Parade Militer Armenia Ungkap Rudal Balistik Iskander

13
15

Armenia mengarak sistem senjata yang baru diperoleh, termasuk rudal balistik jarak pendek (SRBM) 9K720 Iskander selama parade Hari Kemerdekaan pada 21 September 2016.

Pemberitahuan menandai bahwa Armenia sebagai pelanggan pertama untuk ekspor sistem rudal balistik Rusia. Dua peluncur rudal Iskander serta dua kendaraan pengisi terlihat beriringan selama parade.

Peralatan baru lainnya yang ikut diarak termasuk sistem peluncur roket multiple (BMR) 9K58 Smerch 300 mm, sistem peperangan elektronik Infauna dan sepasang kendaraan peluncur Buk dan radar (TELAR), meskipun tanpa disertai rudal.

Armenia juga mengarak sebagian besar perlengkapan yang ada, termasuk sistem pertahanan udara S-300, WM-80 MRL, rudal balistik R-17 Scud, rudal balistik jarak pendek 9M79 Tochka SRBM dan lain-lain.

Presiden Armenia Serge Sargsyan dan Menteri Pertahanan Seyran Ohanyan telah mengisyaratkan sejak akhir tahun 2015 yang lalu bahwa rudal Iskander telah dikirim ke Armenia, tapi ini adalah merupakan konfirmasi pertama dari pengiriman tersebut.

Pada bulan Februari 2015 pejabat Rusia menerbitkan daftar sistem senjata yang akan dibeli Armenia dari Rusia di bawah perjanjian kredit senilai US $200 juta. BMR 9K58 Smerch adalah merupakan bagian dari daftar tersebut, sedangkan rudal balistik jarak pendek Iskander dan Buk tidak termasuk didalamnya.

Menurut sumber militer dan industri, Rusia kemungkinan mengirim satu set divisi Iskander (biasanya 4 peluncur) ke Armenia. Salah satu sumber menyebutkan bahwa akuisisi sistem rudal tersebut dimaksudkan untuk mencegah Azerbaijan untuk menyerang pusat-pusat populasi utama Armenia, setelah ancaman yang dikeluarkan oleh pejabat militer Azerbaijan.

Standar ekspor rudal Iskander-E memiliki bobot 480 kg, memiliki berbagai pilihan hulu ledak, daya jangkau 280 km dan akurasi dibawah 10 meter.

 

Sumber: IHS jane

13 KOMENTAR