May 122019
 

Gambir, Jakarta Pusat, Jakartagreater.com   –   Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), didampingi Asisten Intelijen dan Asisten Operasi Kaskostrad, menerima kunjungan resmi Deputy Commanding General US Army Pasific (DCG USARPAC) Major General John P. “Pete” Johnson dalam rangka mempererat hubungan dan kerja sama antara militer Indonesia dan Amerika Serikat, pada Jumat 10-5-2019 bertempat di Ruang Kerja Pangkostrad. Gambir, Jakarta Pusat.

Pada acara Courtessy Call, Panglima Kostrad, Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han) mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Major General John P. “Pete” Johnson beserta rombongan atas kunjungan kerjanya ke Makostrad.

Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han) menegaskan selaku bagian dari TNI Angkatan Darat, Kostrad memiliki peran strategis dalam menjaga serta mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dihadapkan tugas yang berat itu, Kostrad senantiasa meningkatkan profesionalitas dan kualitas keprajuritan melalui peningkatan program pendidikan dan latihan termasuk diantaranya menjalin kerjasama dengan Angkatan Darat diberbagai negara. Pertemuan ini merupakan langkah awal guna meningkatkan kerjasama antara kedua Angkatan Darat, ungkapnya.

“Saya berharap hubungan kerjasama yang telah terjalin dapat lebih ditingkatkan melalui kegiatan bersama, sehingga kebersamaan tersebut bisa tetap terjaga,” tutup Pangkostrad.

Pada kesempatan yang sama, Deputy Commanding General US Army Pasific (DCG USARPAC) Major General John P. “Pete” Johnson mengungkapkan rasa bangganya sekaligus merasa terhormat atas kunjungan kerjanya ke Makostrad dan disambut hangat oleh Pangkostrad beserta staf.

Kegiatan diawali dengan pemutaran Video Profil Kostrad, dilanjutkan Courtesy Call dan diakhiri dengan pertukaran cinderamata antara Pangkostrad dengan Deputy Commanding General US Army Pasific (DCG USARPAC). Di akhir kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama. (Penkostrad).

  13 Responses to “Pangkostrad Terima Kunjungan Deputy Commanding General US Army Pasific”

  1.  

    Ini negara paling sering silaturahim dan latihan bareng dengan TNI AL dan TNI AU seolah olah sahabat dekat tapi manakala kita beli senjata lethal dari Rusia langsung saja ancam embargo dan terbitkan kebijakan sepihak mereka dengan alasan keputusan senat atau parlemen atau apalah tapi prinsipnya satu….melarang dan mengancam, teman macam apa mereka sangat-sangat tidak bersahabat

    •  

      Ah hipokrit ente. Kemarin kapal China datang Ente bilang Indonesia harus bisa kerjasama dan merangkul dg berbagai negara. Kok sekarang ngomongnya ngaco gitu. Padahal kemarin dah salut ama Ente. Ternyata omongan Ente gak bisa dipegang kayak Russian Fanboys tuh. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

      •  

        Wah kumat lagi gatosan neh…!!!
        Sejak kapan Indonesia membatasi kunjungan dan kerjasama dengan negara lain …lama wong pfda aja yang nyata nyata beda kepentingan masih kita akomodasi…liat Australia sekarang jadi bule Asia…itu juga kita yang perjuangkan…kita…gue aja kali ya…!!!

      •  

        Tidak melebihkan dan mengurangi tapi fakta memang begitu bang, kita juga tidak memusuhi lik Sam mana mungkin ndak beranilah kita makanya walau pejabat militer mereka sering samperin kesini dengan wajah tersenyum tapi tetaplah prinsip mereka adalah bahwa cuma mereka yg berhak ngatur negara segede gaban ini dan kita wajib nurut, kecuali kalau nilai 1 rupiah = $1.2 gantian mungkin kita yg ngatur lik Sam

        •  

          Asal tau aja, gak ada jaminan negara lain seperti China dan Rusia gak akan melakukan embargo terhadap Indonesia apapun alasannya. Indonesia pernah sangat dekat dgn Uni Soviet, tapi karena Indonesia ganti haluan aja Uni Soviet mengembargo Indonesia sampai minta KRI Irian ditarik.

          •  

            Bah, yg mengembargo indonesia atas dasar prmintaan amerika diwakilkn pbb ke soviet dlm hal meredam ketegangan 1965 supaya soviet tdk mmbuat proxy diindonesia1965, dgn cara amerika menginport
            produk² soviet, migas, uranium, mesin roket yg mmng amerika blm pernah terbang ke luar angkasa dgn awak & produk² lain sebagainya, & kri irian barat itu bukan ditarik katanya dikembalikn soeharto ke soviet tanpa mengurangi hutang indonesia diera soekarno yg telah disepakati sebelumnya,

            Mmng era soeharto peralatan militer indonesia tdk seberapa krna dibatasi amerika
            😆 😆

        •  

          Gak ada pengaruhnya antara nilai tukar rupiah jadi USD 1,2 ama Indonesia bisa ngatur USA.

          •  

            Jadi krna permohonan amerika 1965 kesoviet dlm hal meredam ketegangan supaya soviet tdk mmbuat proxy diindonesia trmasuk ditimur tengah juga supaya soviet netral & dikawasan indochin, kemudian dilanjutkn diera r nixon yg disebut detente,
            tpi proyek meredam ketegangan itu tdk trmasuk vietnam, krna amerika sudah trlanjur basah diperang vietnam, jd trlalu dini bagi amerika utk meredam ketegangan divietnam, tpi pd akhirnya amerika hrs menerima kealahannya divietnam

            Jadi klu pun indonesia tdk diembargo? Utk apamu suku cadang agato klu pespur mig diboyong amerika ke negaranya & mmng diera soeharto peralatan militer indonesia dibatasi amerika
            😆 😆

          •  

            Penalaran Agato ini payah…kalo Rp nilai nya sama kayak dolar jelas kita negara paling kaya di dunia dan itu bisa jadi negara terkuat juga…contoh anggaran militer kita kalo setahunya 10 trilliun aja…dan itu kalou sama nilai mata uang nya apa enggak sama 10T dollar……MIKIRRRRRR…!!!

          •  

            Setau ane 1.2 USD = IDR 17195.37

            Jika dibalik 1.2 IDR = 0.000080 USD

            Ente jual 1.2 USD, bisa dapat 17195.37 IDR tuh

          •  

            Maksudnya satu banding satu (1/1)atau (1/2) satu banding dua jadi kalou satu Rp=satu $(Rp1=$1)atau (Rp1=$2) getuk loh…!!!

        •  

          Dik Aming, ane kira Ente tuh cerdas ternyata sama aja kayak Huha atau Lingkar. Indonesia Bisa aja dg mudah mengubah 1 rupiah jadi USD 1 lewat redenominasi. Tapi kita harus melihat juga daya tawar produk kita dan kemampuan konsumsi Indonesia. Percuma nilainya sama dengan dollar kalo daya beli rendah dan kita hanya mengekspor komoditas dan barang setengah jadi. Kalo kita ekspor barang jadi dengan teknologi tinggi lebih dari 40% PDB baru kita bisa ngontrol USA. Liat aja China, mereka berani menerima tantangan perang dagang lawan USA dan USA aja kewalahan karena China ekspor spareparts dan produk jadi teknologi tinggi ke USA dan seluruh dunia. Gitu aja China malah nurunin mata uangnya terhadap dollar.

  2.  

    Dulu komunis soviet diamerika diera khruchchev pernah menganjurkn pemerintahan amerika utk menghentikan invasi amerika divietnam, krna brdampk pd ekonomi amerika & korban, yg sblm itu amerika sudah kalah dikorea yg banyak menguras ekonomi & korban pasukan amerika juga banyak trkubur dikorea, jfk juga prnah akn menghentikn perang vietnam namu jfk mati ditembak yg katanya oleh seorang marinir dr perang vietnam, begitu juga luther king yg katanya prnah mengampanyekn penghentian perang vietnam namun mati ditembak,
    Namun krna ambisi amerika divietnam utk memenangkn perang vietnam? Tentu amerika habis²an divietnam yg pd akhirnya amerika yg harus angkat kaki dr vietnam dgn kekalahan