Pasukan Garuda Bagikan Daging Kurban di Pedalaman Kongo

Pasukan Garuda XX-N/Monusco Bagikan Daging Kurban di pedalaman Kongo.

Kongo – Pasukan Garuda dari Satuan Tugas Kompi Zeni Tentara Nasional Indonesia (Satgas Kizi TNI) Kontingen Garuda (Konga) XX-N/Monusco yang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian PBB, beberapa waktu lalu merayakan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M dan membagikan daging kurban kepada masyarakat lokal di pedalaman Republik Demokratik Kongo, Afrika.

Sebelum melaksanakan pembagian hewan kurban, Pasukan Garuda Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco di bawah pimpinan Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) menggelar Sholat Idul Adha 1438 H di Base Camp Indo Eng Coy, Bumi Nusantara, Haut-Uele District, Kota Dungu, Republik Demokratik Kongo.

Sejak pukul 06.00 pagi waktu setempat, gema takbir sudah berkumandang memenuhi atmosfir udara Dungu-Kongo. Lebih dari 300 orang termasuk warga muslimin dari Kontingen Maroko, Bangladesah, UN Staf dan masyarakat lokal yang berdomisili di sekitar UN Camp turut serta melaksanakan Sholat Idul Adha bersama Pasukan Garuda XX-N/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo).

Setelah melaksanakan Sholat Idul Adha, para Peacekeepers dibantu masyarakat lokal mulai menyembelih hewan kurban yang disiapkan. Total hewan kurban yang disiapkan adalah 25 ekor Sapi dan 9 ekor Domba.

Dansatgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh personel Satgas yang sudah berkurban pada perayaan Idul Adha tahun ini. “Hewan kurban ini akan disalurkan kepada fakir miskin yang berada di sekitar Camp, Daerah TOB Demu dan TOB Tadu yang berada di puluhan kilometer dari  Camp,” ujar Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos.

Pasukan Garuda XX-N/Monusco Bagikan Daging Kurban di Kongo.

“Semoga kontribusi positif Pasukan Garuda lewat perayaan kurban ini, bisa mempererat tali silaturahmi Kontingen Garuda dengan masyarakat lokal, sehingga masyarakat lokal akan mengingat keramahan bangsa Indonesia lewat duta-duta Indonesia yang melaksanakan Misi PBB di Kongo ini,” katanya.

Milliter Indonesia di Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco beranggotakan 175 Prajurit TNI dari ketiga angkatan (150 personel TNI AD, 19 personel TNI AL dan 6 personel TNI AU) sebagian besar berasal dari Batalyon Zeni Konstruksi 11/DW dan Batalyon Zeni Konstruksi 12/KJ yang bertempat tinggal di Jakarta dan Palembang.

Satgas ini dipimpin Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos sebagai Komandan Satgas (Abituren Akademi Militer tahun 2000) yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Batalyon Zeni Konstruksi 11/DW, di Matraman, Jakarta.

Pasukan Indonesia ditempatkan di tiga UN Camp, yaitu COB Dungu, TOB Tadu dan TOB Demu. Selain bertugas menjadi pasukan penjaga perdamaian Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco juga melaksanakan kegiatan CIMIC (Civil Military Coordination) diantaranya, bantuan pelayanan kesehatan, pemberian bantuan kepada masyarakat, anjangsana, rehabilitasi jembatan/jalan, dan lain-lain.

Hal ini bertujuan sebagai sarana diplomasi, sehingga keberadaan personel Satgas Kontingen Garuda dapat diterima oleh masyarakat lokal di Republik Demokratik Kongo. Pen Konga XX-N/Monusco. 5-9-2017.

Tinggalkan komentar