JakartaGreater.com - Forum Militer
Jul 122016
 

Jakarta – Operasi militer pembebasan sandera yang ditawan kelompok Abu Sayyaf hingga kini masih terkendala persoalan izin dari Filipina. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, Indonesia memang tidak bisa mendesak Filipina untuk segera mengizinkan TNI AL memasuki wilayah mereka.

Namun, jika izin tak juga diberikan, ujar Jenderal Gatot, Indonesia bisa saja menyetop pasokan batu bara untuk Filipina. Jika itu terjadi, dipastikan negara Filipina akan gelap gulita karena 96 persen batu bara yang menjadi bahan utama pembangkit listrik Filipina berasal dari Indonesia.

“Kalau kita moratorium pengiriman batu bara, tidak ada dong barangnya di sana,” ujar Panglima di Istana Negara, Senin (11/7/2016).

Tiga episode penyanderaan WNI sebelumnya selalu terjadi di kapal pengangkut batu bara milik Indonesia. Kapal dibajak dan ABK-nya disandera. Pemerintah saat ini telah melarang kapal melintasi jalur yang biasa dikuasai oleh kelompok Abu Sayyaf. Kapal diarahkan melalui rute lain yang lebih aman.

Jenderal Gatot mengingatkan para pemilik kapal untuk mematuhi aturan tersebut sehingga tidak ada lagi pembajakan dan penyanderaan. “Sekarang publik ikut mengontrol, jangan sampai ada kapal yang lolos ke sana supaya Filipina beri izin. Mereka kan perlu juga, agar semua sama-sama enak lah,” ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Sumber : Republika.co.id

Bagikan:

  23 Responses to “Panglima TNI Ingatkan Filipina Soal Sandera WNI”

  1.  

    stop penjualan batubara ke pinoy
    pinoy bikin susah saja

    •  

      Yang distop cuma batubara boss… karena beresiko

    •  

      Sekarang yang menjadi masalah adalah URUSAN PERUT para pekerja tambang juga pengusaha batubara. Jika tidak dijual lalu apakah pemerintah mau membeli batubara tersebut? Disatu sisi resikonya adalah menjadi sandera sementara disisi lain kebutuhan ekonomi memaksa para pelaut terpaksa mengirimkan batubara tersebut ke daerah rawan.

      Alternatifnya adalah memberikan lapangan pekerjaan baru dibidang lain. Ya, tapi tidak dimungkinkan karena dengan pertumbuhan saat ini yang lebih rendah dari tahun lalu, maka yang ada adalah pengurangan tenaga kerja dari berbagai macam sektor, pengangguran semakin meningkat.

      Jadi pemerintah pasti sudah memikirkan hal ini, tidak bisa bertindak terlalu tegas, karena banyak faktor yang menjadi pertimbangannya. Kalau mau gampang kan bisa saja Pemerintah memberi ULTIMATUM bahwa perusahaan yang tetap mengirimkan batubara ke Filipina akan dikenakan DENDA misalnya. Tapi tidak dilakukan karena faktor-faktor tersebut.

      Salam,
      Be Positive – Be Smart

      •  

        Kira-kira filipina mau ngga ya bung..beli batubaranya ambil sendiri ke Indonesia..jd bukan kita yg antar ke filipina

      •  

        Batu bara bukan buah2an kalau tak di jual akan busuk,produksi batu bara jalan terus dan di simpan dulu utk stock,kalau Filipina izinkan TNI utk operasi militer baru stock batu bara nya di antar lagi..kalau tidak ya jual ke negara lain.

  2.  

    ada pertamax?

  3.  

    Ga ada juga untungx ngitim batubara ke luar… Pulau kalimantan hancur tdk ada kegiatan reklamasi lahanx… Tanah getsang dan kering, jika musim hujan tiba… Kalimantan yg dulunya cepat mnyerap air… Kini hmbisa jadi danau dan banjir berhari2

  4.  

    Kalo pinoy tidak bs bekerja sama, stop aja kerja sama semua bidang…kalo perlu hubungan diplomatik di putuskan tarik dubes kita, lagiab kita tidak butuh pinoy kok

  5.  

    stop kirim batubara berarti devisa negara juga stop, berarti RI kalah sama abu sayyaf…

    stop ngirim adalah solusi yang lemah, kawal aja kapal oleh prajurit marinir / denjaka

    •  

      berarti waktu amerika meng-embargo senjata Indonesia bisa dibilang as kalah sama Indonesia ya bang….xixixi

    •  

      Nggak nyimak nih…

      Marinir ngawal di atas tongkang aja gak dibolehin…

    •  

      Ubed ubed…. Lucu kali kau !!!

    •  

      Ada benarnya, sebab kita dalam posisi stok batubara berlebih, berbeda dengan senjata yang on demand product

      jadi, apabila batubara indonesia tidak terjual, dikhawatirkan akan ada lagi perusahaan tambang yang kolaps

    •  

      @tan, analogi anda salah, RI-Filipina-abu sayyaf, ada 3 pihak. hitung ada berapa pihak dalam embargo ?

      @IDP, Filipina mengijinkan security personnel on board dan possession of weapons on board (on board = di atas kapal) – ada ijin yang harus diurus: Permission must be sought from the Maritime Industry Authority (MARINA) and a number of requirements followed which are set out in Administration Advisory No.2012-06
      (COMPARISON OF FLAG STATE LAWS ON ARMED GUARDS AND ARMS ON BOARD).

      @ TNI fans, kekekekhhhh..

  6.  

    wilayah malas ternyata lemah kok sampai dimasuki pembajak, kayaknya ada kerjasama dengan warga malons nie

  7.  

    Ya usul ke Presiden utk disetop saja Panglima…Disini saja masih banyak daerah yg listriknya byar pet kok

  8.  

    Comment: gertak sambel ga efektif terhormat pak gatot,, baiknya putar haluan kapal tongkak wlaupun jauh. . tumpang tindih..
    mimpi nonblok kecuali pilih salah satu poros,,seperti era pak harto jgn filipina pembajakan di thailand pun bisa

  9.  

    beda negara beda peraturan

  10.  

    Indonesia bisa embargo!
    Embargo batu bara ke pinoy!!!

  11.  

    Bosen bacanya…
    NKRI negara besar & kuat buktikan pengaruhnya…
    NKRI negara demokratis, dari Rakyat oleh Rakyat utk Rakyat & TNI adlh penjelmaan dari Rakyat jd jangan takut oleh asing.

  12.  

    kurang galak nih…. slepet jidat nya pak??!

  13.  

    Rendah skali negriku bisa di dikte sama negara seperti philipin,tni cuma sebatas pasukan baris berbaris yg gk ada power apapun cuma bisa melihat saja..hadeuuuuhh,apanya yg hebat??
    Hebat sama rakyat waktu demo????
    Lemaah…!!!

 Leave a Reply