Jun 102014
 
 Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko (kompas :  Achmad Faizal)

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko (kompas : Achmad Faizal)

Surabaya – Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko mengaku prihatin terhadap sejumlah seniornya yang saling menghujat untuk kepentingan politik Pilpres 2014. Dia mengaku sakit hati karena sejumlah senior tersebut saling membuka aib TNI.

“Mereka senior-senior saya sepertinya lupa apa yang disampaikan kepada kami dulu bahwa kami harus punya jiwa korsa. Satu sakit, semua ikut sakit,” katanya, Senin (9/6/2014).

Justru sekarang, kata Eko, mereka saling menghujat dan membuka aib masing-masing. “Sakit hati saya mendengar mereka saling hujat dan buka aib di tubuh TNI,” ungkapnya.

Dia berharap, masyarakat di bawah tidak terpancing dengan iklim panas politik pilpres saat ini agar suara di masyarakat bawah, khususnya di tubuh TNI, tetap kondusif dan netral. “Hentikan saling hujat, mari kita saling memuji dan menghargai,” ujarnya.

Sejumlah purnawirawan jenderal TNI terlibat aksi dukung mendukung capres dan cawapres pada pilpres tahun ini. Sebut saja Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dan Jenderal TNI ( Purn) Hendropriyono yang mendukung Jokowi-JK. Secara politik, mereka berseberangan dengan mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto yang mencalonkan diri sebagai calon presiden dengan menggandeng Hatta Rajasa. (Achmad Faizal/ Farid Assifa / Kompas.com)

  84 Responses to “Pangdam V Brawijaya, Angkat Bicara”

  1. Lanjutkan….!!!

  2. bravo tni

  3. “Mereka senior-senior saya sepertinya lupa apa yang disampaikan kepada kami dulu bahwa kami harus punya jiwa korsa. Satu sakit, semua ikut sakit,”
    Lupa atau sengaja lupa !!!

    • Bukan lupa, tapi memang tidak bisa melihat karena kursi yang didepan matanya sangat menyilaukan…

      • Setelah pensiun yang dipikirkan bukan negara, tapi kekuasaan dan pulus…!

        • yup, seperti kejadian sekarang ini di Dewan Harian Nasional 45 hanya gara-gara “sesuatu tanda kutip” Jend Purn Tyasno dan Jend Basir gontok-gontokan sampai-sampai sang Ketua Dewan Penasehat Pak Tri Sutrisno turun tangan langsung mendamaikan. saya juga merasa miris Bung…

          • jendral tyasno mantan ksad itu bung?

          • Apa yg mereka pikirin ya Bung @PS? Apa sdh tdk ada lagi perekat tali silahturahmi antara purnawirawan?

          • Om PS ditunggu hiu kencana jilid 9 nya…

          • sesuatu tanda kutip nagaimana bung PS…makin tua koq makin seperti anak kecil jadinya, sedikit2 berantem

          • @ Syamsul : ya Bung

            @ Hedna : Justru seharusnya DHN 45 adalah pengerat tali silaturahmi antar purnawirawan, tetapi ya begitu lah Bung…

            @ Dewa : ya begitulah Bung it’s all about the money….

  4. no. 5 ya

  5. Lanjut kan!!!!!,

  6. Nomer 4.Masih sepi komennya masih anget topiknya.

  7. semoga para pembesar TNI tidak lupa, karena semua adalah satu NKRI.
    salam NKRI harga mati

  8. Mohon TNI tetap solid utk NKRI … biarkan tingkah laku para purn senior, tutup mata dan telinga … jgn ikut terpancing … kontrol komando tetap di tangan TNI aktif, bukan di pihak lain !!!

  9. Àpakah BPK sdh baca list A1 nya ??? jadi gemeter nih jari ane ….

  10. maknyuuuus

  11. Pada berebut kekuasaan jd saling menjatuhkan

  12. Ane Salut sama ni jendral yunior mudah2an RI tentram selamanya dan untuk para senior ingatlah masih banyak musuh 2 yang harus di kalahkan oleh RI jangan sesama saudara saling benci caci maki & DENDAM, ingat periodenya hanya 5 tahun, sementara musuh bertepuk tangan dan sorak sorai waspadala rapatkan barisan RI MEMBUTUHKANMU SEMUA

  13. Mrk lupa dgn jiwa korsa setelah ikut politik.Yg ada skrg jiwa korupsi dan muka tembok tak tahu malu

  14. doktrin terbaru TNI kan baru resmi 2004. Semoga kedepannya lebih banyak lagi perwira perwira yang cakap dan pro. Adapun rombongan terakhir dari perwira perwira dulu, semoga dapat menuntaskan pengabdiannya dengan aman, cepat dan elegan.

    Ps. Btw babinsa kalaupun masih ada bagusnya setara S1 soalnya lurah aja dah banyak yg S1 speknya.

  15. Waktu kopral jiwa korsa
    masuk perwira jiwa harta
    jadi jendral jiwa jabatan
    pensiun nggak punya tali jiwa..diseret ngalor ngidul manut…
    Moga moga cuma itu itu aja semakin kedepan lunas…

  16. LIKE komeng Anda Bung Frans…

  17. hemm…(mbek ngelus dodo)…mosok yo harus begini? wis podo tuwek kabeh hrsnya kasih contoh pada yg muda…lihat tuh mbah bowo aja yg sudah “gaek” msh semangat membangkitkan jiwa nasionalisme para generasi muda…mbah bowo jngn GR ya….
    Xixixixixi…..

  18. Maju tak gentar membela yg mau bayar!!!

  19. Setuju apa yg disampaikan pak pangdam..hrusnya para purnawirawan tni itu tdk boleh membuka aib sesama anggota..kesanya TNI kt tdk profesional..salut kpd pangdam v atas apa yg tlah disampaikan..maaf cm ikutan nimbrung stlah hampir setahun hanya jd SR

  20. siapa yg arogan..perasaan jokowi deh yg arogan td malm statmen nya mau potong anggaran daerah klw kepala daerah nya ga ikut presiden..mosok kepala daerah yg salah rakyat dapat dampak nya..sok keminter blng sederhana urusan kepala daerah yg g mau ikut perintah

    MATI SUDAH ASAL TOP xxxxx UNTUK NKRI

    • djempol enam masbroooooo…… djempol dua tangan djempol dua kaki, ama dua jempol punya tetangga…

    • kalo no2 gimana bung?

      • saya suka konsep ‘revolusi mental’ (dulu mungkin character building), kinerja sistem pendidikan kita saat ini 0 besar, anggaran 20% APBN, peringkat internasional penguasaan siswa atas matematik, IPA dan bahasa (PISA) super kedodoran, kalah jauh dari vietnam (apalagi dari sin, mal, kor, jpn, chn -jauh di langit).

        minimal fokus menghasilkan manusia2 jujur aja dulu…pintar nomor 2

        • Setau saya di tiap kontes sains antar negara RI masih diperhitungkan…..

          Bung jalo pernah bilang kita negara yg diawasi paling ketat ke 2 karena sejarah dan kualitas sdm kita dlm mtcr….

          Peringkat2 luar negri boleh jdi pertimbangan tpi jgn terlalu terpaku dgn yg seperti itu…..

          Memang pendidikan masih perlu dibenahi tpi klo saya perhatikan kita unggul di sdm tpi sangat tertinggal dri sisi sarana/modal (skornya termasuk besar dlm rating2 internasional)

          Yg paling minim itu ya implementasi dan sokongan dr regulator/pemerintah utk memajukan hasil2 penelitian menjadi teknologi tepat guna…..

          Paling penting tujuan pendidikan kita membentuk manusia indonesia seutuhnya yg memiliki daya saing global tpi tetap mengakar pada akar budaya bangsa

  21. djempol 10 masbroooooo…… djempol dua tangan djempol dua kaki, ama dua jempol punya tetangga… dan empat jempol punya loe sendiri,,,,,, inget loh gak boleh kampanye di warjag.

  22. Halah nek ngono aku tak yo nyalon dadi presiden, biar deket ama banyak mantan jendral trus korek aja deh saol senjata-senjata siluman TNI klo dah dapat info ya udah mundur aja dari capres… hihihi..

  23. se7 bung, Jendral-jendral yang model begituan tujuannya hanya mencari kedudukan berdalih demi bangsa dan negara rakyat di korbankan. Kira-kira ketika mereka masih aktif jadi jendral dulu mentalnya kayak gimana ya??

  24. klo bisa jadi presiden lagi …?saya dukung om sby.aja biar tenang dan damai indonesiaku

  25. itulah alasan saya bung IB saya nggak sk no2. karena orang2 dibelakangnya

    • aahhh payah prabowo pada dibela, jenderal itu pada ngga suka sama prabowo karena jenderal pecatan, dan jenderal emosian, jenderal penjahat kemanusian, jenderal manja karena mantu presiden ampe naik pangkat setahun 3 x,…melanggar sapta marga baca hasil DKP, selalu tidak taat pada atasan karena mentang2 mantu suharto, sering pergi keluar negeri tanpa memberitahu atasannya, apakah ini yang dinamakan prajurit belom lagi selalu menggerakan pasukan kopassus tanpa seizin atasannya termasuk penculikan aktivis 98

  26. mestinja bisa dioeroetkan siapa jang pertama kali lakoekan hoejatan dlm pilpres 2014 ini, dst. mrk jang terlibat dlm hoejat menghoejat ane perkiraken ada deal-deal dg tjapres setjara silent. mrk loepa apa jang mrk lakoekan telah dipantaoe boekan hanja rakjat biasa tapi joega sesama tentara. ane lebih soeka menjeboet mrk sbg perwira jang koerang bersjeokoer thdp apa jang mereka miliki.

  27. Menurut ane nih, ini rivalitas lama semasa mereka masih aktif….. Perhatikan baik2 siapa yg dikubu 1 n siapa dikubu 2 lalu googling ajah…. Siapa mereka, selamat berburu…..
    Kabur senyap…leb !!!!

    • Dan kalo melihat siapa di belakang masing masing capres, saya malah melihat no satu bnyak penyakitnya, golkar partai jaman orba, semua tahu pemerinthan orba hanya bisa menjual SDA Indonesia ke Asing, Freeport contohnya sampai hari ini Indonesia masih dapat 1% padahal kalo dipikir broker aja dapatnya 2,5 % La ini yang punya tanah, wilayah kok dapatnya 1 % ? belum lagi minyak dll, ada PKS yang korupsi sapi, sehingga seluruh masyarakat indonesia merasakan mahalnya harga daging sapi, karena mahal daging sapi sampai2 bakso memakai daging babi, dan lainnya silah kan menanbahkan, jadi tidak usahlah bicara si lebih bersih

      • Semua memang punya noda hitam bung….
        Kubu no. 2 jg msh tercatat sbg partai dgn kasus korupsi terbanyak di negri ini….

        Se7 dgn bung banyumili…..selidiki siapa2 saja di balik no.1 dan no.2…..
        Karna mereka2 ini yg akan naik jika si pentolan terpilih nantinya…..

        Lalu pilih mana yg paling sedikit kemudharatanny bgi rakyat dan bangsa ini…..

  28. Hhmm….cuman mo bilang ‘tidak sesederhana seperti yang terlihat’
    Tenang lah bapak bapak, itu bung PS bukan tipe pendendam og…maaf bung@ps pinjam nicknya…kabur lagi lebih cepat lebih senyap…zlepzzzzz

    • mang bnyk kepentingan yg bermain yg ad hanya melemahkan, kl ane pikir para petinggi tni yg msh aktib sling merangkul menguatkan diri agr ttp solit dan jk sdh purnawirawan tdk sling menghujat dan melemahkan tni

  29. Salam hormat kepada Bpk. PANGDAM V BRAWIJAYA. Terimakasih. Bpk telah mengingatka para jendral purnawirawan yang telah lupa dengan sumpah prajuritnya dulu, lupa dengan jiwa korsa TNI dan. Lupa telah dibesarkan oleh TNI.

  30. menurut saya,kedua pasangan capres cawapres bagus koq,punya visi misi yg jelas dan baik..tp yg merusak dan menimbulkan persepsi negatif adalah orang2 dibelakangnya..seperti pak sby.saya yakin beliau termasuk pemimpin yg baik tp kembali lg yg merusak citra beliau adalah orang2 yg berada dilingkarannya

    • Setuju banget bung Frans.. PS dan JW ini secara personal merupakan sosok yang cukup punya integritas.. Tim ‘rusuh’ dibelakangnya yang menamakan dirinya ‘tim sukses’ inilah yang dari sekarang sudah menampakkan sifat tamak, merasa paling benar..
      Apalagi jika jagoannya menang, mungkin akan merasa dirinya Tuhan..

  31. maaf agan agan….
    kalau saya lihat, PRABOWO berjiwa besar dalam menghadapi para
    purnawirawan yang menyikutnya …
    dan itu adalah contoh cikal bakal pemimpin yang tegas.

  32. Siapapun calonnya..yang kita harapkan itu adalah orang yang benar benar bersih,jujur,gak korupsi,melindungi rakyat,dan mampu membawa kemakmuran bangsa indonesia,bukan hanya untuk kemakmuran sekelompok atau golongan tertentu saja.pokoknya yang terbaiklah yang diharapkan jadi presiden

  33. Sebenarnya pemerintah kita adalah pemerintah sipil. Karena ketika seseorang telah mengakhiri tugas pengabdiannya sebagai militer, maka dia adalah seorang sipil. Sama dengan kita. Maaf cuma itu yang saya tau.

  34. kita tdk membahas soal korupsi kwn IB@
    Klo bicara soal korupsi apa org dibelakang no 2 adlh org2 suci?
    jgn gajah di pelupuk mata tdk tampak sementara semut diseberang lautan kelihatan

  35. Kwkwkwkkwkw…setuju bung frans..para purnawirawan itu seakan tidk berpendidikn.dan sy pribdi sgt2 kcwa stlh mndengr apa yg mrk smpaikan..sesama mantan jendral sling mnjatuhkan.lucu lucu..sekaligus sgt sgt memprihatinkan

  36. Kalo apa yg kita liat skrg ini memang di buat seperti itu gmn?
    Kemana ya para sesepuh…?

    Hehehe maaf cm ngelamun…..

  37. Ketika sebuah kepentingan berbicara maka rasa persaudaraan pun luntur. Ketika uang dan jabatan hadir sbg imbalan jasa mereka mw menjatuhkan saudara nya sndiri. Dan liatlah kenyataan nya mereka menjatuhkan saudaranya mereka mencela menghina bagian tubuhnya sendiri.
    korsa, sebuah jiwa persatuan bersama 1 sakit semua sakit , 1 senang semua senang.
    Ingat juga anda para jend perhatikan kesejahteraan prajurit dibawah anda, korsa bukan hnya sesama jenderal tetapi seluruh elemen TNI seluruh lini, Jenderal -Prajurit dua ,Prajurit Dua – Jenderal. Hanya itu, KORSA KORSA

  38. saya saja yg sebagai rakyat sipil ikut prihatin, melihat para mantan petinggi TNI yg saling menghujat dan bersebrangan..

    menurut analiasa kacangan saya.. ASU tdk tinggal diam dan menggunakan “tenaga lokal” utk membantu pekerjaannya tercapai dng segala cara.. yaitu terwujudnya pemimpin yg Pro-ASU

  39. saya setuju dengan kalimat ini bung 🙂 “politik bisa merubah idealisme menjadi nilai2 murahan”

  40. Kasus dualisme kepemimpinan sudah biasa terjadi. Ada yg idealisme tinggi (faktor insaf, faktor Nasionalisme, dll) dan faktor politik. Dulu di Polri banyak pejabat2 berprestasi dalam pengungkapan kasus, sayang banyak juga harus berhadapan dengan atasannya yg memiliki kepentingan dalam kasus tersebut. Yg idealisme rata2 karirnya akan mentok disitu aja, dan yg politik akan tancap terus meski dia punya segudang masalah. Karena masalah inilah akhirnya terjadi konflik yg berakibat kubu2an. Jabatan Kapolri sebelumnya dari saat ini adalah kasus paling transparan. Terlihat dua kubu kepemimpinan dan berakibat kegalauan anggota2 dibawah. TNI juga pernah terjadi kasus serupa, bukan hanya saat ini. Dulu jaman Panglima TNI di jabat pak Wi juga pernah terjadi kejadian yg sama.

    Pejabat2 Profesional itu tidak menjamin karirnya akan bagus. Untuk masuk Sespati atau Lemhanas, diperlukan bargaining politik tinggi bukan profesionalitas yg tinggi. Banyak perwira2 bagus karirnya mentok di staff ahli, 😀

  41. Prabowo jadi presiden alhamdulillah, karena kita berharap yang dikampanyekan tentang kemandirian dan kebanggaan nasional diharapkan bisa segera terwujud.

    Jokowi jadi presiden juga alhamdulillah karena dengan trisaktinya indonesia bisa jadi negara yang lebih hebat. Cuman masalahnya sanggupkah Jokowi mewujudkan cita-citanya dg leluasa bila disekelilingnya terdapat penuh dengan senior senior yang lebih tinggi pengaruhnya dan sudah kita ketahui rekam jejaknya. Mudah-mudahan bila jokowi yang terpilih beliau bisa menghadapinya

  42. http://soedoetpandang.wordpress.com/2013/10/16/kesaksian-sumitro-tentang-prabowo/

    Mengapa setelah DKP memeriksa Prabowo dan kawan-kawannya, pengusutan kasus penculikan lantas berhenti. Bukankah yang bersangkutan sudah bersedia dan menyatakan lebih senang bila kasusnya diselesaikan di mahkamah militer, sebagaimana keinginan masyarakat luas yang sangat berharap agar kasus ini dapat dituntaskan di mahkamah militer.[4] Dalam kamus tentara tentu saja mustahil ada operasi tanpa perintah atasan. Atau dengan kata lain, tidaklah mungkin seorang tentara berani mengambil inisiatif untuk melakukan operasi militer tanpa diperintah atasannya, apa pun pangkatnya. Berarti yang mesti ditelusuri lebih jauh ialah siapakah yang memberi perintah kepada Prabowo untuk menculik, KSAD-kah, Pangab atau Pangti-kah? Dengan mengikuti alur pertanyaan ini, maka tidak dilanjutkannya kasus Prabowo ke mahkamah militer adalah karena bila diungkap maka kemungkinan akan melibatkan banyak jenderal atau membongkar rahasia di Angkatan Darat sendiri.

    • para jenderal waktu itu ngga enak sama suharto karena prabowo adalah mantunya, masa mantu suharto ada yang penjahat kemanusiaan maka dibikin sehalus mungkin untuk menghormati suharto…

  43. saya harus LIKE komen anda Bung@Frans..

  44. klo pak j presiden ya ngak sampai masa bakhti ya memimpin ri 5th
    klo pak p menyelasaikan masa bakti ya memimpin ri 5th tapi tak terpilih lg di periode berikut ya…

    ramalan joyoboyo ramalan ronggowarsito…. benar apa tidak? we see….. kabur….

    • Tak jauh dari presdiksi saya, Setelah JW mundur wakil JK naik pangkat dan wapres di isi oleh……
      ( yg awalnya diajukan tapi tolak pro J ).JW memang baik, sayang menurut saya kok cuma jadi tameng (kalau tumb*l kok kasar kedengarannya)

  45. Sepertinya Strategi memecah Belah TNI sedang berlangsung..dan itu dimulai dari Purnawirawan nya..

  46. Para Purnawirawan itu harus nya dengarkan ini


    SIGAP NAN TEGAP WASPADA DAN WIBAWA..
    PRAJURIT KOMANDO BERJIWA KESATRIA..
    BAGI NUSA BANGSA DAN NEGARA..
    PANTANG MENYERAH DI MEDAN LAGA..

    DIBAWAH DWI WARNA SANG PANJI..
    DIATAS PERSADA NEGERI KAMI..
    DEMI TUHAN KAMI INI BERJANJI..
    RELA BINASA MEMBELA IBU PERTIWI..

    INDONESIA KAMI PUJA..
    TANAH AIR KAMI CINTA..
    BARET MERAH JIWA HAMBA..
    SUDAH JANJI KITA SEMUA..
    LEBIH BAIK PULANG NAMA DARIPADA GAGAL DI MEDAN LAGA..

  47. Sebenarnya ingin menahan diri untuk tidak berkomentar di sini yang saya anggap sensitif ,,tetapi gatel juga untuk sedikit memberi gambaran,,

    Saya juga PRIHATIN bila ada saling hujat ,karena beliau beliau membawa kenangan 1998.walau sekarang sudah menjadi pepabri dan menjadi sipil yang bisa mengikuti politik praktis
    Saya pernah menulis koment disini “Tarian Telanjang 1998” .. dan malas sebenarnya untuk di ulas karena membikin sakit hati,,
    Himbauan kami rakyat rakyat awam di Indonesia ,berikan suri tauladan kepada kami bagaimana berdemokrasi yang benar,sehat dan jujur,

    Walau yang dibicarakan adalah fakta tetapi itu masih tergolong negative campaign ..
    Sedangkan black campaign adalah yang tidak berdasarkan terhadap fakta,,

    Yang perlu digaris bawahi adalah jangan ada kesan menyeret nyeret TNI tentara rakyat,kepolitik yang kadang kotor,,
    Bila beliau beliau sudah menjadi sipil dan berpolitik praktis saat berkampanye dan mendukung salah satu partai..sudilah meninggalkan atribut atribut militer seperti topi dengan bintang empat ,bintang tiga atau dengan tulisan komando,,dll.. karena ada kesan militer mendukung salah satu partai,
    Atribut berbau militer bisa digunakan lagi disaat selesai masa pilpres,, dan dimasa damai..

    Kami sebagai rakyat sangat hormat kepada para mantan Jendral dan menghargai pengabdiannya kepada negara tercinta,,, beri kami kebanggaan itu langgeng dan tidak luntur,,
    Biar kami melihat bapak sebagai politisi yang baik bukan memandang bapak dengan prespektif masa lalu sebagai jendral dan rekam jejaknya,,,bila bapak bapak tidak membawa atribut militer maka kami rakyat akan menilai bapak dengan kematangan sebagai politisi,, tetapi bila bapak memakai atribut militer maka kami akan mengaitkan dengan rekam jejak bapak bapak saat berkarier di militer,,
    karena itu akan membingungkan rakyat awam ,,Semuanya punya prestasi dan semuanya punya noda jadi sangat tidak bijak bila saling mengungkap Aib

    sebagai penutup ijin mengutip tulisan bung Subagyo dikompasiana
    “””“Salam Prajurit! Ingat bahwa kita prajurit sejati, bukan prajurit imitasi! Arloji ini murah, tapi asli, sejati, bukan arloji imitasi! Ini adalah lambang waktu. Waktu adalah kedisiplinan! Kita tidak akan mampu memalsu waktu, meski mampu memalsu jarum arloji! Jika waktumu habis dalam TNI, tapi tak pernah kehabisan waktu mengabdi kepada negara hingga tutup usia!”””””

    • like it
      akhirnya komen yang saya tunggu keluar. terimakasih penjabarannya bung satrio

    • Menurut saya, karena ada sesuatu yang membuat para jendral itu panik kalau PS menjadi presiden. Bisa-bisa belangnya akan ketahuan atau kemungkinan lainnya. Kenapa baru sekarang mereka para purnawirawan tsb panik kenapa tidak dari dulu.

      • kalo itu mah semua orang yang suka formil tau bung ihsan. yang jadi masalah kedepannya gimana. tolong kalo ada pencerahan, pertanyaan saya pada bung satrio di bahas

  48. @bung satrio; setuju sekali, seharusnya para purnawirawan memberikan teladan yang baik bagi juniornya.
    saya mau bertanya bung : apakah ini berkaitan dengan adanya blok “tentara hijau vs tentara merah putih”?

    • kalau mengungkit ungkit 1998 otomatis memori kita mengingat kejadian 1998,, dan menggali informasinya,,,
      kita jadi menggali dimana posisimantan bintang tiga saat itu ,dan dimana posisi mantan bintang empat saat itu,dan bagaimana kondisi politik saat itu.

      Kalau menjadi liar imajinasi kita karena mereka membawa bawa atribut militer dlsb
      ADA APA sekarang beliau beliau berkumpul disatu kubu dan beliau beliau yang lain disatu kubu..?
      Apa ada AGENDA yang harus diselamatkan mengantispasi dan mengkondisikan agar salah satu kubu tidak terpilih,,?
      Atau ada agenda kedepan yang lebih mengerikan karena diawali dengan negatife negatife campaign…?

      TNI harus tetap netral,, bila ada anggotanya yang bermain wajib ditindak.. karena siapapun yang terpilih akan menjadi panglima tertinggi TNI.. dan semua harus yes sir,,
      dan kita rakyat awam wajib mendukung siapa presiden yang terpilih
      Imho

      • bung satrio
        kalo misal negara ini setelah pemilu tetap seperti ini ngga masalah walaupun akan sangat banyak yang tidak suka. hanya saja bagi saya kalo indonesia lebih baik ato lebih buruk dari sekarang maka sarpahoma terjadi lagi cepat atu lambat. kalo lebih baik sumbernya dari luar sedangkan kalo lebih buruk sumbernya dari kita sendiri.
        terus antisipasinya gimana untuk keduanya. tolong pencerahannya

      • maaf saya selama ini SR…melihat warjager menghujat para purnawiran dgn alasan harta atau jabatan dan tuduhan macam2 rasanya saya ingin bicara…bung satrio benar harus lihat tahun 98 atau at list orde baru…jadi tentara pada orde baru harus melihat kubu apalagi yg mencalonkan jd presiden sekarang..pd orba pak PS adalah anak emas bayangkan 1 tahun bisa naik pangkat 3 kali… kejadian sekarang harus melihat waktu dulu jadi pertimbangan…waktu Pak PS bilang dia melaksanakan perintah atasan dlm operasi 98…harusnya di mencontoh seorang letnan dua yang di temuinya di papua awal thn 96…Pak Ps menebak nama sorang pemuda dengan benar tapi dia tidak tahu bahwa anak muda itu on CDSTN pak PS tidak tahu krn dia dari matra lain…di tahun yg sama dua minggu setelah kenaikan pangkatnya jadi letnan satu dia melarikan diri krn tugas yang tidak sesuai hati nurani dan sapta marga…saya sangat salut sama dia krn dia menolak tugas bagi saya dia berkorban untuk membela sapta marga …kejadian sekarang adalah buah masa lalu…kita harus menerima kekurangan kita pada masa lalu meskipun itu TNI…untuk menjadikan TNI yg lebih baik dan jangan menghujat krn kita tdk disana pd waktu itu..saya tahu purnawirawan tersebut mempunyai alasan yg kuat..thx

  49. Banyak ular yg bermain ya bung satrio?

  50. Hehehe…
    Pecah belahnya di mulai dr yg tertua toh…
    Nanti Ujung2’y masyarakat di buat antipati ma TNI… “Lah kompak apa Tni.. Yg bimbing mereka aja gontok2an kq”. Kata rakyat kelak…

    Akhirnya misi menyekat TNI dr rakyat Sukses…!!!

    Pak Pangdam… Terimakasih sdh jd org tua pd anak2 yg pernah jd guru anda….

 Leave a Reply