Nov 132014
 

Personel TNI tangkap pilot sebuah pesawat yang melintas Indonesia tanpa izin beberapa waktu lalu.

Personel TNI tangkap pilot sebuah pesawat yang melintas Indonesia tanpa izin beberapa waktu lalu.

Di UU Tahun 2009, denda pilot pesawat penyusup maksimal Rp2 miliar.

VIVAnews – Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyesalkan kebijakan denda terhadap pesawat asing yang melanggar wilayah Indonesia terlalu murah. Hal ini menyusul maraknya pesawat asing yang terbang di atas langit Indonesia secara ilegal.

Pasal 414 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan menyebutkan awak pesawat asing yang terbang di wilayah Indonesia tanpa izin diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau denda maksimal Rp2 miliar.

Sanksi itu pun masih bisa diperberat dengan penerapan UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Undang-undang ini memberi ancaman hukuman penjara 5 tahun atau denda Rp500 juta bagi orang asing yang masuk wilayah Indonesia tanpa dokumen sah.

“Tetapi kenapa Pemerintah mendenda Rp60 juta? Saya tidak tahu itu pasal mana yang digunakan,” kata Moeldoko di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Kamis 13 November 2014.

Mengenai denda yang sangat murah bagi pesawat asing yang melanggar batas udara NKRI itu, Meoldoko mengaku akan mengkaji lebih dalam. Menurutnya, hukuman asing yang melanggar harus ditindak tegas dan dihukum berat agar menimbulkan efek jera.

“Maka saya akan kaji lagi. Jadi jangan seenaknya saja memasuki wilayah kita,” kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu.

Selain itu, lanjut Moeldoko, TNI juga tengah mengkaji dan akan mengajukan deregulasi atau revisi kebijakan penerbangan melalui UU Penerbangan. Salah satunya, ia berharap TNI dilibatkan dalam penyidikan kasus-kasus pelanggaran asing, seperti pesawat asing masuk ilegal dan kapal laut asing yang melanggar wilayah hukum RI. (nasional.news.viva.co.id)

Bagikan :
 Posted by on November 13, 2014

  60 Responses to “Panglima TNI Heran Pesawat Penyusup Kok Cuma Didenda Rp60 Juta”

  1.  

    Ass Wr Wb.. Bung Diego, saya telah mengirim email ke digital520@gmail.com.

    •  

      dua jempol untuk Pak Moel… tindak tegas, beri efek jera yang membuat mereka berpikir sejuta kali bila hendak menerobos NKRI.. Bravo TNI

      •  

        Iya betl om,knapa cuma di denda 60jt!?klo nyegatnya pake sukhoi maka tdk sebnding dengn cos yg di kluarkn untk operasionalnya.ya paling tdk ganti kerugian untk cos operasiol pesawt pencegatnya.baru denda max sebsr 2m.jd Kita ngga rugi,srta memberi efek jera pd pilot pswt penyusp.

    •  

      Ya tentu saja masuk ke rekening gendut para pejabat pemerentah yg bersangkutanlahhh…
      kasian seharusnyaTNI AU yg untung malah jadi nombokin biaya flanker

    •  

      pak mul ini macem ga tau borokrasi di sni aja hehehe

    •  

      SETUJUUU…. ane dukung 1.000% Mbah Mul….agar wilayah RI tdk utk main2 negara tetangga…enak aja Rp.60 jt….cm KPK periksa tuh pejabat yg menjatuhkan denda Rp.60 jt selain merugikan negara (finansial dan kedaulatan) jg menguntungkan pihak pelanggar wilayah RI……BERANI BERTINDAK HEBAT….!!! (utk KPK)

  2.  

    Jangankan bapak yg sebagai orang no 1 di tni bisa heran…kami yg cuma rakyat biasa jg heran kenapa cuma di denda 60jta

  3.  

    harusnya berpatokan pada UU Pasal 414 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan menyebutkan awak pesawat asing yang terbang di wilayah Indonesia tanpa izin diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau denda maksimal Rp2 miliar.

    Biar pada jiper yg mau nylenong…

  4.  

    Paleng di sangoni petugase ……

  5.  

    tembak dong sesekali …urusan belakangan…biar TNI terlihat gagah gitu lhoe..

  6.  

    Qo herannya baru sekarang Pak..?

  7.  

    negara kok maunya rugi terus, untuk urusan kedaulatan dgn negara lain buat undang2 yg berat buat yg melanggarnya, trus kalo ketangkep dendanya segitu trus buat apa beli sukhoi sama radar2 mahal2

  8.  

    ?????

  9.  

    jangankan sekelas panglima…saya juga heran kok cuma 60jeti

    pilot sukhoinya juga pasti heran :mrgreen:

  10.  

    Itu pemerintah dulu mengubah kebijakan salah kaprah, tapi sungguh memalukan denda gak sebanding biaya terbang sukhoi… Seharusnya salahkan pemerintah dulu yang bikin kebijakan aneh – aneh

  11.  

    Salah lihat UU…kali…UU zaman belanda yg di lihat…jadi petugas netapkan segitu..maklum apa petugas nya yang lupa UU baru…apa petugas lupa bawa kaca mata..atau juga kaca mata kuda..lempeng….maklummm…pendapat rakyat jelata…

  12.  

    Ya udah gini aja, denda satu trilliun per pesawat nggak usah banyak2. Lumayankan 16x black flight bisa buat beli satu skuadron pesawat

  13.  

    Kenapa Bisa yah PangLima baru tau ?? Aneh banget?!

  14.  

    Yang paling bikin heran, kok kita cm bs heran..

    Heran Karena terheran heran

    Heraann..

  15.  

    Hayyoooo,..perlu disilikidiki g tuh, mso si cm 60jeti.
    Inting bingittttzzz,..

  16.  

    Lha yang menjatuhkan denda 60 juta siapa woi? Sudah ada dasar undang undang penerbangan denda max 2 milyard, kenapa cuma suruh bayar 60 juta, ?? LOL

  17.  

    Denda nya 60 jt, bawah meja nya 200 jt

  18.  

    tengok kanan kiri…

  19.  

    Sy aja yg tukang somay heran, siapa yg bikin uu tersebut alasannya apa ? Perlu direvisi tuh uu penerbangan ada indikasi merugikan negara. Tangkep yg bikin uu

  20.  

    Kalo dendanya 2milyar kasihan yang nyusup

  21.  

    itu pasal 200 ayat 13….yang bunyinya perkoropsian.

  22.  

    mending disita aja biar jelas …
    pilotnya suruh pulang berenañg Jkt – Upil
    pasti pada kapok pok pok !!!

  23.  

    Mungkin dulu2 60 juta utk yang legal masuk kas negara, tapi gertakannya denda maksimal 2m, akhirnya nego 500jt, yang masuk kas tetap 60juta. kayak tdk tahu saja. Saatnya utk memperbaiki perilaku yang tdk benar. yang sudah ya sudah, tapi jangan diulang dimasa sekarang dan yang akan datang.

  24.  

    kalo boleh usul
    Denda = biaya operasional pencegatan + ( 10% ngisi kas negara + 5% untuk para petugas ) dari biaya operasional pencegatan

    supaya petugasnya bersemangat dan tidak tergoda

  25.  

    Kompetensi aparat penegak hukum khususnya para pejabat yang menjatuhkan vonis putusan denda Rp 60jt patut dipertanyakan kalo memang UU menyatakan bisa sampai 2 M

  26.  

    bisa minta bantuan KPK..pasal korupsi dengan tuduhan kelalaian….

  27.  

    menurut saya yang realisasi sanksi penyusuop adalah
    1.ganti biaya bahan bakar pesawat penyergap+biaya perawatan saat mau menyergap
    2.ganti biaya umur masa pakai terbang pesawat yg digunakan untuk menyergap
    3.pemberian insentif pd pilot dan mekanik melalui denda dan diberikan pada pilot dan mekanik
    4.peswat disita jaminkan seharga pesawat penyusup
    5.sita ijin terbang oleh pemerintah indonesia selama 1 thm
    6.denda pelanggaran kedaulatan 1x hrg peswat yg digunakan tni untuk menyergap

    kalau yg nyergap tni pakai sukri ya dia hrd beli 1 sukri buat tni

    saya yakin kapok

    maaf cucu lancang

  28.  

    cabut aja paspornya, klo memang sdh ngebet jg wrga singaporn

  29.  

    klao ada pesawat pespur masuk tanpa izin disuruh putar balik tapi klao pesawat sipil dipaksa turun dan dibawa ke pos terdekat..kalao ada kapal perang asing masuk disuruh putar haluan tapi kalao kasel dibinasakan klao ta mao dibina[tangkap].sebenarnya banyak rahasia yang sulit ta ingin
    diungkap mengenai sepak terjang para penjaga negeri ini[TNI],wlao terkadang ada beberapa yang dipublikasikan karena sebagai bentuk pertanggungjawabannya kepada rakyat tapi itupun hanya sebagaian saja.dan selebihnya disilahkan rakyat tu ber ilusi sendiri

  30.  

    Yg nerima duitnya heran gak ya ?

  31.  

    saya pun melongo terheran2 melihat panglima heran,anda heran,semua heran,yang keluar duit heran dan yang menerima duitpun heran kenapa sedikit banget

  32.  

    Saya gak cuma heran tapi marah Pak Moel…geleng2 kepala mode on

  33.  

    Mungkin bagusnya langsung didenda ajah 500jt untuk permulaan.. jika tidak bisa bayar ya masuk penjara 2 tahun mudah toh.. lalu masukan ke berita.. jadi ada warning untuk penyusup berikutnya.. juga kita ngak perlu nombok malah untung juga ngak usah pusing.. jika masih ada penyusup berikutnya dan ketangkep lagi.. langsung didenda 1M untuk permulaan kedua.. jika tidak bisa bayar ya masuk penjara 3 tahun mudah toh.. lalu masukkan ke berita.. jadi warning lagi untuk penyusup berikutnya.. dari sini mestinya penyusup semakin dikit karena ada shock terapinya.. jika masih ya denda 2M plus penjara 5 tahun.. Mestinya ada hakim khusus untuk pelanggar kedaulatan suatu negara sehingga terjalin sistem dengan TNI… imho

  34.  

    Andai pesawat sukhoi bisa ngomong pasti Pesawat Sukhoi yg buat Cegat juga Heran Tuch……………..!!!!!

  35.  

    Katanya NKRI harga mati…tapi kedaulatan udara negara harganya cuma 60 jeti..gimana negara lain mau segan dan hormat, kita sendiri yang merendahkan harga diri bangsa diudara..saya prihatin sekali ( bahkan tersinggung sebagai anak bangsa)…percuma alutsista tambah gahar tapi hukuman untuk pelanggar penegakan kedaulatan tidak segahar alutsistanya. Mohon kepada pemerintah agar SEGERA membuat harga diri NKRI di udara menjadi DISEGANI dan DIHORMATI.Kalau perlu pesawat yang melanggar disita dan dijadikan aset negara.karena harga diri bangsa diatas harga denda bahkan harga pesawatnya.IMHO.

  36.  

    galaknya aturan dari kemarin2…udah mau diganti baru galak…telat.com

  37.  

    Jangan2 yg kasih denda 60jt juga HERAN knapa dia kasih segitu….hehe

    Sepertinya dsini blm ada artikel khusus terkait fenomena wilayah NKRI yg kemasukan asing tanpa dokumen. Mgkin ada suhu2 yg berkenan mbagi analisa/info lebih jelas.

    Karena menurut saya cukup aneh, mgkin ada bberapa teori sbb:
    1. Dari dulu sering kemasukan, ditangkap, tp tidak diekspose.
    2. Dulu radarnya tidak memadai dan skrg radarnya baru, sehingga skrg keliatan smua makhluk2 goibnya dan ditindak.
    3. Pemerintahan yg baru lebih tegas, tdk membiarkan sedikitpun lewat tnpa dokumen jelas.
    4. Memang akhir2 ini tetangga2 usil dan sengaja mencoba reaksi pemerintahan yg baru.

    Terima kasih.

  38.  

    Selain di denda dgn denda yg maksimal, jg seluruh pilot dan awaknya harus dijerat UU imigrasi dipenjara dan dikarantina. lha klw cuma didenda 60 jeti trs dilepas dgn buat surat perjanjian jangan mengulangi lg yah.. pasti semua pada heran? pilot yg neken surat perjanjian jg pasti terheran-heran.. dan saya jg ikut heran kenapa jd ikut buat komentar dgn keheranan pak moeldoko akan denda 60 jeti yg nilainya sangat kecil dan mengherankan pilot2 sukhoi krn biaya utk intercepnya saja melebihi biaya denda yg nilainya sangat mengherankan? Mari kita sama2 heran berjamaah dgn UU tsb. :mrgreen:

  39.  

    saya suka dengan uu 2009. boleh lah 2 m sippppppp

  40.  

    60 juta buat beli bahan bakar sukhoi saja nggak cukup…!!!

 Leave a Reply