Aug 192017
 

Militer China berlatih dengan menggunakan peluncur roket PHL-03. © Zhang Zhengju

Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) dari sebuah resimen artileri telah melakukan latihan tempur menggunakan amunisi asli pada tanggal 16 Agustus 2017, seperti dilansir dari laman Defence Blog.

Pasukan artileri yang ditugaskan dalam sebuah brigade militer di bawah komandi Angkatan Darat Grup 75 telah melakukan latihan dengan amunisi sungguhan memakai sistem peluncur roket berat 300 mm yaitu PHL-03.

PHL-03, yang juga dikenal sebagai AR2 (varian ekspor) adalah sistem roket multi peluncur (MLRS) 300 mm yang dikembangkan oleh perusahaan NORINCO untuk militer China.

PHL-03 merupakan PHL-96 yang telah sangan di digitalisasi dengan sistem kendali tembak terkomputerisasi (FCS) yang menggabungkan GPS/GLONASS, sangat mirip dengan SPMRL tipe 90A.

MLRS PHL-96 ini diawaki empat orang (dibandingkan dengan BM-30/PHL-96 yang hanya 3 orang), yang memasuki layanan sekitar 2004-2005, hanya sekitar satu atau dua tahun setelah pendahulunya, yaitu PHL-96. Seperti halnya PHL-96, PHL-03 tidak sama persis seperti SPMRL karena hanya submunisi yang dilengkapi pemandu, bukan roket itu sendiri.

PHL-03 adalah merupakan sistem artileri berat BM-30 Smerch versi China.

Bagikan :

  6 Responses to “Pasukan Artileri China Latihan Pakai Peluncur Roket PHL-03”

  1.  

    alutsitanya lumayan gahar, tapi battle provennya masih diragukan

    •  

      Kalo utk yg beginian sertifikat betel prupennya gak terlalu diperlukan bung. Krn yg diperlukan uji ketahanan yg mampu melesatkan roket dlm kurun waktu tertentu dan jumlah tertentu. Utk roketnya sendiri pasti sdh melalui serangkaian ujian utk jangkauan yg diinginkan dan tepat sasaran serta daya ledaknya.
      Beda banget dng rudal, radar, jammer, pespur, kaprang serta tank yg sangat butuh sertifikasi betel prupen spy laris manis dipasaran. Sertifikasinya bisa diambil di palagan Timur tengah, antara lain Libiya, Irak, Afganistan, Palestina bahkan sampe ke Yaman dan daerah Afrika.

  2.  

    Ayooo dibarter ..ni barang

  3.  

    betul bang, ketahanan laras sama mekanisnya, kalau larasnya tidak kuat menahan panas akibat gesekan, bisa-bisa meledak di tempat.

  4.  

    pas mau buat nembak macet gak nih??

  5.  

    Versi KW BM 30-Smerch, wt* China ini sekali suap udah bisa mandiri disana-sini, kita patut apresiasi, mulai dari chasis, sampe warheadsnya made in China. Jangkaunya luar biasa sampe 150 Km dan termasuk MLRS terbaik di dunia, bisa dipasangin berbagai jenis warheads anti personel, HE- Fragmented, sampe sistem cluster berbobot sampe 250 kg. Mantaplah ini.

 Leave a Reply