Oct 062016
 

Bung Karno menyampaikan suatu saat nanti negara lain akan iri dengan kekayaan sumber daya alam kita, secara kebetulan pada saat presiden yang sekarang ini dilantik juga menyampaikan bahwa kaya akan sumber daya alam bisa menjadi petaka. Sehingga dua Presiden itu sama, berarti kekhawatiran ini sebagai warning. Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada awak media usai upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat 13 Perwira Tinggi TNI, bertempat di Kantor Panglima TNI, Jl. Merdeka Barat No. 2, Jakarta, Selasa (4/10/2016).

Panglima TNI menjelaskan bahwa, kekhawatiran itu didasari oleh eskalasi konflik Global dan Regional beserta pola yang dianutnya, sehingga perlu diwaspadai agar tidak menjadi sebuah potensi ancaman terhadap negara Indonesia.

“Iran, Libya, Suriah mengalami perselisihan antar agama dan teroris, perselisihan dalam negeri mereka menjadikan negara lain masuk dan mengacaukan negaranya. Kita lihat Suriah, negara kaya akan sumber minyak, kondisi seperti ini yang saya jelaskan sehingga saya juga khawatir,” ungkap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

panglima-tni-2

Lebih lanjut Panglima TNI mengulas bagaimana potensi dan upaya-upaya pelemahan terhadap bangsa Indonesia yang terus mengalir melalui Narkoba dan aksi terorisme serta secara nyata dan masif mempengaruhi sendi kehidupan.

“Dua persen masyarakat kita terkena Narkoba, China dulu mempunyai kekuatan bersenjata kuat sekali, tetapi dengan perang candu mereka kalah. Banyak warga negara Indonesia berada di Suriah, bahkan anak-anak didoktrin melalui dalil yang menyesatkan, selanjutnya mereka kembali ke negara Indonesia untuk melakukan kegiatan teror, tidak menutup kemungkinan hal itu bisa melemahkan bangsa Indonesia,” tutur Panglima TNI.

Menyikapi sudut pandang dalam melihat suatu pernyataan di media yang disampaikan pak TB Hasanuddin selaku Wakil Ketua Komisi I DPR RI, menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo harus disimak secara utuh dan positif sehingga menghasilkan kesimpulan yang objektif dan bernilai guna. “Bahasa media mempengaruhi orang, begitu melihat majalah maka tertarik ingin membaca, mungkin beliau hanya melihat judulnya saja,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI kembali mengingatkan tentang arti persatuan, baik kepada seluruh rakyat Indonesia maupun Lembaga Negara dalam konteks meningkatkan kewaspadaan masyarakat melalui upaya yang kongkrit dan nyata.

“Saya pikir, apa yang saya sampaikan ini wajar, saya minta BIN lebih melihat ini dan menyampaikan kepada publik agar publik waspada. Ini saya lakukan agar masyarakat benar-benar sadar terhadap bahaya ancaman dan waspada,” ucap Panglima TNI.

Terkait latihan militer yang dilakukan TNI dengan Angkatan Bersenjata negara lain, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa latihan tersebut telah diprogramkan melalui pembicaraan kedua negara dan perjanjian antara Menteri Pertahanan. “Jadi latihan ini sudah diprogramkan, tahun depan ada latihan dua dan tiga tahun sekali dengan Amerika juga India, jadi jangan dikonotasikan karena proses genting, itu memang program yang sudah terencana,” katanya.

panglima-tni-3

Panglima TNI mengatakan bahwa kebijakan pemerintah Indonesia untuk Laut China Selatan dalam rangka mewujudkan situasi yang kondusif serta menciptakan stabilitas keamanan bersama.

“Pertama, pemerintah Indonesia sekuat tenaga berusaha agar di Laut China Selatan peace and stability, kemudian menghimbau kepada semua pihak untuk tidak melakukan kegiatan yang bisa meningkatkan instabilitas, oleh karenanya TNI tidak akan melaksanakan latihan dengan negara manapun dilaut China selatan,” imbuh Panglima TNI

Sementara itu, menurut Jenderal TNI Gatot Nutmanyo, TNI bersama pihak terkait selalu melakukan langkah yang terbaik dalam upaya pembebasan dua WNI yang di sandera kelompok Abu Sayyaf dan mengharapkan dukungan dari seluruh bangsa Indonesia.

“Dua orang yang disandera ini, saya mohon doanya dan mudah-mudahan dalam minggu ini ada berita gembira, semua berusaha lewat diplomasi total, siapa tahu besok atau lusa menjadi hadiah untuk TNI,” pungkas Jenderal TNI Gatot Nutmanyo.

Bagikan :

  26 Responses to “Panglima TNI Soal Ancaman RI dan Peranan BIN”

  1.  

    Met pagi …

  2.  

    Ancaman ri adalah terpecahnya rakyat karena dukungan fanatisme ke parpol
    Pak gatot nobatkan saja jokowi jadi Presiden sampai 2034
    Jadi duit pemilu bisa untuk rakyat dan tni..
    Pendaftaran parpol di buka 3032 saja ..jadi tidak ada setoran ke parpol dari tahun sekarang ..dan rakyat bisa cair lagi dan bersatu lagi

    •  

      2032 MKSTNYA

      •  

        ente emang gak tahu arti kata ‘demokrasi’, beli kamus dulu..

        •  

          Ini orang makan apa ..ubed@ kamu habis makan cecak ya wkwkwkwk

          Demokrasi yg di anut usa atau demokrasi sebagai negara berdaulat
          percuma diskusi baik , kamu ubed @ suruh yg nulis buku demokrasi itu replay saya

          ingat ubed ..kita indonesia sudah mengenal apa itu demokrasi kerakyatan dan era bung karno ada demokrasi terpimpin ..jadi apa itu demokrasi ?? Suruh yg nulis buku demokrasi itu kemari wkwkwk

          •  

            ..jadi apa itu demokrasi ? ?…

            apakah :

            ..Pak gatot nobatkan saja jokowi jadi Presiden…

            itu teori demokrasi ente ?

    •  

      @waduh justru anda sendiri yang fanatisme buta, ………… kacian de lo !!!
      mikir dikit saja, bgm bisa sampai 2034, terus dinobatkan oleh pak Gatot lagi, apakah anda mau mengubah UU ……….. ???
      Indonesia ini negeri yang menjunjung demokrasi dan bhineka tunggal ika, jadi siapapun mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam membela negara !!!
      Jadi negeri ini bukan hanya kepunyaan nenek mu saja, ………… tidak tahu ya ???

  3.  

    Pagi juga! Carin mana carin? Primata warjag, eh mksdny primadona. Hiiik…hiiik…hiiik…

  4.  

    Blg aja pak ancamannya yg sekarang tu yg dah terjadi tu sunatan masal anggaran….
    Kabur ah….

  5.  

    SELAMAT HUT TNI KE-71… BERSAMA RAKYAT TNI KUAT…

  6.  

    PANGLIMA BAPER GARA2 KABIN BUKAN DARI TNI DAN SUDAH SAAT NYA PROPORSI TNI D BIN DIRASIONALKAN SESUAI CODE OF CONDUC BUKAN HANYA DIISI TNI UTK JABATAN STRATEGUS; INGAT BAHWA UU INTELIJEN DAN PER TTG BIN UNSUR BIN ADA TNI POLRI PNS. MAAF CMA NEWBIE COMEN

    •  

      Memilih pemimpin BIN adalah hak keuasaan Presiden dan siapapun yang menjadi pemimpin BIN semoga dapat mengemban amanah Negara Indonesia.
      Tidak perduli dari POLRI atau TNI yang terpenting adalah tidak ada kepentingan pribadi, atasan dan kedatuan.
      Btw mungkin beliau kecewa dengan “postingan rahasia negara di media sosial di akun … .”

      Peace…

  7.  

    di satu kan saja BIN dan BAIS jd BINBAIS, atau kalo perlu TNI membentuk Pentagon ky ASU di mana presidenx jd setengah bonekax militer

    •  

      aneh juga TNI sdh ada kantor segede itu (BAIS)

    •  

      Jika tidak salah, BIN di analogikan seperti “secret service” mamahrika, karena langsung berhubungan langsung dengan kepemerintahan / negara, sedangkan BAIS lebih dominan untuk intelegent militer / TNI.
      Panglima mungkin saja akan sedikit galau karena dalam tatanan perundang-undangan BIN lebih mempunyai legalitas yang pasti serta pucuk pmpinan BIN yang sekarang adalah dari jebolan POLRI.
      Sebenarnya siapapun pemimpin BIN adalah kewenangan dari RI 1.
      Semoga tidak akan terjadi tumpang tindih kepentingan untuk mengabdi kepada negara.
      Wassalamualaikum….

    •  

      Pentagon versi Indonesia ada di Cilangkap

  8.  

    Pak Gatot Memang Luar biasa….

  9.  

    kalimat kekhawatiran yg terucap dari jendral mengindikasi ada kurangnya koordinasi antar lembaga keamanan

  10.  

    komen ane td ngilang min, masak sih dibajak Bin

  11.  

    semoga saja para punggawa bangsa mampu meredam setiap ancaman terhdp NKRI

  12.  

    maka dari itu pak gatot nobatkan saja pak jokowi jadi presiden seumur hidup. supaya tidak pemborosan anggaran untuk kampanyevdan pemilu. yg protes langsung karungin aja, kami segenap warga indonesia pasti mendukung h h h h

  13.  

    klu bisa jgn jadi kebiasaan menyalahkan bangsa lain atas kekurangan kita sendiri. jadikan ini semua sebagai pelajaran untuk bisa merubah nasib bangsa kita kedepan biar sejajar dgn bangsa lain yg sdh maju. jangan sampai kita hanya berani teriak2 sj tapi tak berani melakukan tindakkan ,perubahan,kelakuan yg selama ini merintangi majunya bangsa kita

  14.  

    hmm ada betulnya sihh…

 Leave a Reply