Feb 252014

Kunjungan Panglima TNI Jenderal Moeldoko di Beijing China (photo: Antara)

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, Selasa 25/02/2014, mengadakan kunjungan ke Pusat Komando Pertahanan Udara Beijing, dalam rangkaian kunjungan lima harinya di China hingga Jumat (28/2/2014). Panglima TNI disambut jajar kehormatan didampingi Komandan Pusat Komando Pertahanan Udara Beijing Brigjen Zhang Peng, untuk kemudian meninjau beberapa fasilitas di pusat komando pertahanan udara tersebut.

Dalam penjelasannya Brigjen Zhang Peng mengatakan Pusat Komando Pertahanan Udara Beijing berada di bawah Angkatan Udara Angkata Bersenjata China, dan membawahi lima wilayah yakni Beijing, Tianjin, Provinsi Hebei, Provinsi Shanxi dan Mongolia dalam dengan cakupan wilayah seluas 850 kilometer persegi.


Kunjungan Panglima TNI ke Pusat Komando Pertahanan Udara Beijing, (photo: Antara)

Pusat Komando Pertahanan Udara Beijing memantau seluruh situasi udara di Kota Beijing sebagai Ibu Kota Republik Rakyat China, yang merupakan pusat pemerintahan/politik, sosial budaya dan pendidikan.

Keberadaan Pusat Komando Pertahanan Udara Beijing sangat penting guna mempertahanan kedaulatan dan kehormatan China. Selain di Beijing, China memiliki enam komando pertahanan udara di beberapa kota sesuai jumlah komando daerah militer di China.

Pusat Komando Pertahahan Udara Beijing antara lain bertugas memantau lalu lintas penerbangan, khususnya penerbangan militer termasuk untuk mendeteksi adanya obyek penerbanag atau pesawat asing yang akan melintasi wilayah Beijing dan sekitar.


Kunjungan Panglima TNI Jenderal Moeldoko di Beijing China

“Dalam jarak tidak terlalu jauh dari perbatasan, kita harus sudah dapat mengidentifikasi pesawat asing,” katanya, kepada Panglima TNI Jenderal Moeldoko, sambil menunjukkan wilayah perbatasan udara China di layar pemantau di ruang pusat komando pengendalian.

Untuk memantau keamanan wilayah udara Beijing dan sekitarnya, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak penerbangan sipil. “Semua jenis pesawat yang melintas dapat kita ketahui, termasuk komersial. Namun, kita hanya fokus pada pesawat militer,” ucapnya.

Selain memantau lalu lintas udara, Pusat Komando Pertahanan Udara juga wajib memantau situasi cuaca, kemungkinan adanya ancaman dari udara, pengerahan dan penempatan pasukan, ekseskusi terhadap ancaman setelah mendapat otorisasi dari Markas Besar Angkatan Udara dan Markas Besar Angkatan Bersenjata China.


Rangkaian Kunjungan Panglima TNI Jenderal Moeldoko ke China

Dalam kunjungan selama lima harinya tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko akan melakukan kunjungan kehormatan kepada mitranya Panglima Angkatan Bersenjata China (PLA) Jenderal Fang Fenghui, Menteri Pertahanan China Jenderal Chang Wangquan dan Wakil Ketua Komisi Pusat Militer China Jenderal Fang Changlong.

Dalam kunjungan kerjanya, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko didampingi oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Ridwan, Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Mayjen TNI M. Erwin S dan Kepala Pusat Kerjasama Internasional (Kapuskersin)Laksma TNI Suselo. (antarasumbar.com)


  70 Responses to “Panglima TNI Kunjungi Komando Pertahanan Udara China”


    kek-nya makin dekat aja nih,…
    ada apa yah..???hihihihihi


      mudah2 han indonesia jadi kerjasama dengan china untuk alutsista yang seperti ini


      JF-17 is the only modern day lightweight fighter providing world class performance at low operating expenditures.

      This advanced fighter will be poised as a lower budget alternative for countries gearing up for the 21st century Net Centric Warfare Environment, especially for those who cannot afford the massive price tags of other similarly performing fighters. The fourth prototype saw major design upgrades, indicating that the capabilities required by the PAF for a baseline fighter had increased significantly. This prototype emerged as a potent BVR platform capable of undertaking precision strike, escort, interdiction, air patrol, reconnaissance and ant-ship roles. It can operate in dense, hostile electronic warfare environment thus ensuring the provision of deterrence against existing and future threats.

      The JF-17 evolved into a fighter with advanced aerodynamic features such as diverter-less supersonic inlets (DSI). DSI improved the performance, reduced weight and cut down the frontal radar cross section (RCS) of the fighter. Large Leading edge extension provided higher angle of attack and more lift to the mid mounted wings. It has impressive instantaneous and sustained turn rates. The flight control surfaces are operated by a computerised flight control system (FCS).The fighter has digital quad-redundant Fly-by-wire (FBW) system in the pitch axis and dual-redundant FBW system in the roll and yaw axis

      It’s enhanced man-machine interface, advanced cockpit layout and good all round field of view reduce the work load of the pilot thus providing greater operational effectiveness. The pilot can access vital cockpit functions and fly the fighter without having to remove his hands from throttle and flight control.

      The cockpit has a smart Heads Up Display with a large field of vision and three large interchangeable smart Multifunctional displays. JF-17?s electronics use dual redundant MIL-STD-1553B, MIL-STD-1760 architecture. The dual redundant mission computers are integrated with the MFDs and control one databus each. The pilot also fields a helmet mounted system of speculated Chinese origin.

      The KLJ-7 radar is a long range, multimode pulse doppler radar with look down shoot down capability. It can see forty targets, track ten of them and engage two simultaneously. An expanded electronic warfare equipment is accomodated in the tail fin. The JF-17 has a defensive aids system which incoporates various subsystems including a radar warning reciever, ECM aswell as a missile approach warning system.

      The klimov RD93 with a maximum output of 96kN gives JF-17 a thrust to weight ratio of 1.It is equipped with Digital Electronic Engine Control (DEEC) system. . The engine provides the fighter with high acceleration and an instantaneous response while consuming less fuel. The engine can be replaced at the airbases within few hours with little logistical inconvenience.

      High number of sorties can be generated due to the single point pressure refuelling system, which reduces turn around time. This aspect is particularly important as it allows an airforce with less aircrafts to continuously keep considerably more fighters in the air, when needed. Another key feature is the markedly low operating cost of JF-17 thus ensuring more flying hours on the machine for pilots to hone their skills.

      JF-17 has the capability to operate from motorways, simple road bases and short improvised airfields thus giving another dimension for the PAF to exploit. The fighter can securely datalink to other fighters, ground centre and AWACS thus giving enhanced situational awareness which is of integral importance in modern day warfare.

      JF-17 is in the process of integrating a long list of weapons systems and pods. PAF has shown great confidence in SD-10A and is using it in the frontline , side by side the state-of-the-art US AIM-120C5. Special importance is being given to the standoff precision strike capability.The fighter can effectively carry out it’s mission with an endurance of 3.5 hours, more than 4000kg of weapons load and an extended range of 3000km.

      The production and incorporation of upgrades are occurring simultaneously, thanks to the modular design of the fighter. Another aspect often overlooked is the ability to upgrade the initial batches with new technology in the upcoming years to ensure their continued relevance in future conflicts. Full Operational Clearance may be achieved by the end of 2012.

      Later blocks are aligned to be enhanced versions of the ‘already in service’ JF-17 block-1. Speculations exist about AESA radars; Forward looking infra red cameras along with Infra red search & track for detecting the target without revealing itself. Other features like In-flight refueling is on the cards for longer range, a modified frontal fuselage to further reduce RCS, more powerful mission computers, greater sensor fusion, improved RWR/ECM, satellite link, multiple launch rails, upgraded engine and a greater use of composites. These future blocks might share some core technology with the J-10b. A two seat trainer is also envisioned.

      JF-17 , once considered as a third generation fighter for merely filling in the numbers , now boasts of state of the art capabilities causing serious concern for adversaries and competing vendors alike. The fighter’s substantial growth capability as well as the will and funding for its continued growth and enhancements are critical factors for choosing this weapons system from a historically reliable vendor, China.

      JF-17 thus gives the pilot a non-shattering confidence in the face of its more expensive contemporaries and a unique pride to be one of the select few of the ”THUNDER RIDERS”.

      Its flight control includes a Type 634 quadruplex digital FBW in pitch axis and a duplex analog FBW in roll axis” Two enlarged F/A-18 style LERX are thought to offer higher AOA as wel”


    jangan lupa pulangnya bawa oleh2 pak… 🙂


    Mesra amat, awas kecantol!!


    Kita tunggu oleh2 Pak Jenderal dari China…


    bawa oleh oleh pak pulangnya…………..panah nya di perbanyak.


    nah lo…. ada apa ini… kahkahkahkah… LPD pulang2 muatannya Full 😀


    Keren euy jacket pak Mul 🙂

    Btw, ini petunjuk, berkunjung ke komando pertahanan udara. 🙄


    dulu yang posting ini @oke lah 🙂


    Lapor Jendral, Hati Hati Laut Natuna kita masuk perangkap china, laporan selesai.


    kayanya HQ-6 jadi di bungkus ,lumayan buat nungu S300 klo jadi …skema s300 di padu HQ6= Roket RHAN 550 improved…sukur sukur Dongfeng anti kapal induk juga di bungkus ya pak moel


    HQ-16 smkin mendekat……?


    Mbah bowo.. Pasti panik ni…!! Gkgkgk


    Tetap harus non block tapi mainkan playboynya agak genit sambil cubit* agar keliatan mesra dan Hati* tetangga sebelah entar bisa lapor sama ketua RT…


      Namanya playboy sudah pasti genit, kalo gak genit gak akan dicap playboy. Yg diperlukan itu bermesraan, berangkulan sambil sedikit cubit mesra didepan tetangga selatan. Yakin gak perlu pengerahan armada laut kidul, tuh tetangga selatan jadi keringat dingin dng sendirinya.


    silakan diadopsi pak doktrin a2/ad system pak biar jiran tidak berulah lagi.


      A2AD butuh alutsista yang “wah”, China punya HQ16 dan DF21. Mudah2an top brass TNI juga sudah memikirkan atau bahkan malah under way dalam membangun kemampuan a2ad Indonesia. Kunjungan Panglima ke PLA ini adalah indikasi yang menimbulkan harapan 🙂


        kita kan sedang mematangkan doktrinnya dulu bung now, begitu lapan sukses ditambah teknologi guidance c705 sebagai benchmarking riset guidance semuanya akan mudah diwujudkan. pastinya dengan biaya rendah dibanding import melulu. yang penting konsisten. jika lihat dari usulan budgeting dod us terkait penangkalan a2ad di tahun 2014 kelihatannya mereka cukup keder. jika buapake keder anaknya pasti girap2/histeris. doktrin a2ad kelihatannya cocok untuk kita karena bersifat defensif aktif sesuai pendapat bung satrio.


        Mudah2an begitu gambaran masa depannya bung @alugoro. Tapi sembari nunggu kondisi ideal tersebut bagusnya saat inipun kita sudah menjajaki penerapan kemampuan A2AD. Tidak perlu nunggu rudal dalam negeri yang belum ketauan kapan akan bisa operasionalnya. Terutama mengingat kondisi kawasan yang terus memanas dengan banyak pemain

        Imho- rudal anti kapal permukaan land based dengan jangkauan 400km sudah akan bisa menjaga sampai ZEE terluar, atau minimal 300km seperti jangkauan keluarga Yakhont. Agak riskan jika terlalu mengandalkan produk US atau China mengingat 2 kubu itu bisa saja menjadi ancaman bagi kedaulatan kita di masa depan. Saya pikir Russia atau India sumber yang ideal mengingat karakter arsenal yang berjangkauan jauh dan bisa membawa hulu ledak berkekuatan tinggi. Soalnya jika ada musuh yang masuk wilayah kita dalam perang terbuka, kemungkinan bukan jenis freegate 1500 ton :mrgreen:

        Atau bisa seperti saat ini, campur sari, menggunakan alutsista timur untuk menghadapi barat dan alutsista barat untuk menghadapi timur. Keliatannya dari trend saat ini akan terus begitu. Setidaknya sampai kita mampu menguasai teknologi rocket jarak jauh secara mandiri dan kemudian rudal


    JADWAL Kunjungan pak Moeldoko
    -Mengunjungi China Power Investment Corporation (CPL), Financial Street, Xicheng District Beijing, Ba Yi August 1st Building (Markas Besar PLA), Capital Air Defence Command Center, Ministry of National Defence, People’s Republic of China dan Markas Central Military Commission.

    “Hari pertama di China,melakukan kunjungan ke China Power Investmen Corporation (CPL) yang berada di Building 3 No. 28 ,dan Financial Street dan Xicheng District Beijing.”

    -Kunjungann ke Ba Yi August 1st Building adalah ke Markas Besar PLA,
    -Dilanjutkan bertolak ke Capital Air Defence Command Center.

    Yang menarik itu Panglima mengunjungi China Power IInvesttmen Corporation(CPL) ini PLTN nya china Panglima ingin mempelajari suplay listrik yang aman untuk pertahanan,bagaimana mengelola listrik untuk program radar yang memerlukan listrik besar.,

    Berlanjut ke Finacial strett mau ngurus KREDIT nya untuk membiayai alutsista yang akan diambil dari china
    Yang lainnya ditebak sendiri ya hehehehe

    BRAVO pak mul ditunggu oleh olehnya yang cetar membahana


      Betul bung sat,,
      Ini yg menarik untuk kita2 ini untuk menganalisa ada apa di balik kunjungan ini,apalagi yg menerima jg bukan pejabat kelas teri,ada menhan nya juga,apakah akan ada deal untuk persenjataan yg pasti bukan kelas teri tersebut?? Saya berharap sih bukan cm yg sekelas HQ,tp udh DF 21,secara sudah jelas usa akan menggeser sebagian besar armada carrier nya ke pasific.pak moel psti tau,panah apa yg bisa membuat carrier usa mengakhiri karir kesombongannya.kita ga berharap akan terjadi gesekan dgn armada usa,tapi siapa yg berani menjamin hal itu tidak akan trjadi???
      DF 21 carrier killer.
      Monggo bung now di ulas,ilmu ane belom smpe ke taraf bisa menganalisa kunjungan panglima kita,di tunggu jg ulasan sesepuh yg lain,bung yayan,bung sat,dan bung2 yg lain.ane siap nyimak


      Ada yg lucu juga bung Sat, pak Moel bawa ass. Ops dan Kabaisnya… Hehehehe


        Bener bung Jalo ….saya jg perhatikan rombongan Pak Moeldoko ini menarik….

        Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Mayjen TNI M. Erwin S
        Kepala Pusat Kerjasama Internasional (Kapuskersin)Laksma TNI Suselo.

        Strategis bener kyaknya rombongan kali ini ….sesuai dgn konteks regional yg sedang panas hehee


      Thanks infonya bung satrio ….memang sipppppp …trutama yg ini :
      Yang menarik itu Panglima mengunjungi China Power IInvesttmen Corporation(CPL) ini PLTN nya china Panglima ingin mempelajari suplay listrik yang aman untuk pertahanan,bagaimana mengelola listrik untuk program radar yang memerlukan listrik besar

      Ada hub.nya tdk dgn berita ini:
      Indonesia to build 30 MW nuclear plant this year: minister

      Mohon pencerahan bung satrio ….

      Jgn lupa update terus info2 terkininya bung satrio ….


      oleh olehnya 4 type 052D, satu cadangan yang 3 untuk masing masing Kogabwilhan


      Bung S&Y
      Panglima membawa asisten operasi tentunya ada suatu sistim operasi yang bisa dipelajari dari china
      bisa ,,kunjungan ke air defence comand center bisa dibuat acuan untuk bpk asisten operasi
      Sedangkan kaitan berkunjung ke China power mungkin aja mabes mau buat pembangkit mandiri untuk pertahanan.

      Asal teliti aja biasanya made in china brosur ama kenyataannya berbeda


        Ok …thanks pencerahannya bung trutama masalah kaitan delegasi rombongan pak Moeldoko.

        Benar, memang panglima tertarik pengembangan PLTN utk support pertahanan.
        Sy yakin visi kesana sudah ada, mknya sy berusaha kaitkan dgn rencana berita pembangunan PLTN diIndonesia.

        Saya seret dikit dr berita warjag disebelah :
        “Atas dasar itu, Rusia tidak keberatan bila diminta menanamkan modal di sektor yang butuh alih teknologi. Rogozin mengingatkan, Rusia bersedia mengalihkan sebagian industri strategis mereka di Indonesia, seperti alat navigasi hingga tak terkecuali pengembangan instalasi nuklir untuk energi.
        “Federasi Rusia memiliki teknologi aman di bidang energi nuklir. Artinya pihak kami bersedia menawarkan sejauh pihak Indonesia menerima usulan-usulan kami,” kata Rogozin.”

        Brarti mungkin ke China hanya melihat bgmn potensi PLTN terhadap pasokan energi utk pertahanan scara garis besar….tp mungkin assistensi dan proposal pembangunannya kerjasama dgn Rusia sbgmn berita diatas.

        Sy termasuk pendukung tenaga nuklir utk energi dari dulu soalnya, kl dlu cuman msh rumor2 aja …mkanya sdikit antusias dgn berita ini hehee


    wait n see..


    Kok kepikirannya tempat yg dikunjungi mewakilkan apa yg mau dibeli atau diaplikasikan di indonesia yahh… mungkin ya cuma mungkin… beli sesuatu buat kohanudnas…




    Hrs ada yg dibawa plg jgn cuma kunker ngabis ngabisin anggaran kemhan aja.agak dikit aneh nih kepala suku.bukankah untuk sistem pertahanan udara kita sdh deal dgn rusia.ngapain lagi ngintip punya koh panda?kan rapihan punya rusia?apa mau di combine jarak dekat inggris (starsteak),jarak sedang rusia (bak buk) dan jarak jauh cina (hongki series).gimana ngintegrasiinnya dalam satu CMS ya?pasti manual.cepe deh….


    pak mul.hrsnya tanya skalian ma pla, ada natuna kah dipeta engkau

    cuma mempertgas
    maaf cucu lancang


    Jepang sedang berusaha merubah konstitusi untuk merubah pasukan bela diri menjadi Militer aktif dengan kekuatan dan kemampuan menyerang. Australia dan Singapura jor-joran melakukan peningkatan kekuatan militer mereka, Australia malah punya wacana merapat pada India. Demikian juga dengan Vietnam dan Pilipina yang sedang berseteru dengan China di LCS. Sementara Indonesia, selain juga melakukan modernisasi militer juga mempererat hubungan diplomasi dan militer dengan China

    Semuanya adalah akibat kebangkitan China dan kemunduran kemampuan Amerika Serikat. Ketika US berencana mengurangi anggaran pertahanan sampai 2020, anggaran pertahanan China justru naik terus dengan persentase kenaikan dua digit tiap tahunnya. Tanpa kehadiran US di Asia Pasifik, China akan sendirian tanpa lawan. Korban pertama dari kemunduran militer US mungkin adalah Taiwan, dan yang lain2 menyusul. Walaupun kecil kemungkinan US akan mundur dalam waktu dekat tapi kekhawatiran itu ada dan berkembang. US sendiri menghimbau sekutu2nya di Asia dan negara2 NATO untuk lebih aktif (baca: meningkatkan anggaran pertahanan)

    Kunjungan Panglima (atau pembelian alutsista China) bisa diartikan jangka pendek (modernisasi TNI) atau jangka panjang (menjaga hubungan baik). Baru2 ini ada laporan bahwa keseimbangan kemampuan militer CHina dan US akan terjadi lebih cepat. Dan bahwa China yang terlalu kuat untuk bida diancam oleh kekuatan malah bisa tercapai dalam beberapa tahun ke depan.

    Penurunan anggaran pertahanan US adalah pemicu perlombaan senjata di Asia Pasific. dan berita terbaru dari Pentagon belum lama ini mungkin akan membuat negara2 yang bersebrangan dengan China akan semakin “Panic”

    US Army To Be Reduced To Pre-World War II Levels
    Chuck Hagel’s new proposed budget would cut the U.S. Army to pre-World War II levels.

    The biggest news from the Pentagon this week is Secretary of Defense Chuck Hagel’s new budget plan, which is designed to refit U.S. armed forces in a manner suitable for emerging threats. Informing Hagel’s thinking on the budget is the looming drawdown from the United States’ longest ground war ever – Afghanistan. Consequently, the proposed budget would see the U.S. Army reduced in size to pre-World War II levels. The specific numbers on the horizon for the army would be around 440,000-450,000, down from a post-9/11 peak of 570,000. The size reduction departs from U.S. Cold War-era strategy, when the Pentagon vehemently pursued a budget that would allow it to fight two wars simultaneously. The cuts don’t stop at the army. The U.S. Air Force will lose its entire fleet of A-10 “Warthog” attack aircraft. The A-10’s greatest benefit was its ability to assist ground forces in combat. For the moment, the Navy looks like it’ll retain all 11 U.S. aircraft carriers, although Hagel has indicated that the USS George Washington could be on the chopping block should sequestration funding levels persist. Overall, the budget indicates that the Pentagon does not expect to engage in a land war anytime soon.

    Kunjungan Paglima TNI ke China, IMHO, strategis untuk jangka pendek maupun jangka panjang


      ibarat petinju, tentara AS sedang dalam kondisi punch-drunk akibat pertarungan di Iraq + Afghanistan, udah istirahat dulu memulihkan diri, untuk sementara gak usah petentengan di panggung dunia…


      * it’s all ‘bout a money, blood money *

      gue malah membaca pergerakan AS ini sebagai American trap…
      mundur teratur yg di-mediakan.. lalu diharapkan terjadi friksi dikawasan,dan gotcha..seperti punya alasan lagi untuk turun gelanggang,hanya gelanggang yg mana dulu, toh posisi sudah di darwin, di christmas … terlalu jauh untuk ke China. yg deket2 dari situ juga ada SDA yg melimpah qo…
      apa bung nowyou punya informasi kecenderungan India..?
      negara ini bisa jadi kuda hitam alias game changer.


      US mengalami defisit anggaran, pelemahan ekonomi dan bahkan nyaris default terhadap hutang. Jadi saya pikir US memang kelelahan bertugas sebagai polisi dunia. Sudah lama juga US mendesak negara2 NATO meningkatkan anggaran pertahanan negara masing2, namun pada kenyataannya akibat pelemahan ekonomi tetap saja nyaris seluruh anggota NATO menurunkan anggaran pertahanan mereka. US bahkan menolak menjual F35 pada Taiwan karena tekanan China, bahkan terakhir ini upgrade F16 Taiwan-pun terancam batal

      Tapi ada benarnya juga seperti kata bung @donnie, bisa saja memang ada harapan dari US jika mereka mereka mengurangi beban mereka sebagai penjaga keamanan dunia (karena tekanan ekonomi), maka negara2 sekutu atau negara2 terkait akan dengan sendirinya menaikan anggaran pertahanan mereka, dan -walau sendiri2- secara akumulatif tetap akan menjadi kekuatan ‘penahan’ bagi kebangkitan China.

      India. India satu2nya negara selain US yang punya kesempatan dan potensi menghadapi China. Indonesia masih adem ayem terhadap India, dan peningkatan hubungan dengan India walau terus meningkat tapi tidak noticeable. Australia yang terdengar banyak suara untuk merapat ke India, alasannya ya itu tadi, khawatir atas melemahnya kehadiran militer US di Asia Pasifik.

      Walau demikian US sudah menegaskan, jika China berani menerapkan ADIZ di LCS maka US akan merubah postur militer mereka di Asia Pasifik. in other words, US akan menghadapi China secara frontal, head to head.


    semakin meningkatnya hub.ngan militer indonesia-china mungkin juga ini didasari oleh migrasinya pacom ke asia pacifik. agar tidak terjadi smena2 dan mengobok2 semaunya wilayah asia pacifik. maka dari itu ditunjukkan klw wilayah asia pacifik sudah memiliki penjaga dan jangan macam2. siapakah yg mulai muncul peran internasional yg mulai sangat diperhatikan yaitu LCS dan Indonesia yg dipandang sebagai sesepuh asia tenggara. hehe.. yaah hanya analisa saja..:D


    Mudah”an lpd’a bawa berbagai macam pinisil


    tapi tetap ingat bebas aktif ya pak :), tentunya kita harus mengambil keuntungan dari setiap negara-negara yang bersahabat dengan kita. china,russia,turki,amerika tanpa mengabaikan kenetralan


    Sekuat2nya manusia pasti perlu teman dan kelompok bila tidak akan mati karena kehampaan
    Sekuat2nya negara juga perlu teman dan kelompok bila tidak akan tepojok dikucilkan….. contoh sederhana bagaimana oz secara politik dan militer jauh dari indo dan naluri pemimpinnya pasti mencari kawan untuk mendapatkan kehangatan

    Itu saja tanggapan saya yg awam.


    Menurut saya sih bolehlah kita punya angan2 setinggi langit asal kaki kita menapak tanah sehingga tak mudah diombang ambingkan kelompok tertentu.
    Mandiri diatas kaki sendiri.


    Waduh mbah bowo tebar racun lagi ne
    Kalau ada bung okelah mbah bowo jadi lawan debat yang seru bagi bung okelah

    Bung Okelah ineed your help.tolong mbah bowo ditangani


      gunakan sisa umur anda sebaik mungkin untuk bangsa dan negara ini.
      sy melihat anda cocok FOR PRESIDEN 2019
      gunakan mobil partai dan galang refrensi mulai hari ini juga..!
      itu bila anda ingin impian rakyat indonesia..thx


        Waduh saya kemoncolen nyapres ,jadi pengamat militer saja masih culun.

        Mulai sekarang anda tangani itu mbah bowo yang suka nebar racun
        China juga sahabat baik Indonesia persahabatannya terus berkembang akrab
        dengan nilai perdagangan yang besar,dan hubungan militer yang saling dukung
        Panglima pak Moel berkunjung disana di tunjukan sisitim pertahanan mereka yang lumayan canggih dan sebenarnya tabu untuk ditunjukan ke dunia luar tetapi mereka percaya malah menunjukan ke pak moel

        Kalau racun nya mbah bowo dibiarkan pertama isuenya mengenai LCS lama lama akan mendorong anti ras tertentu didalam negeri Indonesia.
        generasi muda seperti anda,bung ilham dll harus bisa mengconter segala bentuk hasutan macam mbah bowo

        Saya suka Indonesia bersahabat dengan siapa saja,


        angel eyes mabok ya? bung satrio adalah penulis favorit di warjag, kalau gak suka dengan dia tidak usah muncul


        Angel eyes @ anda itu tidak menghargai penulis, anda seperti itu tidak punya tata krama, kalau tidak suka dengan tulisan Bung Satrio ngapain anda disini.

        Mbah heran manusia yang satu ini yang sok pandai, Kalau anda pandai pasti jadi pasti anda menjadi pendengar yang baik, buat apa anda komentar yang ngak ada nilai manfaatnya ?

        IP anda tetap sama meski anda berganti2 nama, Mbah ini pandai dan mengerti teknologi.


    Saya nggak tahu yang akan dibeli TNI apa saja. Tapi kunjungan Pangab TNI jenderal bintang empat ke China dan KSAL ke Russia menjadi menarik.

    Untuk merebut Papua, jenderal bintang empat AH Nasution belanja alutsista Uni Soviet utk melawan Belanda. Hasilnya Indonesia disegani di belahan selatan. Bahkan senator AS memberitahu perwakilan Belanda di PBB, Belanda tidak bakal menang melawan Indonesia. Alutsista Timur menang vs Barat.

    Beberapa tahun lalu jenderal bintang empat KSAD Edie Purnomo ke AS, dan jenderal bintang 2 Sjafrie Sjamsuddin ke Eropa. Mereka belanja AH-64 Apache dan MBT Leopard 2 + IFV Marder. Alutsista ini didatangkan dgn isu pelanggaran perbatasan oleh Malaysia di Kalimantan. Secara teknis benda2 ini unggul telak melawan MBT abal-abal Pendekar jiran yg dikhawatirkan akan dipakai untuk menyeberang perbatasan Indonesia. Alutsista Barat TNI unggul vs Timur (mbt dari polandia)

    Nah kini Pangab nya langsung ke China dan KSAL ke Russia. Kira2 benda apa ya yg akan dibeli dan unggul telak melawan alutsista barat di australia dan singapura? Dua negara yg mulai usil (PNG nggak usah dihitung). Alutsista Timur TNi harus unggul vs barat.


    Sedikit cerita ya
    Saat pertama kali berkunjung ke china sepuluh tahun yang lalu melihat kemajuan Industrinya sangat pesat
    mengunjungi salah satu pabrik di daerah Guangzho untuk mengejar omzet produksi yang sangat besar karyawannya dibuatkan mess /flat dibelakang pabrik yang siap kerja lembur sewaktu waktu
    Saat itu upah minimum mereka sama dengan Indonesia sekitar 800 ribu,kebanyakan buruh dari desa desa dan etos kerja mereka mencari uang sangat tinggi .

    Setiap provinsi dan kotamadya mereka mempunyai pegawai pemerintah yang bertugas memandu setiap rombongan wisatawan pengusaha untuk mengenal produk produk unggulan industri didaerahnya,
    Bahkan semua guide lokal yang memandu wisatawan biasa itu adalah pegawai pemkot disana,para mengarahkan rombongan wisatawan berkunjung ke tempat wisata dan makanan unggulan daerahnya.
    Uniknya setiap restoran yang mau kita kunjungi tempatnya harus melewati tempat bazar jualan produk produk mereka,sehingga sebelum dan sesudah makanan wisatawan tergoda membeli barang barang produk lokal sana,dan mereka sangat antusias bila kita membayar dengan dolar,sedangkan bila membayar dgn dolar hongkong mereka tidak antusias.
    Pemandangan unik disana aktivitas judi kartu tetap dilakukan,toko toko yg sepi pembeli karyawannya keluar didepan toko untuk bermain kartu,demikian juga para sopir bus wisatawan yg menunggu rombongan berkunjung ,mereka berkumpul dan bermain kartu,

    Dibeijing dan china bagian utara hawa lebih dingin tetapi makanan relatif lebih murah,
    Ada kebijakan diseluruh china untuk wisatawan dari luar negeri rombongan 5 orang diwajibkan memakai guide lokal dari pemerintah.dan kebijakan wisatawan minimal harus tinggal dihotel berbintang 3 keatas,
    Untuk wisatawan yang mata keranjang tidak disarankan bermain main di beijing dan china bagian utara,,.karena banyak mafia nya..menurut guide lokal kalau mau senang senang nanti aja di china bagian selatan disana lebih komplit dan bebas. dan ternyata benar 😀 itu kata temanku lho ya.

    Mereka sangat welcome dengan orang Indonesia yang doyan belanja dan jangan heran bila disuatu mall atau di beijing atau kota lainnya .banyak pedagang yang menawarkan barang dagangannya dengan bahasa indonesia.disarankan kita untuk menawar sepertiga dari harga yg dijual
    kalau kita nawarnya agak kelewatan mereka bilang indonesia pelit 😀

    Kunjungan kunjungan selanjutnya agak ketat karena ada aturan yang gak bisa bebas dan gak asik untuk diceritakan


    Mbah..mbah tu kan sadar klo udah Tua..udh sepuh.. nah sebagai org yg udah sepuh..banyak2in tu Ibadah buat di akhirat..bukan nya banyakin dosa dengan provokasi & menggiring opini utk memihak..Mbah udh ada dlm List nya Malaikat Maut tuh Mbah..mending cepetan insyaf sblm terlambat..

    Mbah pengen makan Roti jg spt di Amerika.. sini tak kasi Roti..yg pke B ya ( Broti ).. mau Mbah..??

    Indonesia itu adalah Kawan, Rekan, Teman & Sahabat bagi siapa saja.. bukan sekutu atau blok dari Siapapun.. Cam kan itu Mbah..


    restorant china ada di seluruh dunia.
    bangsa china makan segalanya,baik yang di darat ,laut dan udara
    hanya kereta api,kapal laut dan pesawat terbang yang mereka tak bisa makan.
    bila ke china jangan mampir kerestorant yang menyajikan menu seperti ini..!



    sebenarnya males komen tapi ada yg menarik
    “omongan mbah ini mbah sampaikan juga ke banyak masyarakat indonesia dalam berbagai forum seminar maupun online”
    ngomong2 mbah seminar di mana dan jadwalnya kapan boleh ndax saya ngikut.. kalau seminarnya masih di dunia bukan di akhirat..

    usuzon hadiatal illa ruhi mbah bowo.. al fatihah


    mau main cantik bagaimanapun juga selama TAP MPR tentang Paham Komunis belom dicabut… indonesia tetap akan dipandang sebelah mata oleh blok timur 😉 Indonesia tetap akan dituding sekutu barat dan tidak ada jaminan bebas embargo persenjtaan dari blok timur