Okt 072019
 

Ilustrasi: Peluncuran roket Rusia. (@ Russian MoD)

Moskow, Jakartagreater.com   –   Pempinan puncak Rusia akan memiliki waktu beberapa puluh menit untuk memutuskan serangan balasan nuklir. Ini diumumkan pada hari Sabtu di udara radio Ekho Moskvy oleh kepala staf Angkatan Udara ke-15 Angkatan Udara (pasukan khusus) Anatoly Nestechuk, dirilis TASS, 5-10-2019.

“Durasi Waktu terbang (flying time) bisa berbeda. Dari arah yang berbeda, dari mana ia terbang, bagaimana ia terbang. Saya tidak akan memberi tahu Anda angka tertentu, tetapi bilangan ini membutuhkan sesuatu yang sangat serius, kuat,  untuk membuat keputusan. Tetapi secara umum, waktu sudah cukup, bukan menit, bukan puluhan menit – lebih dari puluhan menit, “kata Nestechuk, menjawab pertanyaan tentang berapa lama waktu kepemimpinan Federasi Rusia harus memutuskan serangan balasan nuklir timbal balik.

Dia mengklarifikasi bahwa kita berbicara tentang situasi di mana sistem peringatan serangan Rudal (SPRN) mendeteksi Rudal balistik antarbenua yang terbang menuju Rusia.

SPRN dirancang untuk memberi sinyal serangan pada pos komando negara dan militer, memberikan informasi untuk sistem pertahanan Rudal Moskow, dan juga menyediakan data tentang objek ruang angkasa untuk sistem pemantauan ruang.

Sistem ini terdiri dari dua eselon – tanah dan ruang. Ground terdiri dari jaringan stasiun radar dan mampu mendeteksi Rudal dalam penerbangan pada jarak hingga 6 ribu kilometer. Eselon antariksa termasuk satelit yang dapat secara real time mendeteksi peluncuran Rudal balistik dari wilayah negara bagian mana pun.

Bagikan:

  15 Responses to “Pasukan Rusia Kalkulasi Waktu yang Dibutuhkan untuk Putuskan Serangan Nuklir Balasan”

  1.  

    Segitu hebatnya, lagian sapa sih yg mau nyerang bang ruski… pertahanan paling kuat, balasan timbal baliknya juga paling menghacurkan

  2.  

    Ini artinya, tidak ada satu rudalpun yg diluncurkan dari negara manapun di bumi ini yg tdk terpantau Rusia. Dan itu berarti samgat mudah bagi Rusia utk menanghalaunya dng hanud berlapis, S-500, S-400, BukM3 NG setta Pantsir-NG. Rapatnya sistem pertahanan udara Rusia ini sangat sulit utk ditembut bahkan oleh peluru pistol sekalipun.
    Sebaliknya jika Rusia mengerahkan serta meluncurkan koleksi rudal nuklirnya baik yg balistik maupun jelajah hypersoniknya maka sdh bisa dipastikan akan hilang dr peta bumi negara yg menjadi sasarannya.
    Karena Rusia terlalu stroonngg dng rudalnya….xicixicixicixi

    •  

      Iya, tapi itu akan percuma saat pasukan Ruang Angkasa USA siap. Seluruh satelit Rusia beserta Rudal ICBM yg diluncurkan oleh Rusia bisa dinetralisir langsung di luar angkasa. Hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh

    •  

      Itu semua percuma dihadapan pasukan luar angkasa USA. Hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh

    •  

      Mohon maaf nih bang, ngefans/ fanatik boleh tapi jangan berlebihan mau Rusia , USA, China dll semua buatan mereka itu gak ada yang 100% sempurna , pasti ada kelemahanya .. saya bukan anti rusia / anti USA , saya juga suka rusia tapi jangan terlalu fanatik dan mengiring opini seolah ada 1 bangsa/ negara yang kuat dan sempurna . cuman saran aja bang bukan mengurui

      •  

        Lhoo…ini bukan masalah ngefans. Tp bicara fakta lapangan bahwa hanya rusia yg punya pertahanan udara yg rapat.

        Yg namanya ciptaan manusia tentulah sdh pasti gak ada yg sempurna boss. Saya gak bicara konteks permasalahan itu.
        Dan saya jg tidak sedang dlm menggiring opini.
        Tp bicara kemampuan Rusia menyerang balik serangan musuh dng hanya perlu beberapa saat saja dilumpuhkan.
        Ente harusnya tahu seberapa banyak kepala nuklir yg dimiliki rusia, bahkan terbanyak di dunia. Blom lg bicara kemampuan rudal jelajah bawah air dan rudal jelajah hypersoniknya yg blom ada tandingannya hinggi kini.
        Maka seandainya ada WW 3, Rusia lebih siap memayungi warganya dng persenjataan canggihnya. Dan sebaliknya serangan rudal Rusia dng kekuatan nuklirnya bisa meluluh lantakan negara yg dituju
        Begitu maksudnya mbroo…..xicixicixicixi

  3.  

    saking strong nya sampai bilang kimuchi kimuchi……he he he

  4.  

    satu negara di keroyok nato yg 29 negara tetap anteng anteng saja.
    tak ada negara satupun yg berani senggol rusia.
    senggol is the bacok.xi xi xi

  5.  

    TEL AVIV – Perusahaan pertahanan Israel sedang menganalisis serangan besar-besaran terhadap fasilitas minyak Arab Saudi 14 September lalu, yang disalahkan pada Iran. Serangan dengan rudal jelajah dan pesawat nirawak bersenjata itu membuat rezim Zionis terkesan karena mampu menembus sistem pertahanan rudal Patriot buatan Amerika Serikat (AS).

  6.  

    mungkin rudalnya lagi di arahkan ke tempat lain kalee.
    sehingga si patriot itu tak melihat kalau di sampingnya ada drone lewat.
    ngeles.com

  7.  

    Kalau negara2 berlomba2 meramaikan bikin rudal….lha Indonesia kapan? roket sudah, mung tinggal rudal ajah yg belum ada risetnya

  8.  

    Indonesia sebenarnya sdh mengembangkan rudal yaitu rudal petir dan jg medptkan lisensi pembuatan rudal anti kapal C 705 dr china.

  9.  

    Setidaknya indonesia sdh berusaha utk mendptkan teknologi rudal entah itu mengembangkanya sendiri ataupun berkerjasama dgn china lagi pula mendptkan teknologi rudal itu sulit karna mayoritas negara adidaya rudal adlh anggota MCTR dan negara anggota MCTR dilarang mentransfer teknologi rudal yg jaraknya lbh dr 300 km dan bobot hulu ledaknya lbhdr 500 kg.