Dec 042014
 
image

Passing Exercise KRI Frans Kaisiepo dengan HMS Al Dammam 816, Arab Saudi.

TNI AL menggelar manuver laut, passing exercise (passex) dengan salah satu kapal Royal Saudi Naval Forces (RSNF), HMS Al Dammam 816. Kerjasama latihan ini dilakukan saat Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-F/UNIFIL 2014 KRI Frans Kaisiepo – 368 (FKO) meninggalkan pelabuhan Jeddah 22 November 2014, mneuju Laut Merah.

Rencana latihan itu telah dikoordinasikan 2 (dua) hari sebelumnya dengan matang saat Komandan KRI FKO-368, Letkol Laut (P) Ade Nanno Suwardi beserta Kepala Departemen Operasi, Mayor Laut (P) Memet Kurniawan, Kepala Divisi Navigasi, Kapten Laut (P) Herstyadi Sapto Condro, Kepala Divisi Senjata Bawah Air , Kapten Laut (P) Soni Wibisono dan Asisten melaksanakan courtesy call kepada Commander of Western Fleet Command di RSNF Headquarters.

image

Passing Exercise KRI Frans Kaisiepo dengan HMS Al Dammam 816, Arab Saudi (photo: garuda28f.blogspot.com)

image

Passing Exercise KRI Frans Kaisiepo dengan HMS Al Dammam 816, Arab Saudi (photo: garuda28f.blogspot.com)

HMS Al Dammam 816, merupakan salah satu dari tiga kapal Al Riyadh (modified La Fayette) class, kapal jenis frigate buatan Perancis yang diluncurkan pada kuartal ketiga tahun 2002. Kapal dengan dimensi panjang 133,6 meter dan lebar 17,2 meter ini memiliki kemampuan canggih dan dilengkapi persenjataan Surface to Surface Missile (SSM) 8 Aerospatiale MM 40 Blok II Exocet jarak jangkau 40 nautical mile (Nm), Surface to Air Missile (SAM) 2 octuple Sylver A42 Vertical Launcher Silo (VLS) for Aster 15 jarak jangkau 8,1 Nm untuk anti rudal dan 16,2 Nm untuk anti pesawat udara.

Untuk peperangan anti kapal selam kapal ini memasang 4-21 in (533 mm) tubes ECAN F17P anti-submarine wire-guided dengan active/passive homing jarak jangkau 10,8 Nm. Selain itu, 1 (satu) Oto Melara 3 in (76 mm)/Super Rapid terpasang di haluan sebagai meriam utama.

Pada pukul 14.30 waktu setempat, kedua kapal sudah melaksanakan uji jaring komunikasi dengan baik, dan pukul 15.00 sudah berada di titik kumpul/rendezvous (RV) yang sudah disepakati sebelumnya. Latihan pun dimulai dengan diawali operasi penerbangan Heli oleh KRI FKO-368 dan dilanjutkan dengan beberapa gerakan simple manoeuvring, HMS Al Dammam 816 bertindak selaku Officer Conducting Serial (OCS).

Setelah beberapa gerakan manuver taktis selesai, KRI FKO-368 mengambil alih komando sebagai OCS untuk memimpin serial latihan Vertical Replenishment (Vetrep). Dengan sigap NV-409 dapat melaksanakan tugasnya mengirim dan menerima material yang telah disepakati di geladak Heli HMS AL Dammam 816. Kegiatan latihan pun berlanjut ke serial terakhir sebagai penutup yaitu leapfrog, sekaligus sebagai bentuk penghormatan KRI FKO-368 kepada HMS Al Dammam 816 sebelum melanjutkan pelayaran menuju pelabuhan singgah berikutnya.

image

image

Latihan ditutup dengan percakapan antar Komandan Kapal melalui jaring radio komunikasi, dimana Komandan KRI FKO-368 menyampaikan ucapan terimakasih atas pelaksanaan kerjasama latihannya kepada Komandan HMS Al Dammam, dan sebaliknya Komandan HMS Al Dammam menyampaikan hal serupa dengan tambahan ucapan selamat jalan menuju Indonesia. Keduanya berharap agar kegiatan latihan yang baru saja dilewati menjadi titik awal kerjasama latihan dalam rangka meningkatkan hubungan antar negara pada umumnya dan antar Angkatan Laut pada khususnya dimasa yang akan datang. (TNIAL.mil.id).

  29 Responses to “Passing Exercise KRI Frans Kaisiepo-368 dengan Royal Saudi Naval Force”

  1.  

    pagi warjeger

  2.  

    test

  3.  

    ternyata gak kalah ya

  4.  

    Latiahn dengan negara lain diperlukan untuk menambah pengalaman dan menjunjung tinggi kerjasama bilateral tapi harus hati hati dengan negara yang berpontensi memusuhi Indonesia
    sarana juga untuk menambah teman dalam bernegara.

    Sukses TNI, salam Indonesia

  5.  

    mantap

  6.  

    Poross baru…

  7.  

    hore gak pernah pertamax

  8.  

    Dari Foto di atas :
    1. Frigat Saudi dan Korvet KRI kok panjangnya sepertinya sama ?
    2. Frigat Saudi kok sepertinya penyok – penyok banyak dempulan? :mrgreen:

    •  

      kayaknya bukan itu deh kang.
      itu mungkin karena lapisan coating buatan batan. yang mampu anti radar, anti sonar, dan anti korosi. kayaknya juga mempunyai efek kinclong terus tuh kapal.

      bahan coating temuan revolusioner batan ini yang bikin efek ngeri kapal 2 musuh. karena tak dapat dilihat oleh radar sampai jarak dekat, seperti kasus ketika SIGMA diponegoro waktu d lebanon….Israel kaget ketika kapal patroli nya tak bisa menangkap siluet SIGMA di layar radar…padahal kapal nya sudah berhadapan pada jarak dekat. Terus israel minta ke jerman untuk buatain kapal model SIGMA. bah…mana mungkin bisa seperti SIGMA.

      rusia aja kesengsem ama nih bahan. manatb memang orang2 jenius indonesia….

    •  

      penyok2 karena terlalu sering di operasikan…utk patroli, dan karena hantaman ombak. dan juga karena lapisan bajanya tipis sekali. plus tidak punya bahan coating buatan indonesia.

  9.  

    pagi… mantab

  10.  

    mantap,,,,, kerjasama bisa menjadi pembelajaran bagi TNI AL

  11.  

    Lebih “mantap” KRI kita dari penampakannya….hehehe… tapiii… angkat topi buat hubungan baik ini… semoga lebih erat lagi.

  12.  

    Jaya terus TNI AL …

  13.  

    aster nya tolong dibungkus bawa pulang gituu hehehe

  14.  

    SR

  15.  

    Frigat kok cuma pake exocet blok II sejauh 40 Nm, masih mending SIGMA pake blok III. Tapi Frigat saudi menang di SAM aster 15, sedangkan SiGMA ga pake SAM.
    Beda doktrin kali ya AL negara kontinental dengan AL kepulauan. Kalau di ASEAN kan jauh-jauhan jarak tembak. Sementara kita masih unggul di ASEAN karena ada VS dengan Yakhont (300 km)

  16.  

    ternyata Malaysia Airlines udh sering dibajak…begitu mudahnya pembajak masuk pesawat..terus kerjaannya intelejen ngapain…

    memori pembajakan pesawat MH653 4-12-1977
    https://id.berita.yahoo.com/4-12-1977:-malaysia-airlines-230000582.html

  17.  

    andai 5 pulau terbesar indonesia di jaga masing masing selusin kri frans kaisiepo plus rudal yakhont.. poros maritim ina pasti disegani dunia..
    jalesveva jayamahe…

  18.  

    mantap al ryadh class alias la fayette class. frigate yang maketnya bikin presiden jokowi kesengsem sewaktu mengunjungi indodefence bhhkan presiden menawarkan dcns untuk membuka galangan kapal di indonesia

 Leave a Reply