Jan 092016
 

Russian-Special-Forces-Spetsnaz-610x405

Pasukan Khusus Rusia kini dilengkapi teknologi senjata dan peralatan militer terbaru. Dalam melaksanakan misi yang berbahaya, Pasukan khusus tidak hanya berhadapan dengan personel musuh, tetapi juga dengan berbagai jenis bahan peledak. Peralatan terbaru tersebut diantaranya:

“Fountain-M” adalah sebuah kubah yang terbuat dari berlapis-lapis Kevlar yang beratnya mencapi 50 kg. Dengan menutup alat peledak, “Fountain” membantu mengurangi gelombang ledakan dan pecahan peluru yang secara drastis mengurangi dampak kerusakan yang disebabkan oleh ledakan.

“Injection” adalah granat tangan kecil untuk serangan tidak mematikan. Setelah meledak, granat meyebarkan serbuk yang menyebabkan dampak tersedak. Granat versi lain juga memiliki dampak Flashbang, yamg menyebabkan musuh kehilangan penglihatan sesaat.

“Typhoon” pada awalnya dirancang untuk menetralisir alat peledak improvisasi. Pada dasarnya berbentuk bahan peledak canggih yang melekat pada tabung ekstensi. Perangkat Typhoon dapat digunakan untuk meledakkan segala jenis pintu atau jendela. “Typhoon” diaktifkan melalui sebuah detonator yang dikendalikan remote, yang memungkinkan untuk serangan terkoordinasi, dan hasil ledakan bisa di ubah tergantung pada jenis rintangan yang harus dihancurkan.

Armyrecognition

  8 Responses to “Pasukan Khusus Rusia Kini Dilengkapi Senjata Baru”

  1. pertaminiiiii

  2. indonesia bisa buat jua

  3. Alatnya hebat-hebat tuh pasukan khusus Rusia, seperti yg ada pd pilem. Sepertinya pasukan khusus Rusia hrs lbh gaul, coba saja sekali-kali datang ke Indonesia untuk berlatih, membina hubungan serta berbagi ilmu dg pasukan khusus yg ada di Indonesia. Secara habitat (wilayah negara) Rusia dg Indonesia jauh berbeda. Rusia memiliki hutan ekstra dingin Siberia sampai Kamchatka dan dekat dg daratan es Artik sementara Indonesia memiliki pesona hutan tropis yg lumayan panas dan ganas untuk latihan komando. Barangkali ini bisa ditawarkan untuk latihan, sekali-kali KOPASSUS berlatih di medan es Artik dan rimba Siberia, sementara SPETNAZ silakan mencicipi angkernya hutan tropis kalimantan atau pantai Situbondo. Agak “jenuh” juga setiap kali melihat tentara Ustrali dan Marinir USA rajin berlatih di hutan atawa pantai Indonesia.
    Jangan lupa, bagi ilmu sedikit bagaimana Rusia mengoperasikan S300 (syukur S400) walau Indonesia tdk beli barang itu. Selain itu, bagi ilmu juga bagaimana para komandan Rusia mengatur serangan ke ISIS dari jalur laut (dilaut hitam pakai fregat dan kapal silem di laut mediterania), jalur udara, dan cara koordinasi intelijen canggih pakai satelit. Lah ngelantur nih komen….

    • Sehebat hebatnya persenjataan rusia tapi reputasinya dlm mengatasi aksi terorisme masih terbilang cemen kalo gak mau dibilang gegabah

      Masi ingat kasus penyanderaan digedung teater di moskow, seluruh teroris dan sanderanya tewas(90-an sandera)

      Lebih moncer reputasi pasus RI, jerman, perancis dan israel

  4. itu yang di machine gun ada peredamnya? ,, apa akurasi nya ngga kurang ya sama recoilnya …maap ane cuman sok tau

  5. koq ga ada yg kaya di call of duty advance warfare 😀

 Leave a Reply