Mar 152019
 

Tentara Polandia dan AS melihat baterai pertahanan rudal Patriot selama latihan bersama di latihan militer di Sochaczew, dekat Warsawa, 21 Maret 2015. (© Agencja Gazeta © Reuters via RT)

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) dalam siaran pers menyatakan Angkatan Darat AS telah memberi kontrak kepada Northrop Grumman senilai 349,4 juta USD untuk memberikan Polandia dengan Komando Pertempuran Pertahanan Udara dan Rudal Sistem Terpadu.

“Northrop Grumman, Huntsville, Alabama, dianugerahi kontrak dengan harga tetap 349.377.402 USD, Penjualan Militer Asing (Polandia) untuk pengadaan dua set baterai lengkap dan perangkat lunak serta sistem produksi Pertahanan Udara dan Komando Pertahanan Rudal”, kata rilis pada hari Rabu.

Pada bulan Februari, Menteri Pertahanan Nasional Polandia Mariusz Blaszczak mengatakan bahwa Polandia akan menghabiskan hampir 50 miliar USD selama tujuh tahun ke depan untuk memodernisasi militernya. Rencana modernisasi membayangkan pembelian jet tempur generasi kelima multiguna, helikopter serang, artileri dan sistem anti-rudal serta kapal selam.

Pada September lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mendirikan pangkalan militer di Polandia. Trump juga mengatakan bahwa Warsawa telah setuju untuk membayar lebih dari 2 miliar USD untuk biaya pangkalan. Presiden Polandia, pada gilirannya, menyarankan agar pangkalan itu disebut Fort Trump.

Pejabat senior DoD mengatakan kepada Kongres AS pada hari Rabu bahwa Washington dan Warsawa sedang menyusun rincian untuk pangkalan AS yang direncanakan dan dapat mencapai kesepakatan akhir tentang fasilitas militer dalam setahun.

Sementara itu, Polandia juga berusaha memperbarui armada angkatan udara yang sudah menua dengan jet tempur generasi kelima AS, karena pesawat tempurnya hanya mencakup pesawat tempur Mig-29 dan Sukhoi Su-22 buatan Soviet, serta jet F-16 AS.

Presiden Polandia Andrzej Duda mengatakan pada hari Selasa bahwa Warsawa sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat untuk mengakuisisi pesawat tempur multi-stealth F-35 Lockheed Martin.

Sumber: Sputnik News