Nov 192018
 

dok. Pasukan Amerika Serikat di Ghana. (US Army Africa)

Jakartagreater.com   –   Militer AS berencana untuk memangkas pasukan dari operasi kontraterorisme aktif di Afrika selama beberapa tahun ke depan untuk mendukung strategi pertahanan nasional Pentagon dalam menghadapi ancaman dari Rusia dan China, dirilis Sputniknews.com, Jumat 16-11-2018.

Awal tahun ini, militer AS mengumumkan bahwa mengkounter Cina dan Rusia telah menjadi prioritas, mematahkan tradisi lebih dari satu setengah dekade fokus pada perang melawan petempur militan.

“Pengurangan personil militer diproyeksikan sekitar 10 persen dari total 7.200 pasukan militer dan akan berlangsung selama beberapa tahun mendatang,” kata juru bicara Pentagon Komandan Candice Tresch, Reuters melaporkan.

Tresch mengatakan pemotongan itu akan meninggalkan aktivitas “counter-violent extremist organization”  yang sebagian besar tidak tersentuh di negara-negara seperti Somalia, Djibouti dan Libya, menambahkan bahwa di bagian lain di wilayah itu, penekanan AS akan bergeser dari “bantuan taktis untuk memberi nasihat, membantu, penghubung dan berbagi kecerdasan. ”

Awal pekan ini, mantan pejabat AS merilis laporan yang diperintahkan oleh Kongres AS yang menyatakan bahwa militer tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mendanai dirinya sendiri dan memenuhi tujuan yang dinyatakan oleh Menteri Pertahanan James Mattis awal tahun ini, menurut laporan Reuters. Pengurangan pasukan di Afrika dapat dikaitkan dengan masalah biaya ini.

Seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan kepada Reuters bahwa pengurangan pasukan kemungkinan akan memakan waktu 3 tahun dan dapat mencakup negara-negara seperti Kenya, Kamerun dan Mali. Baik Rusia dan Cina memiliki hubungan jangka panjang dengan negara-negara Afrika. Selama Perang Dingin, Uni Soviet menyediakan bantuan kemanusiaan untuk banyak negara Afrika.

Setelah Uni Soviet runtuh, Rusia mencoba untuk menghidupkan kembali beberapa hubungan lama. Sejak 2014, Rusia telah menandatangani 19 perjanjian kerja sama militer dengan negara-negara Afrika sub-Sahara, termasuk Ethiopia, Nigeria, dan Zimbabwe, menurut informasi yang dipublikasikan oleh kementerian luar negeri dan pertahanan Rusia.

Cina juga memiliki kepentingan utama di Afrika. Pada 2015, Presiden China Xi Jinping mengumumkan bantuan dan pinjaman senilai $ 60 miliar untuk negara-negara Afrika untuk membantu pembangunan benua tersebut.  Pada 2017, negara Afrika Djibouti menjadi tuan rumah pangkalan militer pertama Beijing di luar Tiongkok.

Bagikan:

  43 Responses to “Pasukan AS di Afrika Dikurangi untuk Hadapi Ancaman Baru”

  1.  

    Di christmas sebuah pulau asing terbesar di ujung jakarta tahun 2014 sudah beredar beritanya akan ada penempatan sekitar 50.000 pasukan USA di sana…………… kini beritanya semakin nyata atau setidaknya mulai terang……………. pasukan USA di africa mulai di tarik dan di droping di ASIA………….. Hemm……. SUDAH KU DUGA

    •  

      Karena dsn sdh diobok2 tgl Asia Fasifik target berikutnya dgn China dan Rusia dijadikan sebagai pihak antagonis.

      •  

        mosok ga ingat toh lee,,,tahun 2016 bulan may…..
        waktu armada cinak masuk tanpa ijin ke wilayah kelautan yg menjadi kedaulatan bangsa indonesia, diterobos tanpa pemberitahuan, cinak ngaku klo sudah unggah rute ekspedisinya di web kemenhannya…..
        katanya sih latihan,,,tpi kok negara orang dijadikan tempat latihan…..

        •  

          hahahaa

        •  

          ada persitiwa seperti itu..?

          setahu aku bulan may 2016 TNI AL oleh KRI imam bonjol mengejar dan menangkap kapal nelayan cina Gu bei Yu itupun setelah di lumpuhkan dengan tembakkan terlebih dahuku…padahal di dekat situ ada kapal coast guard cina dia menyaksikan penangkapan itu dan membiarkannya.

          Juni 2016 Jokowi rapat di atas kapal imam bonjol di perairan natuna… seminggu kemudian menhan Ryacudu R mengatakan akan membangun lapngan udara untuk jet tempur dan pangkalan angkatan laut besar disana. TNI juga nambah jumlah tentara nya dari 800 menjadi 2000 orang.

          Bisa tolong diceritakan sedikit tentang penerobosan armada kapal tempur cina ke laut natuna itu? karena sulit untuk mencari jejak beritanya.

    •  

      hoax yg sengaja di tebar
      yg ada penempatan di darwin utk menampar politisi2 asutrali yg mulai mbelot

      •  

        Itu yang hoax…napa politisi australia membelot……membelot dengan siapa….lantas apa hubungan dengan penpatan pangkalan militer asing….???

        •  

          Itu yang hoax…napa politisi australia membelot……membelot dengan siapa….lantas apa hubungan dengan penempatan pangkalan militer asing….???

        •  

          membelot mungkin kata yg sngat pedas namun begitulah persepsi As

          simpelnya politisi2 asutralia banyak yg lebih ingin mengamankan kepentingan bisnis ekonominya sendiri2 dan mengesampingkan keamanan negaranya dan ini terjadi juga di Selandia baru.

          tahun 2014-2016 China mengakuisisi pelabuhan Darwin selama 99 tahun, ini yg paling dikategorikan washington bahwa politik domestik Australia sudah parah diintervensi selain perubahan2 kebijakan Asutralia yg lebih pro kepentingan china

      •  

        klo pun HOAX tetap waspada wilayah luas harus dijaga UTUH hEMM……………..SUDAH KU DUGA

        •  

          Pertanyaan ku butuh jawaban dik…engak butuh kompor dik… :mrgreen:

          •  

            Berarti marinir usa mau menghancurkan politisi auatralia atau mau nakut nakuti…yang jadi pertanyaan nya lagi napa australia ngasih wilayah nya untuk mengancam diri sendiri… 😆 edisi rak mudeng 😀

          •  

            utk memberi tekanan psikologis ke politisi2 sipil Asutralia yg dituding mengancam pakta pertahanan dan keamanan bersama Asutralia dgn As

          •  

            Apa pun dalih dan dalil nya itu patut kita cermati…semua sama punya alasan masing masing…tapi akan berpengaruh bila itu menyangkut kepentingan dan kedaulatan kita sendiri…kita tidak bisa berbuat dan melarang orang lain untuk membuat atau menguat kan militer mereka …tapi semua harus dikaji dan diwaspadai…karna arah mata angin sulit diterka…!!!

          •  

            sya tidak menyarankan atau utk memberi narasi utk tidak lebih waspada postur militer negara2 tertentu semua harus diwaspadai jika berdekatan dgn wilayah kita.

            soal yg diatas adalh penempatan 50ribu tentara di pulau christmas yg memang hoax
            kegiatan militer memang ada disitu karena asutralia menempatkan pendeteksi kapal selam yg akan keluar masuk selat sunda

          •  

            Hoax atau Fake knyataan nya Pasukan USA mulai di tarik dari AFGHANNISTAN dan SURIAH…. lantas tuh pasukan mau dikmanakan ya……

            LCS adalah simbol kebebasan bagi USA, lantas saat One Belt jalur sutera LAUT PLA memblokir LCS kira2 apa paman SAM belagu seperti org LUGU githu ataou purak2 dalam perahu ???

            Simple saja misteri is misteri… akan terpecahkan bila memang 2025 seperti kata parlemen USA bahwa USA akan perang dg china

          •  

            penempatan pasukan as memang ada di selatan indonesia namun di darwin seperti yg dijelaskan

            Lcs adla laut internasional dan ada kebebasan navigasi sesuai dgn hukum unclos utk keamanan rute perdagangan,

            mslah china adalh maslah klaim laut internasional dan rute perdagangan utk keamanan negerinya dgn mengorbankan keamanan negeri2 lain yg juga punya klaim di lcs dan itu belum menyentuh SDA yg terkandung di lautan tersebut,
            siapa yg kura2 dlam perahu disini coba?

          •  

            Bung ANU.. Akhirnya Ente sudah FAHAM… jangan kbanyakan main lobang bro hahahaaaa

  2.  

    yg menjadi ancaman bagi indonesia sudah amat jelas, klo cinak ingin memproyeksikan kekuatan ekonominya ke negara2 labil di asia, utk mencapai tujuan tsb kekuatan militer maritim cinak dijadikan penggerak,
    tpi jangkauannya dibatasi oleh amrik, dari okinawa sampai christmas island dijadikan benteng utk membendung ambisi cinak.

    •  

      Yaa…karep mu lee lee…. :v 😀

      •  

        ingat lho dek,,,bahkan india sudah pasang ancang2 di pulau nicobar…..

        •  

          Yaa semua sama penguatan untuk daya tangkal…dan itu tidak terbatas pada satu negara…!!!
          Masalah tujuan mereka sebenarnya hanya mereka dan dewo yang tau… ;V
          Karna kedepan tidak dapat diprediksi baik kawan maupun lawan…kehati hatian diperlukan dan penguatan wajib dilakukan…karna faktor kedepan perang asimetris cedrung dapat peran utama sebelum infasi sesuguhnya…jadi tidak ada lawan tidak ada kawan abadi…yang ada hanya kepentingan…!!!

          •  

            RAMALAN kitab kuno kadang terbukti …………. suka atau tidak suka politik eropa mulai jenuh di timgteng………. saat nya beralih ke ASIA……….Teng…..Waspadalah

          •  

            sebaiknya anda buka bukunya robert gilpin tentang negara dan perubahan.

            tiap negara akan berubah mengikuti negara lainnya, dan tiap negara dibatasi kekuatannya oleh sda dan juga sdm, maka dari itu bagaimana negara menyikapi perubahan dengan mendistribusikan power(wewenang, politik dan jabatan) dengan baik.

            tidak ada yg namanya kepentingan, negara berubah karena mengikuti perubahan.

          •  

            masak kamu ngak pernah dengar lagu the wind of change by scorpion…. 😆

            https://youtu.be/n4RjJKxsamQ

          •  

            Berarti kamu masih lugu kalo gitu…banyak baca bagus dik…tapi juga tau apa yang dibaca dan kontek nya…

            Jadi menurut kamu kepentingan suatu negara tidak akan pernah berubah…???
            Terrrrlaaaaluuuuu lugu….liat sejarah perang dunia dik dan perang lain nya baik sekala besar maupun sekala kecil….faktor sumberdaya alam itu hal lain dalam tujuan perang…tapi kepentingan lebih dominan yang memicu konflik,,,baik sekala besar maupun kecil…
            Lcs dengan isu sumberdaya alam nya…tidak menonjol ketimbang kebebasan berlayar dan jalur perdagangan internasional nya…jadi saran saya lebih baik kamu baca lagi buku shincan dengan pahlawan bertopeng nya… 😀

          •  

            kawan dan lawan masih bisa diprediksi yg harus di garis bawahi adlah interest kepentingan-kepentingan apa yg bisa menjadikn lawan menjadi kawan maupun sebaliknya.

            hegemoni pengaruh superioritas ekonomi,politik teknologi,militer dan budaya atas tetangga masih merupakan faktor2 penyelamat dan bargaining power masa depan negara

          •  

            Naa ini baru gue setuja 100? pendapat loe nu…!!!

          •  

            @jimmy… kepentingan suatu negara memang bisa berubah, kekayaan alam memang hanya satu dari tujuan peperangan…. menurutku nilai nilai dasar suatu bangsa lah yang masih tetap sama dari dulu yang mampu menggerakan berbagai peristiwa dan tujuan serta metode yang selalu berubah (kelihatannya) pada berbagai masa. perubahan peristiwa dan tujuan serta metode itu hanya kamuflase dari sutau tujuan untuk penerapan nilai nilai dasar itu.

          •  

            Aneh kalau terlalu dini belum menyadari situasi perubahan…. hasilnya akan membuat berita dan asumsi yg nyatanya sangat rupa2 dan berbeda itu kembali pada keyakinan….. bahwa 2030 akan ada gejolak besar itu kata om No.2 hahahaaaa

          •  

            @anu jika kawan dan lawan bisa diprediksi, kenapa norwegia diinvasi sama jerman ya 😆
            norwegia diinvasi bukan karena sda dan sdmnya melainkan karena swedia mau jual biji besi, namun jalur perdagangannya tertutup oleh lapisan es, sehingga terpaksa meminjam pelabuhan dinorwegia.

            @jimmy palsu 😆 …..
            dalam bernegara kata kepentingan sudah tidak ada, yg ada adalah tujuan(goal).
            dalam militer juga begitu….
            dan tujuan/arah selalu berubah mengikuti perubahan.

          •  

            @jimmy palsu, jika anda hanya mengikuti kepentingan anda saja tanpa mengikuti perubahan, berarti anda orgnya keras kepala 😆

          •  

            lah ini soal norwegia yg saya takut akan terjadi di kita

            norwegia diinvasi karena jerman ingin mengamankan rute perdagangan biji besi.
            kawan dan lawan masih bisa diprediksi dgn analisis informasi intelejen namun hanya terbatas prediksi kemungkinan bukan kebenaran terlepas dari benar atau tidaknya ini ada manfaatnya melatih kewaspadaan intelejen utk dijadikan pertimbangan pengambil2 kebijakan negara

            AS dan sekutunya masih memata2i satu sama lain kok terutama politisi2 sipil masing2 dan halal hukumnya baru haram kalo ketahuan.

            militer beda sma negara tergantung negara tersebut menganut sistem pemerintahan yg bagaimana, Otoriter, Demokrasi atau Meritokrasi atau yg lain2

          •  

            Kamu yang keras kepala…tidak mampu menerima kebenaran…
            Kepentingan akan selalu berubah sesuai dinamika dan waktu…lantas dimana yang salah…!!!

        •  

          Dik wan tepat sekali dan kamu kasih tau sama iwan ruuut biar dia tidak lugu lugu amat…wong kang amat aja yaa engak lugu lugu bener…dia tau kok mana lubang untuk kentut sama lubang untuk kancing… 😳 😀

          •  

            kadang saya juga heron mana lubang enak sama gak enak…. dari CLUE kata om BeYe pernah bilang itu merupakan dasar manusiawi……..hahahaaaa

        •  

          SUDAH KAH ANDA stock sembako di rumah anda ….. hahahaaaaa

 Leave a Reply