Oct 052016
 

Terkait kondisi Laut Cina Selatan yang kian “memanas”, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa latihan yang digelar pihaknya tidak akan dilakukan bersama negara manapun.

“Dalam konteks Laut Cina Selatan, TNI tidak akan melaksanakan latihan dengan negara manapun di Laut Cina Selatan,” ujar Jenderal Gatot, seperti dilansir detik.com pada Rabu (5/10).

Panglima TNI menjelaskan bahwa pihaknya berusaha menghindari konflik di Laut Cina Selatan guna menciptakan kedamaian dan stabilitas di wilayah tersebut. Ia pun mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan instabilitas di wilayah yang disengketakan itu.

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo menanggapi pertanyaan awak media di Kantor Panglima TNI, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2016). (Fachri Fachrudin)

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo menanggapi pertanyaan awak media di Kantor Panglima TNI, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2016). (Fachri Fachrudin)


“Indonesia berusaha sekuat tenaga agar di Laut Cina Selatan peace and stability. Indonesia mengimbau untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan instabilitas. Makanya TNI tidak akan melaksanakan latihan dengan negara manapun di Laut Cina Selatan,” kata Jenderal Gatot.

Jenderal Gatot mengatakan bahwa TNI menjadikan kegiatan latihan sebagai program tetap, sehingga tidak dapat diartikan berada dalam situasi genting. Menurutnya, latihan itu ada yang diadakan setahun sekali atau dua tahun sekali, serta ada juga yang diadakan bersama dengan negara-negara lain.

Sumber: kompas.com dan detik.com

  22 Responses to “Panglima TNI: Tidak Akan Ada Latihan dengan Negara Lain di Laut Cina Selatan”

  1. Setuju Pak. Latihan Indonesia sendiri saja, dengan skala yang besar tidak tanggung-tanggung!

    • Latihan dengan negara lain juga penting diikuti tapi latihannya di wilayah negara lain saja. Kalo latihan bareng asing di Indonesia jangan-jangan si asing bukan cuma latihan tapi sambil lirak-lirik mengintai potensi alam kita.
      Nah ini latihan di Indonesia memang sebaiknya jangan ngajak asing. Indonesia latihan sendiri saja.

  2. siapp komandan….. btw Apache di bawa kah ?? atau memang karena belom dateng jadi ngga dibawa…

  3. Makanya jangan ngepot seenaknya bung… ha ha haa..

  4. Walaupun bersikap netral di LCS kondisi politik di Indonesia juga harus stabil jangan sampai perang saudara!!

  5. Mantap..kita memang harus berdiri atas kemampuan bangsa sendiri..rakyat Indonesia pasti akan mendukung..jangan kaya negara tetangga yg katanya Jaguh..kalau perang ngajak2 tuannya dan sekutunya..

  6. Natuna siap sambut Heli Apache dan Nasams

  7. gunakan permainan yg cantik ndan..!

  8. Aska beruk rogol tak de quality..
    Malingsial bisanya cuma nyontek dan klaim buatan tempatan.
    kwaaak…kwaaak…kwaaaak

    #pancing beruk mania

  9. Ane bingung ni bung..
    kalo panglima turun, tu tongkat komando bintang 4 yg laen pd kmna yak?

  10. Kita bukan negara yg haus perang.tapi kita tak akan takut dengan perang

  11. tapi yg nylonong ke natuna tetep disikatkn pak? nggk perduli siapapun tak terkecuali beruk hakhakhakhakhak (rakyat nkri selalu mendukungmu n ada dibelakangmu)

  12. TNI tdk ingin terseret untuk konflik di lcs dg berpihak pd salah satu kubu, untuk itulah dg sikap satria TNI mencoba untuk mengatasi masalah di wilayah yg berbatasan dg kawasan lcs secara mandiri. Untuk itu sikap TNI musti mendapat dukungan dari segenap jajaran pemerintah, jangan sampai sikap TNI bertolak belakang dg kebijakan pemerintah (Presiden) dlm mensikapi persoalan lcs, seperti yg dilakukan Kementrian Kelauatan dan Perikanan, yg tegas menangkap kapal nelayan china, namun sepertinya kurang mendapat dukungan dari pejabat negara yg lain.

  13. Susah bung hutang kita terlalu banyak,pasti merekan tekan indonesia agar menahan serangan fpda dari kawasan natuna bila benar” terjadi konflik

  14. He malon rudal taming sari awak gagal total,sama kaya scorpen “BANANA BOAT”dan vita belendirmu

  15. Hei warjagers saya dapat beruk malingsia ukuran segaban mari kita bully rame-rame

  16. Hei cecenet kerol anda ini beruk malingsia yg sedang menyamar?NIH PISANG BUAT LOE

  17. mal on dah latihan dengan negara mana tetap tak de hasil langsung tangkap nelayan cina masih takleh ,,ma lon memang bebal abadi

  18. Terlalu PD

  19. Setuju dengan bung @weduz….jangan lupa wilayah selatan Jawa dan Irian Jaya, itu negara kunyuk busuk Australia dan PNG beserta ASU sdh pasti mudah masuk dari selatan…jgn sampai kecolongan kita. Saatnya juga wialayah selatan di Irian Jaya juga perlu di bangun pangkalan militer AL dan AD terbesar setelah Jawa, utara ada Natuna dan selatan ada Irian Jaya.

 Leave a Reply