakan akan membantu kinerja anggotanya dalam pemberantasan Genk Motor.

“Tak lupa mengharap kepada masyarakat untuk bersama-sama membantu TNI dalam pemberantasan Genk Motor,” ujarnya.

Pangdam Bukit Barisan menerangkan, Serda Musaini, 55 tahun meninggal dunia saat menjalankan tugas dalam menciptakan kemananan dan ketertiban di masyarakat. Sebelumnya, telah terjadi cekcok antara korban dan tersangka yang melawan korban sewaktu ditegur karena balap-balap (standing) mengendara motor.

Merasa tidak senang, tersangka akhirnya meminta korban untuk diajak bertemu, selanjutnya di TKP terjadi penikaman Serda Musaini oleh pelaku TM, umur 22 tahun.

Pangdam Bukit Barisan menegaskan bahwa berdasarkan pengakuan saksi mata Kopral Candra, tidak ada tindakan penamparan oleh korban terhadap pelaku, melainkan hanya sebuah teguran.

Selanjutnya, berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, atas peristiwa itu, kemungkinan tersangka akan diberikan hukuman mati karena telah merencanakan, mengancam, menunggu, memanggil, dan menyiapkan senjata tajam, serta menyerang Aparat Negara yang sedang bertugas dengan memakai baju seragam dinas.

Untuk diketahui, pada hari Sabtu 8-7-2017 Pukul 10.30 WIB jenazah Serda Musaini telah dimakamkan di pemakaman Desa Batu Belah dengan upacara Militer dipimpin Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Abdul Karim, diikuti pasukan TNI dari Jajaran Kodim 0313 KPR dan Yonif 132 Bimasakti, serta dihadiri keluarga dan warga masyarakat.

Sebelumnya, jenazah tiba di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir pada hari Sabtu 8-7-2017 sekitar pukul 00.17 WIB, di Pelabuhan RSUD Puri Husada, Tembilahan. Sebelum dibawa ke Bangkinang, Kabupaten Kampar untuk di makamkan, jenazah terlebih dahulu di lepas di Kodim 0314 Inhil, dilansir ANTARA, 8/7/2017.

Bagikan:

  26 Responses to “Pangdam I BB Perintahkan Berantas Genk Motor”

  1.  

    Musnahin produk gagal

  2.  

    Sampah masyrakat harus di bersihkan…..

  3.  

    Hajar aja pak… Kalo bisa pengahancuran geng motor nya pake tukono..

  4.  

    Saatnya TNI bertindak…

  5.  

    Sapu betsih, kasih shok terapi, sdh cukup lah di maklumi….

  6.  

    Sikat ja sampah masarakat.

  7.  

    Sapuh bersih aja dan…

  8.  

    Gk ada p harto tumbuh lg penyakitx..

  9.  

    Tidak ada geng motor di jalan , titik.
    Tersangka penikaman harus bertangung jawab Atas tindakanannya!!

  10.  

    Brantas tangkapi pak yg punya gawean ngk bisa di harapkan..

  11.  

    SETUJU SEKALI HUKUMAN BAGI YG TLH MERENCANAKA, MUNUNGGU, MEMANGGIL DAN MENYIAPKAN SENJATA. YAITU HUKUMAN MATI TITIK TDK PAKAI KOMA. MENYESAL KEMUDIAN TDK BERGUNA LAGI.

  12.  

    SETUJU SEKALI HUKUMAN BAGI YG TLH MERENCANAKA, MUNUNGGU, MEMANGGIL DAN MENYIAPKAN SENJATA. YAITU HUKUMAN MATI TITIK TDK PAKAI KOMA. MENYESAL KEMUDIAN TDK BERGUNA LAGI. Dengan menyesali atau nangis guling guling si pelaku sdh tdk ada gunanya.

  13.  

    Cari
    Tangkap
    Hancurkan

  14.  

    Babat habis

  15.  

    TNI mmg Oye..!

  16.  

    Kok ndak sekalian di habisi saja….di dor saja….mosok dari yg lalu kok masih ada berandal bersenjata ….kalau di dor satu persatu…ndak bakal ada yg akan ikut2tan lagi

  17.  

    Genk motor masuk kampung saya bikin ulah yg pulang cuma nama doang. Ada orang geber” motor sembarangan aja langsung di bawain golok.

  18.  

    Bersihkan ndan lebih ke efek mencegah

  19.  

    D basmi biar kapok klau bisa tembak d tmpat

  20.  

    Jangan sampai di biarin komandan saat nya tni bertindak

  21.  

    Nah kan… kalo sekarang TNI bergerak duluan krn anggotanya ada yg meninggal akibat d aniaya geng motor… entar ada yg teriak2 itu pidana umum yg harusnya d tangani pulisi… lha pulisinya cuma sedikit…. masak cukup ngatasi geng motor kalo cuma d tangani pulisi saja… 1 polsek kls C saja yg kepala polseknya IPTU – AKP anggotanya hanya sktr 20 personel bahkan bisa kurang… tugasnya menangani keamanan 1 kecamatan dg 28 desa… masak cukup kalo tdk d bantu TNI…. Hajar saja geng motor itu… kalo ketangkap orangnya d proses & motornya d bakar saja biar ada efek jera untuk yg laen…

  22.  

    Nah…disamping diberantas juga dididik pak TNI…bantu tingkatkan keimanan mereka…lekas dijadwalkan utk doa bersama..misal 1 kelurahan undang warganya yg lelaki..utk berdoa bersama dikelurahan..cukup 15 menit..yg muslim dikasih tempat sendiri yg non dikasih tempat sendiri..caranya berdoa beda..tapi doanya sama utk NKRI,adakan serentak dalam hari dan waktu yg sama diseluruh indonesia..

    •  

      Tambahan…didunia ini secara individu..yg membuat kita berhasil..USAHA DAN DOA….begitupun suatu negara USAHA DAN DOA…itu sudah diingatkan dikita DI PANCASILA SILA 1 dan Pembukaan UUD 1945..dalam kata2 atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa…

  23.  

    Kalo bisa jangan di riau saja kalau bisa di seluruh daerah di Indonesia.. mereka gak ada gunanya!

 Leave a Reply