Oct 132017
 

Kasal Laksamana Ade Supandi meresmikan satu Pesawat Udara Beechcraft King Air dan dua Helikopter Panther AS 565 Mbe, bergabung ke jajaran Penerbangan TNI AL, di Base Ops Lanudal Juanda, Surabaya, Jawa Timur, 13/10/2017 .

Surabaya. Jakartagreater.com. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, meresmikan Pesawat Udara (Pesud) satu unit Beechcraft King Air dan dua Helikopter Panther AS 565 Mbe HS-4203 dan HS-4204, yang menandakan Alat Utama Sistem Persenjataan / Alutsista, tersebut resmi masuk jajaran Penerbangan TNI AL, Jumat, 13/10/2017 di Base Ops Lanudal Juanda, Surabaya, Jawa Timur, dirilis Dispenal.

Pesawat Beechcraft tipe King Air 350i U-6401 ini, merupakan pesawat buatan Beechcraft, Wichita, Kansas USA, yang akan melengkapi Alutsista di jajaran Penerbangan Angkatan Laut sebagai pesawat angkut personel VVIP yang sekaligus menjadi Pesawat Latih, di bawah Komando Skadron 600 Wing Udara 1. Pesawat jenis ini memiliki mesin ganda berkekuatan 1.050 HP, Double Engine Turbotrop dan berbahar bakar Avtur.

Kasal Laksamana Ade Supandi meresmikan satu Pesawat Udara Beechcraft King Air dan dua Helikopter Panther AS 565 Mbe, bergabung ke jajaran Penerbangan TNI AL, di Base Ops Lanudal Juanda, Surabaya, Jawa Timur, 13/10/2017 .

Selain itu Helikopter Panther AS 565 Mbe merupakan Helicopter Naval Version buatan Airbus Helicopter sehingga mampu melaksanakan operasi di laut dan mendarat di Kapal Perang. Helikopter ini merupakan Multi Role Helicopter yang memiliki kemampuan untuk Maritime Surveillance, Search and Rescue, Maritime Patrol, Medical Evacuation, and Anti Submarine Warfare.

Helikopter Panther AS 565 Mbe HS-4203 dan HS-4204 akan melengkapi alutsista di jajaran Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut sebagai Helikopter Anti Kapal Selam (AKS) di bawah komando Skadron 400 Wing Udara 1.

Kasal Laksamana Ade Supandi meresmikan satu Pesawat Udara Beechcraft King Air dan dua Helikopter Panther AS 565 Mbe, bergabung ke jajaran Penerbangan TNI AL, di Base Ops Lanudal Juanda, Surabaya, Jawa Timur, 13/10/2017 .

Dalam amanatnya Kasal mengatakan Penerbangan TNI Angkatan Laut secara bertahap mulai tahun 2015 sampai dengan 2019 akan terus mengembangkan Alutsista Pesud untuk fungsi anti kapal selam, anti kapal permukaan, pendaratan lintas helikopter, dukungan logistik taktis dan Pesud Latih. Kebutuhan pesawat tersebut tentunya untuk menjawab ancaman yang menggangu eksistensi keamanan dan kedaulatan yurisdiksi perairan nasional yang memiliki nilai strategis baik untuk kepentingan pelayaran, perdagangan, komunikasi, perikanan, pertambangan dan lain sebagainya.

“Oleh karena itu, saat ini TNI Angkatan Laut sedang melaksanakan modernisasi alutsista secara bertahap. Hal ini ditandai dengan datangnya satu unit Pesud jenis King Air 350i buatan Beechcraft USA guna memperkuat pusat Puspenerbal sebagai Pesud angkut taktis dengan Tail Number U-6401”, ujar Kasal.

Dalam rangkaian kegiatan ini, dilaksanakan Penandatanganan oleh Direktur PT. Anten Asri Perkasa bapak Jimmy Andriano bersama dengan Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) Laksamana Pertama TNI Prasetya Nugraha, S.T., Msc.,, Aslog Kasal Laksamana Muda TNI Mulyadi, serta Danpuspenerbal Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir, yang dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata berupa miniatur pesawat King Air dari PT. Anten Asri Perkasa kepada Kasal.

Beechcraft King Air 3501 TNI AL (photo : Antara)

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan Pentasbihan oleh Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, dengan menyiramkan air kendi ke Helikopter Panther AS 565 Mbe HS-4203 dan HS-4204 dan Pesawat King Air 350i sekaligus membuka tirai penutup Skadron 600 sebagai simbol resminya Alutsista tersebut masuk ke jajaran penerbangan TNI AL. Dilanjutkan dengan melaksanakan Joy Flight menggunakan Pesud King Air 350i U-6401, di wilayah Utara Laut Jawa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI I.N.G.N., Ary Atmaja, Asisten Logostik (Aslog) Kasal Laksamana Muda TNI Mulyadi, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto, Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, Dankodiklatal Laksamana Muda TNI I.G. Putu Wijamahaadi, Komandan Puspenerbal Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir, Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) Laksamana Pertama TNI Prasetya Nugraha, para Kepala Dinas di lingkungan Mabesal, serta pejabat terkait lainnya.

  8 Responses to “Panther AS 565 dan Beechcraft King Air 3501, Perkuat TNI AL”

  1. malam warjag

  2. DI TNI AD ALUTSISTA BARU ADA BANYAK DI AL JUGA LUMAYAN LAH KALO DI AU? SEBENARNYA PERTAHANAN UDARA ITU PENTING ATAU TIDAK SIH KOK SEPERTI ALA KADARNYA SAJA PADAHAL SERANGAN UDARA ITU SELALU JADI PERTAMA UNTUK MENGHANCURKAN ARMADA MILITER SUATU NEGARA APALAGI YANG PERTAHANAN UDARANYA CEKAK MACAM NEGRI INI , MOGA AJA SU-35&NASAM BENERAN DATANG DAN IFX SEGERA JADI

  3. tunggu tgl mainnya, om putin datsng je indonesia

 Leave a Reply