Oct 182013
 
Kapal Selam Kilo Rusia

Kapal Selam Kilo Rusia

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengaku tertarik untuk mengkaji dan mendalami tawaran 10 kapal selam eks angkatan laut Rusia. Kondisi kapal selam tersebut dinyatakan masih memadai, namun TNI tetap akan melakukan verifikasi secara mendalam, sebelum mengambil keputusan.

Kapal selam dari Rusia sudah ada. Mereka membuka kesempatan karena kedekatan dengan kita

“Saya kira kita tertarik dengan itu. Sampai saat ini masih dilakukan kajian dan pendalaman. Dan kalau bisa, itu akan lebih bagus, ya,” ujar Panglima TNI Jenderal Moeldoko di sela-sela raker dengan Komisi I DPR RI

Panglima TNI mengatakan, pihaknya merespons sangat baik atas tawaran 10 kapal selam dari Rusia itu, karena memiliki efek gentar yang cukup baik. Apalagi kapal selam yang ditawarkan ke Pemerintah Indonesia cocok dengan kondisi Tanah Air, yakni jenis dan tipe kapal selam kelas menengah.

Sebelumnya Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, pemerintah mendapat tawaran untuk membeli sekitar 10 unit kapal selam dari Rusia. Jumlah ini di luar rencana pembelian tiga unit kapal selam dari Korea Selatan yang akan datang pada 2014.

“Kapal selam dari Rusia sudah ada. Mereka membuka kesempatan karena kedekatan dengan kita,” ujar Purnomo beberapa waktu lalu. Saat itu Purnomo menyatakan, pemerintah belum bulat untuk menerima tawaran Rusia karena masih harus mempertimbangkan dan menghitung biaya.

Selain harga kapal selam per unit, pemerintah juga harus mempertimbangkan besarnya biaya perawatan, pemeliharaan, perbaikan, dan kesiapan infrastruktur. Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah usia atau masa guna kapal selam tersebut. “Kita sedang survei pangkalan kapal selam, salah satunya di Palu,”ujarnya.

Pada tahun 2024 , Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan Indonesia, akan berada pada empat negara kuat di kawasan Asia Tenggara bersama Singapura, Malaysia, dan Thailand. Bersama tiga negara ini, Indonesia akan membentuk ASEAN Defense Ministerial Meeting yang kuat dari ancaman kawasan luar.(jurnalparlemen.com).

  65 Responses to “Panglima TNI Kaji Kapal Selam Rusia”

  1. hmmm.. menarik.
    diambil ga ya?
    ayo ayo ayo.. pasar taruhan dibuka
    diambil? ga? diambil? ga? diambil?
    😀

  2. kalau pak m0eld sudah blg d kaji lbh dalam,paztiny akan terealisasi.atau bhkan sudah di ambil.ks kilo hukum nya fardhu ain untk d ambìl.beg!tu pula s-300.dan su-35..$ecara ge0grafis nkri bth lbh bnyak ks.pespur petarung dan pertahanan jarak jauh…

    Saya berharap pak m0eld dan pak menhan mengerti apa yg d bthkan rakyat,untk pertahanan.
    Sem0ga pak m0eld dan kemenhan membaca stiap ulasan di warjag. .

  3. Yang jadi pertanyaan ??
    “Kapal selam dari Rusia sudah ada”

    Sudah ada di Indonesia kah Bung Diego ??

  4. Bung sobihin teliti ya 🙂

    Memang sudah ada kok.. saya garansi ucapan saya..udh 2

  5. Itulah bahasa orang politik….ks yg jumlahnya 10 itu dihibahkan sejak om putin menaikkan plafon,,,,””rumah,,” jadi 1milyar dollarrr….wong ks nya aja udah kencing di sorong…lcs…darwin..sama pasifik….sejak 2 taon belakangan ini…..satuan radar malon aushit singasu…termasuk asu…24 jam nonstop…akhirnya singasu…kelabakan mesen radar untuk menjejak laucnh rudal tni…….ssssttt..HQ….dah di instal…tinggal kembarannya..blum selesai di install..300..350..400..500..atau iskandar class….tni lu lawan

  6. ANEHNYA PIHAK RUSIA (KASALnya) MALAH GAK TAU & BINGUNG LONTONGNYA MAU DI HIBAHKAN. (DISINFO??)

  7. btw ngapain itu bikin pakta pertahanan asean?
    walah ada malingsia segala lagi…

    ujung2nya dipake ajang pembonsaian indonesia..
    RI harusnya kalau mau pakta pertahanan sama negara yg besar sekalian, biar jadi payung.
    atau kalau memang mau sama negara sekitar, kudu RI yg jadi leader alias mereka nurut sama maunya kita.

    lah selama ini kan kebalik… udah gak punya beking negara gede yg kuat, eh sama yg kecil2 di sekitar kita yg dikadalin dibonsai mulu…

    • Yupz…. Entah syaraf jenis apa yang mengalir di Susunan Syaraf Pusat para decision makers negeri kita ini.
      Seperti lembu yang dicucuk idungnya, mauuuuuuuuuuuuuuuuuuu….. aja nurut ama yg kecil2 itu. Selaluuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu saja berfikiran yang baik tentang mereka.

      Sekali2 suudzon terhadap mereka engga salah. karena kalau mereka memiliki ide, pasti ada ujung2nya, yang nguntungin mereka lebih besar daripada keuntungan kita….
      AKhirnya ngadalin kita..

    • Saudara2ku sebangsa dan setanah air, saatnya telah dekat… tidak lama lagi seluruh Asia Tenggara akan dipersatukan di bawah kepemimpinan Jakarta

    • Pertimbangan negara2 jiran utk mengadakan pakta pertahanan bersama juga karena nama besar Indonesia dan memori masa lalu, perlu di ingat Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara di asia yg mampu menginvasi negara lain (ingat jaman Soekarno). Pada tahun 90an Amerika dan Australia pun sangat keberatan dgn peningkatan jumlah personel kopasus kita (mengingat skill individu prajurit yg diatas rata rata). Jadi walaupun dibilang macan ompong,kita msh bisa menerkam negara jiran, apalagi sekarang di masa tenang mereka melihat Indonesia sedang mengasah taring (dengan alasan MEF). Bukan hal yg aneh kalau sekarang negara jiran sadar dan merapatkan diri ke kita, sudah sewajarnya dalam sebuah “kawanan” anggota yg lebih inferior menurunkan ekor dan merapat ke pemimpin Alpha. Monggo kalau ada pencerahan.

    • setau ane hanya dua negara yg “rese” di asia tenggara, yg lain (mayoritas) sangat sangat bersahabat dgn kita

  8. ingat acara dialog SUGENG SURJADI di TVRI senin malam kemarin,KASAD bilang dalam waktu dekat 2 kapal selam jenis kilo segera datang dan itu kapal besar,katanya.

  9. Gak usah diambil pak, duetnya dibelikan Pak Fa saja, toh sama” silent killer cuma beda alam saja, klo KS mah sudah ada rencana mau buat sendiri dan terbukti Pt.PAL sanggup tinggal mendorong dan mensupport sekuat”nya untuk PT.PAL supaya lebih agresif menelurkan karyanya.

    Kalau utk pesawat kita masih sangat minim PT.DI juga masih ijo soal pesawat tempur stealth, klo beli Pak FA di kasih camo mirip Su 30 Mk2 dan dijadikan senjata rahasia sama seperti KS

  10. sepertinya berita si killo sedikit demi sedikit mulai terbuka dan menjadi konsumsi publik,khususnya anak2 warjag ni. Yah ditinggal nunggu kedatangan Stelengatus sama si su 35 heee

  11. Bung Jenggo apa ga terlalu overwhelm itu kl kita punya Typhoon? Memang sih kita sdh mampu dgn tekhnologi nuklir,tp apa iya?. Analisa saya sih si Kilo ma Amur tuh.

  12. sbenarnya indonesia udah pny ks brpa?
    sdangkan yg ktahuan cm 2 n y 3 jg bru molai di duat

  13. jangan lupa perisai s 300 wajib….kalau kita udah punya tenang kita..jgn lp jg brahmos nya…

  14. Kl komen utk kilo simple ….kita butuh Kilo/Amur/Lada dlm jumlah MASSIVE (ngarepdotom) utk antisipasi China Ekspansion,7Fleeth US Army…smoga semua terealisasi, amin.

  15. Ijin nanggepin poin per poin..

    1. Beli Su-35 sekalian Tipun? Duit dari mana bray. Jikalaupun bisa beli apa ente yakin bisa dapet ToT? Part kecil aja lah, nggak usah yg penting2 kayak mesin apa radar. Apalagi teknologinya mo di kombine? Nah loh, itu tipun mo dikembangin lagi aja dah megap2 pabriknya.

    2. Untuk Med Tank masih mungkin klo mau mengembangkan dari basis yg ada, apalagi klo kita mo beli blueprint-nya. Apache, fenec, mi-17 mau dikombine apaan? Ntar jadinya Heli Campursari bukannya Gandiwa. Sebaiknya ente nyari referensi jenis dari heli2 yg ente sebut diatas, sebelum keluar ide heli campursari. ToT rudal AShM c-705 masih diusahakan dan belom kelar juga ampe sekarang, sebaiknya ente sabar dapet ote-ote rudal SAM dari koko panda.

    3. Ngerakit KS aja belajar ama tukang jahit, jangan terlalu berharap kita dikasih teknologi-nya yg penting2. Apalagi mau kombine teknologi kilo-astuti? Astuti itu SSN pake tenaga nuklir bro, yg konvensional aja belum bisa nggak usah aneh2 deh bikin wacana kayak gitu. Masih jauh sate dari panggangan.

    Nggak usah terlalu euforia sama slogan TETOTET sir Beye deh bray, selagi masih suka ngeteng dan pelit sama duit, dapet dikasih ilmu dikit aja ente harus bersukur banget bray. Stop ber-muluk-muluk, tetaplah berpijak di sandal jepit ente bray..

    • makasih mas/bung wie atas poin nya..betul memang ga mungkin kita dapat semua, namanya juga prediksi sesuai alur cerita yg ada, karena data diatas dikumpulin dari berbagai berita baik, koran, televisi, internet,web site, termasuk di jkt greater juga, dimana semua nya sudah dilakukan penjajakan oleh pemerintah, masalah nya belum ketahuan mana yg pasti di beli..wacana awal buat su 35 bm, namun gosip muncul pasca kunjungan sby ke inggris,pejabat TNI AU dan AL ke Rusia, Cina,Korea selatan,hasil kunjungan om beye ke inggris ada gosip ” penawaran KS astute di tawarkan,serta Euro thypon juga,se andai nya pun jdi di beli maka “mungkin” pemerintah kedepan nya akan “mencoba” memadukan nya,atau memodifikasi teknologi nya buat pengembangan teknologi alusista dalam negeri, seperti kasus, rudal C dari cina yg di install di kapal perang produk nato.,atau pun KRI Klewang yg terbakar tadinya akan di pasang rudal buatan Cina, betul kan, dan juga sapa tahu kedepan nya nanti bisa dikuasai pembuatan nya,,sama juga dengan kasus rencana pembelian tank,rudal,pespur,helicopter,semua nya masih prediksi atas hasil penjajakan pemerintah, tujuan nya “mungkin” pemerintah ingin sekalian membeli, sukur sukur dikasih TOT, jika pun tidak dapat tot paling apes bisa di pelajari sedikit lah teknologi nya, karena saya yakin orang indonesia itu pinter pinter,kita harus optimis,namun semua kembali kepada pemerintah selaku pembuat keputusan.thanks

      • Ini Komentar paling Analis ^ saya di akir 2014 mau nambah komentar di atas analisisnya yang nyata sampai akir 2014 ini ^ trimaksih sekian ^ penerawangan anda benar bung

    • Bung wie…….., pendapat sy sederhana, baru pemerintahan sby ini, kita sgt eforia dgn byknya alutsista yg dtg dan modernisasi alutsista serta punya angan2 mjd salah satu macan asia (5 besar militer terkuar se asia) jg kyk jaman sukarno dulu.
      Tni mulai tdk dipandang sebelah mata lg sama tetangga sebelah.
      Harapan sy, semoga pengganti sby, jauh kebih bagus, baik kemajuan ekonomi, demokrasi, hukum, dan militer yg kuat untuk menjadi bangsa yg basar dan kuat dr segia apapun.

      • ToT ya harus, minimal di harwat alutsistanya. Cuman klo ToT yg jadi menghambat proses modernisasi dan pencapaian MEF buat apa coba. Apa2 kok mau di-ToT, satu-satu aja kenapa, sambil jalan penuhin dulu target MEF. Klo mau ngambil ToT bikin pespur ya udah itu dulu dipenuhin, yg lain di renstra selanjutnya, klo mau ToT lontong ya monggo, yg lain selanjutnya saja. Emang duit kita berapa sih, cukup nggak klo apa2 mau di-ToT. Yg ada malah target modernisasi dan MEF terhambat. Bikin skala prioritas ToT yg utama, yg lain menyusul. Satu yg paling ane kritik ya IFX, seolah2 itu pasti lancar jadi tahun 2025 operasional. Klo gagal apa udah ada plan-B? sedangkan tahun segitu kita dikelilingi pespur generasi 4++ dan 5, masih cukupkah F-16 hibah? Contoh Turki/Korea, selain mereka rencana bikin juga masih beli buat modernisasi. Itu artinya mereka lebih peduli pertahanan negara melebihi dari sekedar proyek masa depan yg sulit ditebak tingkat keberhasilannya. Turki beli F-35 padahal rencana bikin pespur gen-5 sendiri, Korea lagi bidding buat pengganti armada f-5 mereka. Lagian IFX itu terlalu ambisius, sedangkan pengalaman ngerakit pespur aja kita belum pernah. Mendingan lisensi dulu-lah daripada bikin proyek mercusuar kayak gitu, tinggal pilih rafale apa grippen, f/a-50 juga boleh. Kita negara gede tapi masalah pertahanan negara kok ya masih dibuat spekulasi. Klo MEF lebih penting ya harus dikesampingkan dulu yg lain.

    • ToT nggak sesederhana itu bro. Untuk teknologi yg mau obsolete aja pemilik teknologi masih melihat itu negara yg mo dikasih teknologi, layak nggak dikasih tentu dengan kriteria2 yg mereka tentukan. Lagian ToT bukan habis dikasih otomatis langsung bisa bikin. Dikasih ofset part tertentu yg mungkin kecil nilainya itupun masuk ToT, bahkan dikasih ilmu perawatan/pemeliharaan itupun termasuk ToT. Nggak harus semua teknologi dikasih bro, dan sangat tidak mungkin mereka ngasih semua setelah mereka bikin riset bertahun-tahun dengan dana yg besar. Teknilogi itu mahal harganya, klo niat beli pasti harganya mahal dan belum tentu juga dikasih. Banyak negara bahkan harus mencuri biar dapet, atau yg legal ya bikin riset sendiri. Misalkan beli juga mereka kasih syarat2 yg berat, bahkan termasuk syarat imbal balik kepentingan. Harga sebuah kepentingan itu kadang2 lebih mahal daripada ente ngeluarin jutaan/milyaran dollar buat beli tu teknologi. Pemilik teknologi adalah raja bro, klo mereka mau mereka bebas menentukan syarat dan ketentuan.

      Mempelajari teknologi ya riset sendiri, titik. Cuman klo masih pelit sama dana riset ya ente nggak bisa berharap banyak dengan apa yg akan dihasilkan dari dana yg seuprit itu. Pinter tapi miskin fasilitas hasilnya beda dengan agak pinter tapi fasilitas jos gandos. Nggak percaya? coba ente bandingkan apa yg dihasilkan pe-riset disini yg katanya pinter2 dibandingkan pe-riset USA yg mungkin bagi ente nggak begitu pinter.

      Optimis penting bro, tapi jangan tinggalkan realita. Disini itu negara masih kurang peduli dengan pengembangan teknologi. Politikus hanya koar2 saja tapi implementasi nol. Selagi masih pada suka beli atu2 ngeteng biar kickback banyak, suka markup, perencanaan nggak becus gampang diintervensi, pelit tanda tangan klo nggak dapet bagian, ente kudu sabar dan harus bisa menerima kenyataan bahwa perjalanan alih teknologi/bikin teknologi itu masih panjang. Salam…

  16. jg pesimis Mas, singaporn beli F35B stovl buat antisipasi klo afb or landasan pacunya hancur lebur dibolongi astros II ato caesar nexter TNI 😉

  17. Cocos Island, Christmas Island dan Diego Garcia nya jangan dilupakan bung…
    Ane juga titip masing2 1000 rudal ya, untuk dihunuskan kesana…..

  18. Hahaha… mo disimpan dan diterbangkan dimana tuh f35 ama singaparna.. Hahaha.. lucu juga lliyat singaparna ini.

    Mohon ijin spya f35 nya parkir di garasi ane aja, daripada ke Amrik sono… jauuuuuuuuhhhh.
    Xixiixixxiiiii……

    • blom lg klo ada hq 9 di batam, F35B akan lapor dulu ke Jakarta & Batam buat airbourne… 😉

    • buakn lucu mas,sebab singapore punya banyak uang..PESAWAT PERANG MEREKA ADA DI thailand dan kalau tak salah amerika dan italy…(dua negara yg terakhir , disalah satunya.yg lucu malah mas doredo..baru bangun tidur yaa…??!!!!

      • udalah mas bro… singaparno & malas-ya ga usah dihitung lagi… punya duit banyak kek, next time cukup dihandle 1 yon armed MLRS Astros II dari Batam atau pulau rupat Riau

        • saking jauhnya pesawatnya keburu jatuh sendiri kehabisan bahan bakar sama pilotnya ngantuk diperjalanan

          • Hahaha.. itu masih mulangin kapalnya om,
            belum mulangin pilotnya….
            pas tugas masih di dalam negeri yang sebesar t*i hidung itu,
            tapi setelah selesai tugas, pulangnya ke negara orang….

            Hadeh… repot bener jadi pilot singaporno…

  19. ah Mas ini, pake astros II
    ato caesar nexter aja sdh bisa bikin orchard road, payalebar afb ato yg laen2 jd lapangan bola yg luuuuaaasss…

  20. Bagaimana dgn kemanan jalur komunikasi? Kalau perang elektronik jalur ini bisa lumpuh

  21. terrex dipake nyeberang 20 mil ke batam?? buat nginvasi batam?? yang nyopir n naek anak2 abg yg sering pake doreng dianter emak.nya nge.Mall??

  22. paling manis… pasang 1 unit launcher astros II di pulau nipah, ga buat apa2.. buat latihan bidik2an aja… dgn jarak cm 4 mil dr suatu negara kota, bisa latihan bidik paya lebar afb ato sembawang afb, ato changi afb ato mall-mall di orchard… oya skalian johor bahru.. 😉

    • Bung indri…baru niat aja mau masang arhanud..di seputar singasu….itu si goh pm nya…udah ejakulasi dini dan siap2 perjanjian dgn negara lain untuk pindah wn..apabila benar2 terjadi rudal astros mampir di peraduannya…

  23. Bung diego bisa membedah Negara mana yg siap dgn transver tehnologi lengkap dgn negara berjembang kyk indonesia ini mulai dari :
    Pre Feasibility Study – Feasibility Study – Basic Design/Engineering – Detail Design/Engineering – Production Design/Engineering –  Construction – Testing and Commission dan berujung pada serah terima  kepada pengguna. 
    Mulai dari alutsista kecil sampe besar dan canggih.
    Mungkin diskusi masalah ini akan sgt bagus, klo dibuatkan artiket tersendiri oleh bung diego. Terima kasih.

    • Usul yg bagus, mungkin bisa di teruskan ke bang Diego..

      Setau ane sih belum ada bro. KFX/IFX itu minus Pre Feasibility study. Sedangkan DSME-209 malah langsung di Basic Design, itu juga insinyur dari kita ikut kerja apa nggak juga nggak tau wong katanya cuman Learning by seeing. Klo lengkap dari pre-feasibility mustinya itu proyek kerjasama, karena 2 tim merumuskan bareng2 apa yg mau dibikin dan persyaratannya. Mungkin bang Diego ada kabar2 lain yg ane belum tau, monggo di share…

  24. maaf nih agan-agan semua..mau tanya…kalau model cn 235 sm cn 295 itu model lisensi atau gmn?? kapan huruf c ny bisa hilang?? terus dengan pengalaman merakit/membuat cn 235 kpn pt.DI bisa buat pesawat ringan kayak model T50i ny korsel atau super tucanonya brasil??? tanpa ada bantuan/lisensi dr negara lain.mohon pencerahannya

  25. setuju sama bung gue. tolong buatkan artikel sendiri. saya yakin bung diego mampu. saya dulu sempat baca di beberapa sumber asing dan lokal kalau 10 kapal selam bekas ini ada kaitannya dengan planing pembuatan kapal selam dengan korea. jika TOT dengan negeri ginseng ini gagal maka negara memiliki rencana cadangan. jika INDONESIA mau mengakusisi KS tersebut maka Rusia kemungkinan besar akan memberikan TOT dengan negara kita. berita ini yang pernah saya baca di beberapa media dan yang mengeluarkan pernyataan ini adalah petinggi produsen kilo. jika ada kesalahan mohon diralat. ketika orang AL saya tanya tentang kapal selam KILO, beliau tidak menyangkal. terima kasih.

  26. Lontong Delta Class itu yg ky apa ya ? apakah yg punya sirip di punuknya ? kl itu mah lagi ngadem di a…….u.. tau dah tuch class apa dan punya siapa..hehehehe…

  27. S-300 gagal luncur

  28. Modus palingan bang..

    Dari sononya (ruskie) aja nggak ada berita apa2. Yg bilang hibah kan cuman dari pihak kita. Klo ane bilang sih ini modus buat nongolin barang yg udah dibeli/ada di kita..

    Percaya boleh, nggak juga nggak papa..

  29. DDS ( Dry Dock Shelter )?

  30. my bad ; dry deck shelter ?

  31. Iya Mas WH. Setiap pembelian kapal selam …terkesan selalu ada “missing link”, dari alur cerita pengadaannya.

  32. Bung Diego ini slalu kasi pernyataan yg menggelitik macam “setiap pembelian kapal selam”, setiap? Emg kita uda berapa kali beli KS bung? Perasaan baru X kali yaitu CBG ma ehm…..

    • Lha pembelian alutsista kan selalu dari dua sumber: Nato dan Rusia. Coba lihat..paspur..f16 vs SU, Mi35 vs Apache, leopard vs bmp3f, exocet vs yakhont, bell/eurocopter vs Mi17, sig sauer vs AK, kri eks jerman timur vs sigma, grom vs starstreak.

      U209…vs….xixi

 Leave a Reply