Pangeran Denmark Cek Kemampuan PT PAL

70
110

denmark pt pal

Surabaya – Pangeran Denmark Prince Consort Henrik mengecek kemampuan PT PAL Indonesia dalam memproduksi kapal perang dengan mengunjungi galangan sekaligus proses pembuatan kapal, Sabtu.

“Prince Consort Henrik ingin melihat kemampuan kita membuat kapal perang,” ujar Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang ditemui saat mendampingi rombongan dari Denmark.

Pakde Karwo, sapaan akrabnya, didampingi Direktur Utama PT PAL Indonesia M. Firmansyah menyambut langsung kehadiran suami Ratu Margrethe II itu juga melihat langsung pembuatan kapal perang yang masih dalam proses produksi.

“Kami juga mengatakan ke Prince Consort Henrik bahwa PT PAL sekarang sedang membuat kapal perang pesanan Filipina yang Januari mendatang sudah diluncurkan,” ucap orang nomor satu di Jatim itu.

Direktur PT PAL Indonesia M. Firmansyah Arifin mengaku bangga atas kunjungan rombongan kerajaan Denmark dan berharap membawa angin segar dalam jalinan kerja sama yang menguatkan Indonesia sebagai Negara Poros Maritim.

Selain melihat langsung aktivitas dan proses produksi pembuatan kapal perang, Prince Consort Henrik juga menapakkan kakinya pada kapal perang milik Kementerian Pertahanan RI yang digadang-gadang sebagai kapal tercanggih.

“Kapal perang ini jenisnya kapal penghancur. Kemudian juga melihat dua unit kapal hasil kerja sama dengan DAMEN, Belanda, dalam proses pembangunannya melalui transfer of technology,” katanya.

Sementara itu, kedatangan Pangeran Denmark juga membawa tim bisnis, ekonomi sekaligus mengajak bekerja sama dalam bidang maritim, pertanian, dan teknologi hijau atau ramah lingkungan.

Sebelum ke PT PAL, Prince Consort Henrik yang didampingi Menteri Energi, Layanan Umum dan Iklim Denmark Lars Christian Lilleholt juga mengunjungi Pabrik ECCO yang merupakan penghasil sepatu di Sidoarjo, Jawa Timur.

Usai dari Surabaya, Prince Consort Henrik menyusul istrinya yang dalam waktu sama berkunjung ke Yogyakarta menghadiri sejumlah agenda dan melihat langsung kekayaan budaya setempat, termasuk menggelar konferensi pers di kompleks Candi Prambanan.

Antaranews.com

70 KOMENTAR

    • Selain melihat langsung aktivitas dan proses produksi pembuatan kapal perang, Prince Consort Henrik juga menapakkan kakinya pada kapal perang milik Kementerian Pertahanan RI yang digadang-gadang sebagai kapal tercanggih.

      β€œKapal perang ini jenisnya kapal penghancur. Kemudian juga melihat dua unit kapal hasil kerja sama dengan DAMEN, Belanda, dalam proses pembangunannya melalui transfer of technology,” katanya.

      Coba tebak-tebakanakan… KiraΒ² apa ya? Sigma 15016?

  1. β€œKapal perang ini jenisnya kapal penghancur. Kemudian juga melihat dua unit kapal hasil kerja sama dengan DAMEN, Belanda, dalam proses pembangunannya melalui transfer of technology,”

    Kapal perang ini jenisnya kapal penghancur = ??

    dua unit kapal hasil kerja sama dengan DAMEN = SIGMA 10514 PKR frigate

  2. kayaknya memang lucu.udah uang engak ada,kemampuan pas pasan,lebih engak realistis produk tempatan lagi,kalau inpor masih realistislah.apa pak firman salah atau wartawannya hilap.
    kalo benar nih barang dibuat,harus diakui pal sudah menjadi perusahan kelas dunia.semoga

  3. bung diego tolong diangkat jadi headline nih berita kontroversial.selama dua minggu,biar mimpi basah semua.wek….wek….wek.
    kalo berita engak nyebut nama atau peran indonesia pada ngambek,sapa tau nih berita bisa membuat obat galau,apa tambah bikin galau yaa.

    • Ayo bung @boldun, saya akan bawa smirnoff asli Rusia ahaha buat campuran maboknya kalau bung TT mabok murah kita mabok mahal hahaha lagi cluenya nih dengan kedatangan pangeran Denmark berarti dia sedang mengecek kesiapan kita membuat kapal perang, kalau belanda kasih fregate tentunya Denmark tidak ingin ketinggalan makan kue tart gratis hihihi alias akan ada kerjasama yg masih di keep oleh pemerintah untuk pembuatan Cruiser hihihi ayo ayo lagi lagi saya traktir buat JEAN MARTEL nya hahahahahaha

  4. Kayanya rame nih. Bocoran bermunculan.. tuh orang jauh jauh ke indonesia mau bawa apa yah.. paling2 supli radar. Yah mudah2 .kapal besar tanpa perlengkapan yang hebat tidak mungkin. Apa lagi kapal di gadang2 kapal canggih.. mantap dah clue ya…