Mar 182012
 

TNI Angkatan Laut sedang membangun pangkalan khusus untuk kapal selam dan kapal-kapal perang di Loli, Teluk Palu, Sulawesi Tenggara. Teluk Palu dipilih karena kedalamannya mencapai 400 meter dengan panjang 30 kilometer dan lebar 10 kilometer. Kondisi ini cocok untuk berbagai dermaga.

Yang lebih penting lagi, lokasinya strategis karena berjarak 300 kilometer ke Malaysia dan 300 kilometer ke Makassar, berada di tengah-tengah dua titik penting dalam strategi pertahanan nasional.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemkot Palu telah membantu TNI AL berupa lahan seluas tiga hektare untuk mengembangkan Dermaga Lanal di Loli, menjadi pangkalan kapal-kapal selam dan KRI.

Di atas lahan tersebut, TNI AL akan membangun berbagai sarana dan fasilitas untuk kepentingan pelayanan terhadap alutsista TNI AL itu agar bisa berfungsi maksimal sebagai tempat istirahat, perbaikan dan pengisian logistik kapal-kapal selam dan kapal perang.

Fasilitas yang sedang dibangun adalah asrama untuk awak kapal dan juga sarana dan fasilitas untuk perbaikan kapal.

Pangkalan yang ada sekarang sudah digunakan oleh KRI-KRI yang beroperasi di alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) III Laut Banda, namun belum pernah untuk kapal selam.

Dermaga Lanal Palu di Loli ini merupakan pangkalan kapal selam satu-satunya di luar Jawa. Teluk Palu ini dipilih karena lokasinya yang sangat strategis dan konfigurasi alur lautnya yang istimewa dan tidak terdapat di teluk lain di Indonesia bahkan mungkin di dunia.

Alur laut teluk Palu mulai dari Laut Banda sampai Loli mencapai panjang 30 kilometer dengan lebar 10 km dan kedalaman 400 meter. Denga tekstur laut seperti itu, kapal induk Amerika Serikat pun bisa masuk. Kondisi perairan Teluk Palu ini pun tidak akan terpengaruh oleh kondisi cuaca dan iklim bagaimanapun yang terjadi di ALKI III.

Bagikan:
 Posted by on Maret 18, 2012