May 012018
 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, bahwa mencoba fungsi perlengkapan perhubungan Satkomlek dengan melaksanakan video call dengan prajurit di masing-masing spot latihan dan berfungsi dengan baik.

Malang, Jakartagreater.com – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. meninjau Gladi Posko Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI Tahun 2018 pada Senin 30 April 2018 di Markas Divisi Infanteri 2/Kostrad, Malang, Jawa Timur.

Dalam peninjauannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berkesempatan untuk mencoba fungsi perlengkapan perhubungan Satkomlek dengan melaksanakan video call dengan prajurit di masing-masing spot latihan dan berfungsi dengan baik. “Tadi sempat saya coba komunikasi dengan KRI Banjarmasin. Semua bisa berjalan dengan baik,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Di hadapan awak media usai peninjauan Mako Latihan PPRC, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P mengatakan bahwa PPRC TNI sebagai salah satu satuan operasional TNI, memiliki tugas sebagai penindak awal dalam melaksanakan tugas yang diberikan.

“Pada Latihan PPRC TNI Tahun 2018 ini, kita membuat skenario latihan untuk menghadapi 3 trouble spot sasaran di daerah yang berbeda,” ujar Panglima TNI.“Dengan latihan yang dilaksanakan kali ini dapat menjadi bahan evaluasi, guna menyempurnakan pelaksanaan PPRC TNI di tahun 2019 mendatang,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, untuk mewujudkan daya tangkal yang tangguh dalam menghadapi setiap ancaman baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri, salah satunya yaitu dengan membangun kekuatan TNI yang tangguh sebagai komponen utama pertahanan.

“Untuk itu prajurit TNI dituntut senantiasa membekali diri dengan latihan, agar mampu menjawab tuntutan tugas yang dihadapi dimasa yang akan datang,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berharap, melalui Gladi Posko yang dilaksanakan saat ini akan membantu kegiatan latihan di lapangan.

Latihan PPRC TNI kali ini dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu :

  1. Pertama, Gladi Posko untuk perencanaan dan persiapan pelaksanaan operasi yang dilaksanakan mulai tanggal 30 April hingga 2 Mei 2018.
  2. Kedua, Latihan Lapangan yaitu penindakan terhadap ancaman yang timbul di tiga daerah konflik (Trouble Spot) yang telah ditentukan dalam skenario latihan yaitu Timika, Morotai dan Selaru yang akan dilaksanakan pada pertengahan Mei mendatang.

(Puspen TNI)

Bagikan :

  One Response to “Panglima TNI Tinjau Gladi Posko PPRC TNI 2018”

  1.  

    kumis tambah lebat…pertanda anggaran utk destroyer makin merapat

 Leave a Reply