Sep 082019
 

Ambon, Jakartagreater.com   –   Sebanyak 349 mantan siswa Secata TNI AD PK Gelombang 1 TA 2019 Kodam XVI/Pattimura dilantik menjadi Prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq, di Lapangan Upacara Mako Rindam XVI/PTM Desa Suli Kec. Salahutu Kab. Maluku Tengah.

Pelantikan yang digelar dalam rangkaian upacara penutupan pendidikan pembentukan pertama ini, tampil sebagai lulusan terbaik Umum Prada Abdul Saleh Tuasikal (Umum dan jasmani), Prada Saripu Salampessy (Sikap dan Perilaku), Prada Arif Fodian (Akademik) dan

Prada Josuto Maspaitella (Pulau Terluar). Hal tersebut membuktikan bahwa Putera Daerah tidak kalah dalam hal prestasi asal mau berlatih keras dan sungguh-sungguh. Dihadapan seluruh Prajurit Baru, Pangdam menyampaikan ucapan selamat karena telah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang I Tahun 2019 dan dilantik menjadi Tamtama TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua.

Keberhasilan yang didapatkan ini merupakan hasil kerja keras, dukungan dan doa dari orang tua serta keluarga masing – masing dalam mewujudkan keinginan untuk bercita-cita mengabdi kepada bangsa dan negara melalui profesi sebagai Prajurit TNI AD.

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan, hal ini merupakan langkah awal dari rangkaian pengabdian kalian sebagai prajurit TNI AD. Dengan selesainya pendidikan ini, Prajurit sekalian telah memiliki bekal yang cukup matang dalam hal pengetahuan dan keterampilan keprajuritan untuk melanjutkan pendidikan sesuai Kecabangan masing-masing.

“Pada pendidikan pembentukan di kecabangan masing-masing baik Armed, Infateri, Kavaleri, Zeni, Arhanud, Bekangdam, dan lainnya, kalian akan dididik dan digembleng secara lebih khusus sehingga penerapan dan pengembangan semua pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan dasar dapat diaplikasikan dengan baik sebagai bekal untuk pengabdian selanjutnya”, ujar Pangdam.

Pangdam berpesan “Sebagai Prajurit baru, kalian harus segera menyesuaikan diri dengan kehidupan di lingkungan keprajuritan, baik dalam sikap dan perilaku yang hendaknya selalu berpedoman pada nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI.

Saya yakin dan percaya bahwa, kalian telah memiliki bekal yang cukup matang dalam hal pengetahuan dan keterampilan keprajuritan untuk melanjutkan pendidikan sesuai kecabangan masing-masing”.

Selanjutnya, tidak lupa Pangdam mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak baik kepada Danrindam XVI/PTM beserta seluruh jajarannya termasuk para guru militer dan pelatih yang telah mensukseskan pendidikan dengan baik dan lancar, serta kepada para orang tua prajurit yang telah mempercayakan Rindam XVI/PTM untuk mendidik putra-putranya menjadi Prajurit TNI AD yang dapat dibanggakan.

Usai pelantikan dan penutupan pendidikan tersebut, ribuan kerabat baik orang tua maupun sanak keluarga para mantan siswa Secata langsung menyambut mereka. Tampak suasana sukacita mendominasi, usai anak mereka dilantik menjadi prajurit TNI AD tersebut.

Tidak lupa Atraksi bela diri militer Yongmodo dan Mountenering memeriahkan Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD gelombang I tahun anggaran 2019. Atraksi yang dilakukan oleh para abituren prajurit siswa itu berhasil membuat decak kagum para undangan termasuk para orangtua yang menyaksikan upacara penutupan tersebut. (Pendam XVI/Pattimura)