Parlemen AS : Di Masa Depan F-35 Tak Butuh Pilot

Jet tempur generasi kelima, F-35 Lightning II. © skeeze via pixabay.com CC0

JakartaGreater.com – Dimasa depan, program senjata paling mahal dalam sejarah AS, jet tempur generasi kelima F-35, tidak memerlukan manusia sebagai pilotnya, sebut seorang anggota parlemen AS pada hari Selasa, seperti dilansir dari Sputnik News.

Berbicara kepada Axios pada hari Selasa, Senator Gary Peters (MI-D) mengutip seorang jenderal militer mengatakan: “Pesawat tempur F-35 yang sedang kita bangun sekarang mungkin adalah pesawat tempur terakhir yang pernah dibangun yang akan memiliki pilot manusia”.

Otonomi diatur untuk memainkan peranan yang meningkat dalam peperangan, kata Peters. “Otonomi akan mulai mengubah wajah peperangan. Dan Anda akan memiliki pesawat yang beroperasi dengan fungsi otonom, mungkin juga tank-tank otonom”, tambahnya.

Salah satu konsep untuk mengintegrasikan F-35 dalam operasi tempur adalah dua F-35 berawak yang terbang mengendalikan empat F-35 tanpa awak. Pendekatan itu akan memungkinkan F-35 tanpa awak untuk membawa bagian terbesar dari persenjataan sortie dan melucuti sensornya, sehingga pesawat tanpa awak juga lebih murah.

Sejauh tahun 2006, Frank Mauro, Wakil Presiden dari Advanced Systems di Lockheed Martin, mengatakan: “Kami tetap fokus untuk memenangkan F-35 dalam tahap awal pengembangan pesawat nirawak. Sekarang kita perlu mendapatkan pengakuan bahwa kita berada dalam bisnis sistem tak berawak”.

Skunk Works dari Lockheed Martin telah mengembangkan sebuah konsep untuk tipe F-35 yang diujicobakan secara opsional dan juga F-35 nirawak.

Eksekutif Lockheed Martin pada tahun 2006 mengatakan kepada Flight Global bahwa dia memperkirakan AS akan lebih tertarik untuk melakukan uji coba kendali jarak jauh F-35 setelah ketiga varian F-35 yang telah ada.

F-35A Angkatan Udara AS dan F-35B Korps Marinir AS telah mencapai kemampuan operasional dan ditempatkan diseluruh dunia. F-35C Angkatan Laut AS diperkirakan akan mencapai status operasional tahun ini namun penyebaran diperkirakan sekitar tahun 2021.

Tinggalkan komentar