Apr 052018
 

Kehadiran Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto disambut oleh Komandan Konga Kolonel Inf Murbianto dan Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto S.I.P. di Panorama point Area of Responsibility (AoR) Indobatt.

Lebanon Selatan, Jakartagreater.com – Satuan tugas pasukan Kontingen Garuda sebagai duta perdamaian dunia di bawah naungan PBB, adalah tugas yang membanggakan dan jaga selalu kepercayaan Bangsa Indonesia di dunia Internasional sehingga dimanapun bertugas prajurit TNI akan selalu diterima masyarakat dan dunia.

Hal ini dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., pada saat memberikan pengarahan dihadapan ratusan prajurit Satuan Tugas (Satgas) Indonesian Battalion (Indobatt) XXIII-L Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) dalam kunjungan kerjanya, pada Rabu 4 April 2018 di Markas Indobatt Achits Alqusayr, Lebanon Selatan.

Kehadiran Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan rombongan disambut oleh Komandan Konga Kolonel Inf Murbianto dan Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto S.I.P. di Panorama point Area of Responsibility (AoR) Indobatt.

Pada kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa para prajurit yang tergabung dalam Satgas Indobatt XXIII-L/UNIFIL harus mampu berkontribusi dalam setiap penugasan. Hal ini akan menambah kepercayaan PBB dan akan memperkuat dukungan dunia internasional atas pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019 sampai dengan 2022.

Panglima TNI menyampaikan, bahwa penugasan Konga dan misi UNIFIL Lebanon merupakan kebanggaan bagi TNI.,“Saya mengharapkan seluruh anggota selalu menjaga nama baik kredibilitas dan dedikasi selama penugasan.”

Menurut Panglima TNI, personel yang tergabung dalam Satgas Indobatt patut berbangga dan merupakan kehormatan bagi prajurit TNI yang ditugaskan karena tidak seluruh prajurit TNI bisa ditugaskan untuk misi perdamaian PBB.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengatakan bahwa rasa kekeluargaan yang di wujudkan dalam menjalin silaturahmi dengan masyarakat dimedan operasi ini merupakan nilai tambah. “Budaya tegur sapa, senyum serta penampilan seni budaya sebagai salah satu metode untuk merebut hati rakyat Lebanon harus dipertahankan,” katanya.

Ditambahkan oleh Panglima TNI bahwa penugasan Konga dan misi UNIFIL Lebanon merupakan Satgas yang terbesar baik dalam jumlah maupun komposisinya. Penugasan ini merupakan kebanggaan bagi TNI. Disisi lain akan banyak sorotan publik yang diterima. “Saya mengharapkan seluruh anggota selalu menjaga nama baik kredibilitas dan dedikasi selama penugasan,” ujarnya.

Lebih lanjut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa kesejahteraan prajurit akan terus di proses dan ditingkatkan. Ini sebagai wujud perhatian dari pemerintah kepada TNI atas keberhasilan penugasan prajurit TNI baik didalam negeri ataupun diluar negeri.

Hadir pada acara Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memberikan pengarahan dihadapan ratusan prajurit Satgas Indonesian Battalion XXIII-LKonga UNIFIL tersebut adalah :

  1. Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Lebanon H.E. Mr. Achmad Chozin Chumaidy.
  2. Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P.
  3. Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Naryono, M.M.
  4. Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah.
  5. Dan PMPP TNI Brigjen TNI Victor Hasudungan Simatupang, M.Bus.
  6. Waasops Panglima TNI Marsma TNI Khairil Lubis dan PTRI untuk UN Brigjen TNI Fulad.

(Puspen TNI)

Bagikan: