Feb 212019
 

Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman meninjau  pabrik pengadaan Alutsista TNI AD di São José dos Campos, São Paulo, Brazil.

Sao Paulo, Jakartagreater.com – Dalam rangka memastikan program pengadaan Alusista TNI AD oleh Avibras Industria Aerospacial, S.A, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman meninjau langsung ke pabriknya di Sao José dos Campos, São Paulo, Brazil.

Hal ini disampaikan Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilis tertulisnya, Jakarta, pada Rabu 20-2-2019. Diungkapkan Kadispenad, kunjungan Wakasad bersama para pejabat dari Kemhan, Mabes TNI dan TNI AD.

“Dalam rangka Commander Inspection, Wakasad mengecek secara fisik seluruh pesanan TNI AD, sekaligus mengecek uji penembakan yang disupervisi oleh Pre-shipment Inspection Team (gabungan dari Kemhan, TNI dan TNI AD),” terangnya.

“Ini penting, karena selaku Ketua Wantuada (Dewan Penentu Pengadaan), Wakasad menghendaki Alutsista yang dibeli harus dapat terjamin, baik dari aspek kualitas, kuantitas maupun After Sales Service-nya,” imbuh Brigjen TNI Candra Wijaya.

Namun menurut Brigjen TNI Candra Wijaya, tidak hanya itu saja, termasuk prospek dari Transfer of Technology (TOT) dan Transfer Of Knowledge (TOK), baik dengan TNI AD maupun dengan Industri Pertahanan dalam negeri.

“Alutsista yang sedang dalam proses pengadaan dengan AVIBRAS, meliputi Rantis Khusus Armed AV-RMD dan AV-FCU serta munisi Roket Astros dengan beberapa Varian,” ujar Brigjen TNI Candra Wijaya.

Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman meninjau  pabrik pengadaan Alutsista TNI AD di São José dos Campos, São Paulo, Brazil.

Dijelaskan Brigjen TNI Candra Wijaya, yang dimaksud dengan AV-RMD atau Armoured Vehicle-Remuniciadora, merupakan kendaraan taktis penyuplai munisi berlapis baja.

“Sedangkan AV-FCU atau Armoured Vehicle-Fire Control Unit, merupakan kendaraan taktis yang untuk mengontrol dan melakukan Tracking Rocket,” kata Kadispenad.

“Alutsista ini merupakan bagian dari Strategi Pembangunan Kekuatan, yaitu untuk pemenuhan Minimum Essential Force (MEF) TNI AD,” tandasnya.

Pada kunjungan ini, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman didampingi oleh Dankodiklatad Letjen TNI AM Putranto, Waasops Kasad Brigjen TNI Untung Budiharto, Ses Baranahan Kemhan Brigjen TNI Bambang Kusharto, Kapuskodal TNI Brigjen TNI Ferry Zein, serta Athan RI di Brazil Kol Pnb Arif Adi Nugroho.

“Sebelum melaksanakan peninjauan Alutsista pesanan TNI AD, Selasa tanggal 12 Februari 2019, Wakasad menerima paparan dari pihak Avibras terkait dengan perkembangan penyelesaian pembuatan Alutsista pesanan kita,” tutur Brigjen TNI Candra Wijaya.

“Berikutnya, selama tiga hari (11 sampai 13 Februari 2019), Wakasad meninjau penembakan (Live Firing Test) di Fort Santa Barbara,” sambungnya.

Selain melaksanakan kegiatan peninjauan pabrikan di Avibras, menurut lulusan Akmil tahun 1990 ini, Wakasad juga mengunjungi 6th GMF – Grupo de Misseis Foguetes atau 6th Missiles and Rockets Group Astros Angkatan Darat Brazil.

”Yaitu satuan setingkat Resimen Armed. Dalam rangka studi banding dan peninjauan fasilitas mereka di Fort Santa Barbara, Formosa, Negara Bagian Goiás,” ujar Brigjen TNI Candra Wijaya.

Lebih lanjut menurut Kadispenad, pada kunjungan tersebut Wakasad berharap agar kegiatan pimpinan TNI AD ini akan berdampak terhadap kualitas dan keandalan Alutsista tersebut.

“Tentunya hal ini juga akan meningkatkan hubungan kemitraan antara TNI AD, Pemerintah Brazil dan Perusahaan Avibras, serta hubungan bilateral antara Indonesia dan Brazil,” pungkasnya. (Dispenad).

jakartagreater.com

  3 Responses to “Pastikan Program Pemenuhan MEF TNI AD, Wakasad Kunjungi Avibras Brazil”

  1.  

    Mudah mudahan Indonesia Bisa Menguasai Teknologi Roket Dan Peluncur Roket Seperti Yg Diproduksi oleh AVIBRAS ( BRAZIL )….Seluruhh Rakyat Indonesia mengharapkan Agar Kekuatan Militer Indonesia Lebiah Kuat Diatas Rata Rata Militer Dunia….Tujuannya Bukan Untuk menakuti atau mengancam Negara Lain…Tapi Untuk Menjaga Wilayah Indonesia yang begitu luas…Karena Wilayah Indonesia mengandung Sumber Daya Alam yg Melimpah….Agar Anak Cucu Kita bisa merasakan ..Begitu Juga Wilayah Indonesia Adalah Wilayah yang Rawan Dari Penyerobotan , Perampokan dari Negara Lain yang Haus Sumber Daya Alam

  2.  

    Saya pikir harusnya AL dan AU diberikan kesempatan belanja lebih banyk. Terutama dengan minimnya het tempur. Unt AD saya sudah cukup banyak kedatangan alutsista.

  3.  

    Satelit Nusantara Satu sudah meluncur bung !

    😎

    https://youtu.be/XS0E35aYJcU