JakartaGreater.com - Forum Militer
Mar 122018
 

Sistem rudal-artileri pertahanan udara Pantsir-S1 (SA-22 Greyhound). © Russian MoD via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Bergerak lebih dari lima kali kecepatan suara dan mampu untuk bermanuver dalam pola yang tidak terduga, sebelumnya tak pernah terpikirkan pada kecepatan tinggi, senjata hipersonik telah siap untuk mengubah wajah pertempuran modern.

Seperti dilansir dari laman Sputnik, sistem pertahanan udara yang memadukan rudal dan artileri milik Rusia, Pantsir dapat segera dilengkapi dengan persenjataan hipersonik, menurut laporan Rossiiskaya Gazeta yang mengutip dari sumber di kompleks industri pertahanan Rusia.

Menurut pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim, penambahan rudal hipersonik akan menghasilkan peningkatan hingga tiga kali lipat dalam hal jangkauan efektif sistem Pantsir, mengantarkannya hingga 60 km dari jarak 20 km saat ini.

Sistem Pantsir-S1. Dilengkapi radar pelacak EHF, dua pasang senjata anti pesawat otomatis 2A38M dan 12 peluncur rudal anti pesawat. © UMKH77R via Wikimedia Commons

Sistem rudal-artileri pertahanan udara Pantsir, yang telah berhasil digunakan di Suriah, dirancang untuk melindungi infrastruktur penting melawan serangan udara dan juga serangan dari darat dan laut.

Sistem pertahanan Pantsir-S1 alias SA-22 Greyhound (NATO) telah diakui oleh militer AS sebagai senjata yang ideal untuk melawan hampir semua UAV yang ada.

Dalam konfigurasi sekarang, sistem pertahanan Pantsir seberat 30 ton tersebut bisa melumpuhkan target udara hingga sejauh 20 km (12,4 mil) dan bergerak di ketinggian hingga 15 km (9,3 mil).

Sistem tersebut juga dilengkapi dengan dua pasang senapan otomatis 2SA38M kaliber 30 mm dengan jangkauan efektif hingga sejauh 4 km (2,4 mil).

Berbagi

  20 Responses to “Pantsir Akan Mengadopsi Rudal Hipersonik Baru”

  1.  

    wusshh…wushh…blaarrrrr….

  2.  

    Yang ini boleh dibeli

  3.  

    ngeriii

  4.  

    kalau uji nyata di medan tempur hasilnya luar biasa apakah harus nimang nimang dulu untuk minang
    takutnya kesambar petir duluan baru ancang ancang

  5.  

    Borong

  6.  

    Tunggu dulu pantsir dgn jarak tembak rudal 60 km dgn kec. Hipersonic mana bisa belok rudal tsb kalo pesawat melakukan manuver

  7.  

    Beli yang banyak..
    Sekalian pantsyr M buat opv 80 kl jadi..

  8.  

    Bunyi paragraf di atas “Sistem pertahanan Pantsir-S1 alias SA-22 Greyhound (NATO) telah diakui oleh militer AS sebagai senjata yang ideal untuk melawan hampir semua UAV yang ada”, jadi target utamanya adalah sasaran berjarak 20 hingga 60 km saja. Jadi sasaran utamanya semua UAV dan pesawat yg terbang rendah menghindari deteksi radar.

  9.  

    SAM Yg Lebih Murah Dan Lebih Hebat Plus Lebih Kenyang Pengalaman Daripada Yg Sejenis Atau Buatan Sebelah. 😛

  10.  

    Paling pas ditaruh dikapal,apalagi kalo jaraknya jadi 60km,kecepatannya tetap aja SANGAT BAGUS!!..,…(biar lebih murah harga rudalnya..xixix)..untuk melindungi kilang2 minyak,..bangunan2 strategis,..WAJIB diperhitungkan untuk dimiliki jika jaraknya bisa 60 km..dg kecepatan mach 4,..alasan dikita untuk memilikinya, 1. untuk dikapal( kemungkinan beasar alutsista yg banyak dimiliki,negara 70% lautan,VLSnya bisa untuk yg laen)2. negara kepalauan (ibarat kapal juga,pulau2 tsb) 3.utk melindungi bangunan2 strategis,kilang2minyak,istana kepresidenan,pembangkit listrik,markas,area industri strategis,kebanyakan kota kabupaten kita pasti ada alun2nya,ditempatkan disana utk melindungi rakyat,dengan catatan jika berperang,(kalo bisa ya jangan,..jika terpaksa siapa takut..xixix)dan operasionalnya tidak butuh banyak orang,… mobilitas tinggi dan termasuk senyap karena kompak 1 truck,4.untuk pencampur SAM(rencana beli NASSAM ya?)yg sudah ada biar lebih kuat,bekerja secara mandiri,tidak perlu intregrasi segala bisa kerja secara maximal,5.tipenya HIT & RUN (nah ini..yg agak penting)..

 Leave a Reply