Jul 222017
 

Upacara Prasetya Perwira Prajurit Karier TNI TA. 2017 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, (21/7/2017).

Magelang – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan TNI ke depan harus diisi oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, mempunyai prestasi, militansi, profesional dan mengutamakan sifat kejujuran.

“Setiap Perwira dituntut untuk meraih prestasi dengan jiwa mulia yang berpedoman pada kejujuran, sikap berani, tulus dan ikhlas dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” katanya pada Jumat 21 Juli 2017 di Magelang, Jawa Tengah.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo  mengatakan hal ini dalam pidato pada Prasetya Perwira Prajurit Karier TNI Tahun Anggaran 2017 di Lapangan Sapta Marga kompleks Akademi Militer Magelang. Sebanyak 151 orang Perwira ikut dalam Prasetya Perwira Prajurit Karier tersebut, terdiri atas Matra Darat sebanyak 60 orang, Matra Laut 41 orang dan Matra Udara 50 orang.

Panglima TNI menuturkan para Perwira harus memberikan ciri dan corak standar keunggulan dalam kerja, menyukai tantangan, mengambil tanggung jawab pribadi, disiplin dan berani mengambil risiko.

Upacara Prasetya Perwira Prajurit Karier TNI TA. 2017 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, (21/7/2017).

“Mengingat kalian sudah berada dalam kehidupan TNI yang diikat oleh aturan disiplin dan kode etik TNI yang harus dipatuhi secara ketat dan mengikat. Untuk itu Kode Etik Perwira, Budi Bakti Wira Utama, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta Delapan Wajib TNI menjadi karakter dan jatidiri yang melekat erat dalam kehidupan Prajurit baik dalam setiap pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Menurut Panglima TNI karakter dan jati diri itu menjadi unsur penting dalam mengembangkan kedisiplinan para Perwira di mana pun satuan tempat bertugas. Motivasi, militansi, dan kreativitas dalam mencari solusi dari setiap kendala dan kesulitan apa pun pada pelaksanaan tugas adalah bagian dari membangun karakter kepemimpinan para Perwira.

“Oleh sebab itu, saya perintahkan kepada seluruh Perwira untuk senantiasa melaksanakan tugas dengan baik. Tidak ada kata letih dan menyerah kapan pun dan di mana pun para Perwira ditugaskan,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, menegaskan.

Upacara Prasetya Perwira Prajurit Karier TNI TA. 2017 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, (21/7/2017).

Ia mengatakan para perwira harus terus mengembangkan kemampuan pengetahuan dan kompetensi sebab tugas Perwira ke depan bukan semakin ringan, dihadapkan kepada tantangan bahkan ancaman yang terus bergerak dinamis seiring dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan lingkungan startegis.

Dalam kaitan tersebut, ujar Panglima TNI pelihara disiplin dan tingkatkan budaya belajar serta berlatih sehingga mampu menguasai Ilmu Pengetahuan dan keterampilan. Melalui penguasaan Ilmu Pengetahuan dan keterampilan yang dilandasi dengan disiplin maka para Perwira akan mampu menghadirkan kerja cerdas bagi keberhasilan setiap pelaksanaan tugas.

“Sikap yang senantiasa harus dijaga adalah disipin, disiplin, dan disiplin dan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan adalah belajar, belajar, berlatih dan berlatih,” kata Panglima, dilansir oleh ANTARA.

Upacara Prasetya Perwira Prajurit Karier TNI TA. 2017 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, (21/7/2017).

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan TNI tidak pernah mengenal gagal dalam setiap melaksanakan tugas. Pada sisi dan tujuan yang sama para Perwira dituntut untuk mengembangkan dan menerapkan kepemimpinan lapangan yang dialogis, interaktif, dan komunikatif dengan senantiasa hadir di tengah-tengah Prajurit sehingga mampu membangun, memperkuat, dan sekaligus menjaga soliditas dan solidaritas satuan.

Panglima TNI menyampaikan semua itu harus dijalani dan diwujudkan di atas dasar keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME agar kiprah dan pelaksanaan tugas yang para Perwira baktikan tidak saja mempunyai nilai kepada Bangsa dan Negara, tetapi juga mempunyai nilai religiusitas sebagai kekutan terhadap komitmen dan keteguhan hati para Perwira.

Bagikan:

  2 Responses to “Panglima : TNI Harus Diisi Orang Berkempuan Teknologi”

  1.  

    Sotoy lu !

  2.  

    Bung pragota sehat kan

 Leave a Reply