Sep 262016
 

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, menegaskan bahwa TNI siap menjaga kedaulatan kepulauan Natuna yang berada dekat dengan kawasan Laut Cina Selatan.

“Itu sudah harga mati, tidak ada tawar-menawar dan tidak ada negosiasi lagi. Natuna mutlak merupakan wilayah NKRI,” ujar Jenderal Gatot seperti dilansir antaranews.com pada Senin (26/9).

Panglima TNI menjelaskan bahwa akan dibangun pangkalan TNI Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Angkatan Darat di Natuna guna mengokohkan posisinya di wilayah NKRI. Menurutnya, pembangunan pangkalan militer tersebut masih dalam proses dan diharapkan selesai dalam waktu 2—3 tahun mendatang. “Kita berharap, dalam waktu 2-3 tahun, seluruh pangkalan TNI sudah ada di sana,” ujar Panglima TNI.

Sumber: antaranews.com

Bagikan:

  32 Responses to “Panglima TNI Tegaskan Kedaulatan NKRI di Natuna”

  1.  

    Susah komen yaa

  2.  

    Jangan lupa pak buat sarang bawah tanah buat burung besi yg suka malu ke publik

  3.  

    @ bung PKB cepet amat ngacirnta..pasti pipis di celana saking terbirit-birit birit pake pertamax

  4.  

    Ndak jg tuh…

  5.  

    2-3 tahun, Gak kelamaan ? Kenapa gak dikerahkan aja sat zeni TNI AD untuk bantu mempercepat. Lebih menghemat biaya pula. Dalam hal darurat, semua potensi yg ada dpt dimaksimalkan.

  6.  

    negara ndak usah malu dan gengsi minta donasi ke rakyat untu kempercepat realisasi penguatan pangkalan semua angkatan di Natuna dan pengadaan persenjataan berat yang mumpuni karena ayatnya cuma satu NKRI Harga Mati, kita tidak sedang perlombaan senjata kawasan tetapi pengukuhan kedaulatan negara, semua negara dikawasan sedang memperkuat persenjataan jadi tidak perlu lagi keluar statement “untuk menghindari perlombaan senjata dikawasan” justru kita paling tertinggal sementara tetangga di kawasan mereka berfikirnya terhadap kita adalah “emang gue pikirin Indonesia!!!!”

  7.  

    Mungkinkah Natuna akan diklaim Malon ??

  8.  

    Good job pak..tapi itu berlaku untuk semua wilayah perbatasan di Indonesia pak..

  9.  

    Ngawur…

    Nggak ada di berita itu tentang PNG.

    Mereka iri pada Fiji yang disupport RI.

    6 negara itu adalah negara kecil yang tidak ada apa2nya..nggak dianggap.

    •  

      iya memeng gak ada,tapi pengaruhnya PNG ada…

      jangan menyepelekan negara kecil,di PBB satu suara gak mandang besar kecilnya negara bung…

      •  

        Betul selayaknya nkri harus tetap waspada, di sidang umum pbb kemarin isu pelanggaran ham di papua diangkat kembali bertepatan dg wapres JK sdg menjadi pembicara disana, sepertinya ini sdh direncanakan bukan kebetulan semata. Jelas banyak pihak yg ingin “bermain” di papua.
        #stay awake on papua

  10.  

    skax mat jiahaha..

  11.  

    Wajib dan harus panglima Wilayah Natuna kita jaga kedaulatan nya

  12.  

    Statement ‘menghindari perlombaan senjata dikawasan’ hanya lipservice pemerintah atas ketidak berdayaannya dalam pembelian alutsista ‘super’.

  13.  

    Natuna milik Indonesia, bukan milik China.
    Jakarta milik Indonesia, bukan China.

  14.  

    Indonesia milik Allah
    China milik Allah
    #selesai

  15.  

    Negara negara yg aneh…bukan ngurus negara nya sendiri malah gokil ngurus negara orang….
    Mana nieh LSM pembela irian jaya adalah indonesia?

  16.  

    MALON pancen ASU…..su mangapo jejeli tembelek kebo…bajol kowe

  17.  

    Mohon maaf Pak Jendral, saya mohon izin mengemukakan pendapat.
    Saya sangat setuju mengenai pembangunan beberapa pangkalan militer di halaman luar sebagai pagar pembatas negara kita agar tidak mudah di masuki hingga di akui oleh negara luar.
    Semoga saja di semua pangkalan mliter Indonesia yang berada di halaman terluar kita kedepan di perkuat dengan sistem radar dan avionik uptodate yang terkoneksi dengan satelit militer Indonedia untuk menghindari masuknya pesawat negara luar yang telah memiliki pesawat dengan katagiri gen 5 dan juga pesawat drone negara asing yang sengaja masuk untuk memantau ibu pertiwi ini.
    Satu hal lagi yang ingin saya sampaikan kepada Pak Jendral, semoga setelah selesainya di bangun pangkalan tersebut tidak lupa ditempatkan sistem pertahanan terpadu yang jarak jauh, seperti S400
    Menurut saya hal itu sudah kebutuhan mutlak untuk 3 tahun – 5 tahun kedepan yang di karenakan jika kita menginyersepct lawan di udara, mereka (negara luar) dapat merubah diri menjadi pesawat siluman dengan di tunjang alat jaming yang dapat merugikan dan membahayakan pesawat TNI AU dan penerbang kita.
    Semoga masukan dari saya ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk pembelanjaan alutista TNI Indonesia kedepan.
    Setidaknya jika tidak jadi membeli Sukhoi SU35 kita dapat membeli S400 yang kredibelitasnya sudah di akui sulit untuk di tembus NATO dan USA.
    Terimakasih banyak Pak Jendral.
    Wassalamualaikum…

    Peace…

  18.  

    Indonesia tetap waspada terhadap negara tetangga, negara kecil yang usil

  19.  

    malon berani curi wilayah awas aja langsung ditembak

  20.  

    malon teksi mulutnya sumpel rudal

  21.  

    malon mental pencuri

  22.  

    Ta di q lihat tank lio kita di gresik.. Emang mau latihan di mana mohon infoy

  23.  

    Teksi!!!

    Nyocot..

  24.  

    ini satu tindakan yang bijak..good job panglima tni

  25.  

    Iya waspadai juga PNG …Mereka Sedang berusaha keras membantu kaum separatist OPM ….
    USA Dan Australia pasti akan dengan senang hati membantu OPM…

  26.  

    Ad yg tau ga,knp klo misalkan hut tni dll selalu kri nanggala yg diperlihatkan dlm parade (kri 402).usut punya usut trnyata kri cakra memiliki dimensi yg lebih besar dikarenakan sdh dipasangi AIP,mk oleh sbb itu kri cakra tdk dperbolehkan untuk muncul di muka umum

    https://m.youtube.com/watch?v=p8QamNPiQ6Q

  27.  

    @ teksi, janganlah asik tidur, bantulah Proton yang dah nak bankrup, kan kesian sampai – sampai dah terpaksa ” jual diri”, saya dengar Renault dah minat nak beli.

    Kalau dah kena jual, habis lah jenama “kereta tempatan” kebanggaan satu Malaysia. Kesian Tun Dr Mahatir, penat 2 beliau bangun dengan bersusah payah, last last kena jual juga.

    Saya rasa orang Indonesia yang tak punya merk mobil dalam negeri lagi pandai, sebab para pengusaha Indonesia tahu yang persaingan otomotif sangat ketat, model cepat berubah, teknologi juga cepat berubah, lebih baik buat sparepart dan manufaktur Product unggulan, walaupun cuma merakit Indonesia survive dan jadi hub automotif, kejap lagi Thailand pun kalah dengan Indonesia. Jadi tak payah lah nak tinggikan ego nak bangun jenama “kereta tempatan” kalau last – last tak dapat compete.

    Indonesia dah mampu eksport berbagai kereta Toyota Made Indonesia , walaupun pakai jenama Jepun, Motosikal YAMAHA R3 pun dah export kat US dan EU, kejap lagi Honda the all new CBR250RR pun Made In Indonesia.

    Harap 2 Modenas dan Naza boleh buat sport bike yang boleh export kata US dan EUROPE ye…

 Leave a Reply