Pasukan Rusia Masuk Ukraina

61
110

image

Satelit NATO menunjukkan, Gambar 1, unit militer Rusia bergerak dalam formasi konvoi dengan artileri self-propelled di wilayah Krasnodon, Ukraina, di dalam wilayah yang dikuasai oleh separatis Rusia. Gambar itu diambil pada tanggal 21 Agustus 2014. Alutsista ini dipercayai milik Rusia, karena unit Ukraina belum mampu menembus sejarah ini, ke wilayah yang dikendalikan separatis.

image

Gambar 2, direkam tanggal 23 Juli 2014, menggambarkan diduga enam senjata self-propelled 153mm 2S19 Rusia yang terletak di Rusia dekat Kuybyshevo. Situs ini terletak 4 mil, atau 6,5 kilometer, perbatasan selatan Ukraina, dekat desa Chervonyi Zhovten. Senjata mengarah ke utara, langsung menuju wilayah Ukraina (lihat indikator Utara pada gambar).

image

Gambar 3 mencakup dua gambar (kiri dan kanan) dan menunjukkan situs pengerahan militer di sisi Perbatasan Rusia, dekat Rostov-on-Don. Lokasi ini berjarak sekitar 31 mil atau 50 kilometer dari Dovzhansky, penyeberangan perbatasan Ukraina.

Gambar di sebelah kiri direkam 19 Juni 2014 dan menunjukkan area yang menjadi kosong saat ini. Gambar di sebelah kanan itu diambil dua bulan kemudian pada tanggal 20 Agustus 2014 dan menunjukkan lokasi yang sama. Tank utama Rusia, Lapis baja pengangkut personel, truk kargo dan tend akomodasi yang semua terlihat jelas. Ini adalah salah satu contoh dari beberapa perkemahan bahwa Rusia telah diposisi dekat perbatasan dengan Ukraina Timur. Banyak dari kekuatan ini dikerahkan beberapa kilometer dari Ukraina, dan mampu menyerang dengan sedikit peringatan, dan berpotensi menghabisi dan mendorong mundur unit Ukraina. Rusia juga telah memindahkan sejumlah besar pesawat tempur dan helikopter di lapangan udara di sepanjang perbatasan. Pesawat tak berawak Rusia secara rutin menyeberang ke wilayah udara Ukraina.

Beberapa peralatan dari lokasi ini dipindahkan melintasi perbatasan dan digunakan untuk memasok dan melengkapi pasukan separatis yang beroperasi di Ukraina. Selama berbulan-bulan, Rusia telah memberikan pro separatis alat berat berupa tank, kendaraan lapis baja, artileri, dan beberapa peluncur roket. Sistem pertahanan udara juga telah diberikan kepada separatis, bahkan setelah jatuhnya Malaysia MH17.

image

Gambar 4 menunjukkan unit artileri self-propelled Rusia menembak di posisi dekat Krasnodon, Ukraina. Mereka didukung oleh kendaraan logistik yang mungkin membawa amunisi dan perlengkapan tambahan. Konfigurasi ini terlatih dan militer profesional yang mengatur aset mereka di darat, serta menunjukkan bahwa unit ini bukan amatir, tetapi tentara Rusia. (aco.nato.int).

61 KOMENTAR

    • Saudara saudara perang dunia sudah dekat ,mari persiapkan diri untuk membela tanah air hatrkat dan martabat.

      Jika terjadi perang tiada lagi yang akan kita banggakan,kita akan kehilangan istri,anak,orangtua,sahabat,suami yang kita cintai bahkan nyawa dankehidupan kita akanbterenggut

      Kami mohon pada yangvdiberi kekuasaan oleh rakyat jangan pelit mengeluarkan biaya untuk pertahanan karna biaya perang lebih besar dari pada yang diperkirakan

      Untuk menghindari perang cuman satu caranya yaitu jangan biafkan musuh berani berperang atau menyerang kita

      Supaya xmusuh takut kita harus punya perlengkapan perang yang tangguh

      Merdeka merdeka merdeka

    • Putin: Jangan Macam-macam Dengan Rusia!
      Danau Seliger, Rusia (Antara/Reuters) – Presiden Rusia Vladimir Putin Jumat mengatakan bahwa pasukan bersenjata Moskow yang dilengkapi dengan persenjataan nuklir siap untuk membalas agresi negara-negara lain.

      “Jangan macam-macam dengan kami demi kebaikan semua negara,” kata Putin saat menyampaikan pidato dalam acara perkemahan pramuka pro-Kremlin di Danau Seliger, Moskow.

      Putin mengatakan bahwa pengambil-alihan Krimea oleh Rusia pada Maret lalu adalah langkah penting untuk menyelamatkan populasi warga berbahasa Rusia di wilayah itu dari kekerasan pemerintahan Ukraina.

      Dia juga menjelaskan bahwa pemberontakan oleh kelompok pro-Rusia di wilayah timur Ukraina adalah konsekuensi logis dari tindakan pemerintah di Kiev yang menolak upaya perundingan.

      Ukraina sendiri menuduh Rusia mengirim pasukan dan persenjataan untuk membantu kelompok separatis dalam konflik yang menewaskan 2.000 orang itu. Putin pada Jumat membantah tuduhan itu.

      “Rusia tidak pernah terlibat dalam konflik berskala besar,” kata Putin.

      “Kami tidak menginginkan hal itu dan kami tidak berencana melakukannya. Namun di sisi lain kami juga siap membalas agresi terhadap Rusia dan oleh karena itu negara-negara lain harus memahami.. bahwa langkah terbaik adalah tidak macam-macam dengan kami,” kata Putin.

      “Saya bersyukur tidak ada negara yang berani memulai konflik besar-besaran dengan Rusia. Saya ingin mengingatkan kalian bahwa negara ini masih merupakan negara berkekuatan nuklir terkuat,” kata dia.

      Di sisi lain, Putin juga menyalahkan Amerika Serikat dan Uni Eropa karena menggulingkan secara “tidak konstitusional” presiden Ukraina pro-Moskow, Viktor Yanukovich, dan menggantinya dengan pemerintahan pro-Barat.

      Dia mengatakan bahwa masyarakat di bagian timur Ukraina tidak setuju atas penggulingan Yanukovich dan sekarang menjadi korban “kekejaman tentara militer” pemerintah.

      “Desa-desa kecil dan kota-kota besar tengah dikepung oleh tentara Ukraina. Pasukan itu sengaja menembaki area pemukiman untuk menghancurkan infrastruktur. Hal itu mengingatkan saya atas peristiwa pada Perang Dunia II di mana pemerintahan fasis Jerman mengepung kota-kota di sini,” kata Putin. (bd)

      • Kapan ya Indonesia bisa punya foto2 seperti di atas saat ada pergerakan mencurigakan di perbatasan. Atau untuk memetakan posisi OPM di belantara Papua.
        Saya berkhayal, kalau misalnya ada patroli TNI mau bergerak di pedalaman Papua maka sebelumnya jalur2 tersebut sudah ‘disapu’ oleh satelit atau uav mini yg bisa kasih citra seperti foto2 di atas. Tentunya akan membantu survivability prajurit di lapangan.
        Maaf, bung akung. Numpang ngehayal.

        • Assalamualaikum wr.wb
          citra satelitnya berapa meter itu yang di gambar?
          kalau gambarnya saja seperti di atas ya berarti butuh analis untuk menjabarkan citra satelitnya.
          jangan sampai batu dikira pasukan :v
          malah sebaliknya pasukan di kira batu karena di samarkan :v
          kalau salah ya maaf 😀
          maaf oot 😀

        • Hahaha..! Untuk SGPV kayaknya mereka lebih serius..! Apalagi Menhannya yang sekarang kan anak bekas pemimpin negeri itu, dia terlihat sangat menjaga nama baik keluarga dan bangsanya. Kalau ngobrol ama dia, sangat enak, kritis, nasionalis, cerdas, berwawasan luas dan sangat terbuka. Anak muda Malaysia sedang mengidolakannya..! Hehehe..!

          • Assalamualaikum wr.wb
            bung yayan apa di Malaysia ada lembaga seperti KPK?
            karena saya belum pernah dengar lembaga seperti KPK ada di Malaysia dan bagaimana sepak terjangnya?
            percuma kalau meniru Indonesia tanpa meniru lembaga seperti KPK mereka akan kalah terus dengan Indonesia.
            maaf oot 😀

          • Walaikumsalaam, bung Wong Ndeso..! Apa kabar? Di sana juga ada suatu badan yang sejenis dengan KPK, namanya JPRM. Kepanjangannya, saya kurang hafal; Jawatankuasa Pembanteras/Pencegah Rasuah Malaysia..! Hahaha..! Mohon koreksinya kalau salah..! Tapi dia gak sesangar KPK, karena orang-orang yang ada di dalamnya masih terlibat dengan politik praktis..! Beberapa diantaranya adalah anggota partai yang sedang berkuasa..!

          • SPRM suruhanjaya pencegahan rasuah malaysia/BPR badan pencegah rasuah.ikan teri dibabat hbs,ikan hiu sangat alot njeratnya.institusi kesultanan sangat kebal oleh hukum.bahkan BPR nya dibuat seperti cicak vs buaya.kebanyakan rakyat malaysia merendah2kan Pemerintah kita dgn korupsi tapi sebenarnya korupsi di negara mrk lbh bahaya.suara sultan adalah suara Tuhan….salam

          • Hai bung Yayan apakabar? Salam hangat yha, terima kasih atas pencerahan selama ini dari anda.

            Dan tentunya juga kepada para suhu yang ilmunya luar biasa, bung Satrio, bung Nar, bung Poc syer, bung Erich, kang Jalo, ndan sarkem, bung admin Diego, simbah bowo serta para senior di warjag ini saya haturkan terima kasih dan hormat saya

            Semoga para suhu dan rekan bisa terus membagi pengetahuan dan menambah rasa patriotisme bagi kita semua.

            Oya …. 17 agustus lalu saya dan kawan2 sengaja golf d halim 3 royale sambil lihat pesawat2 kebanggaan kita take off dan mendarat dari dekat …. Luar biasa terharu nya. Apabila ada kesempatan silaturrahim saya akan sanga senang apabila bisa ikut partisipasi. Salam hangat ..

      • Sesuai dengan UUD 45, penjajahan/ invasi/ pemaksaan kehendak terhadap suatu negara oleh negara lain seharusnya ditentang. Tanpa melihat warna kulit maupun keyakinan yang dianut.
        Dalam kasus ini sepertinya banyak dari kita terpeson dengan perlawanan Russia yg seolah-olah terpojok melawan Nato. Kita jadi kurang memperhatikan kalau yang jadi obyek penderita adalah Ukraina yang merupakan negara berdaulat. Tapi di mana pun di seluruh dunia dan di sepanjang sejarah, memang negara2 kecil sering jadi obyek permainan negara2 besar. Tidak terlepas Indonesia yang sejarahnya banyak diwarnai permainan negara2 besar baik US maupun AS. Langsung atau tidak langsung.

        Saat ini diam2 banyak juga dari kita yg kepingin melihat langsung mesin2 Russia yg disopiri tentara Russia langsung melawan Nato (termasuk saya, he3…). Tapi jangan sampai perang lah. Itu tadi hanya khayalan sesaat. Kalau mau lihat yg seperti itu cukup berkaca pada perang 6 hari, Yom Kippur, Iran-Irak, Dessert Storm 1, dst. Jangan ada lagi perang.

      • Selama saling klaim benar, sejarah akan berputar entah kpan tapi suatu saat pasti akan terjadi perang besar yg melibatkan beberapa negara. Roda berputar nasib berputar. Hegemoni kekuatan pasti akan ikut berputar.. Just wait and see. Sleepy again..:)Zzzz.

    • Rusia perlahan namun pasti, Pro-Rusia sdh berhasil menembak beberapa pesawat militer Ukraina, dengan berkurangnya pesawat Ukraina maka semakin lemah pertahanan udaranya.. maka semakin mudah pergerakan pro-rusia.

      Lets Go..!!! ayo Mr Putin kembalikan kejayaan Uni Soviet utk menyeimbangi dominasi militer ASU dan NATO

  1. kalau jaman penjajahan belanda di Indonesia dulu…mau liat kekuatan musuh tuh orang2 pintar Indonesia harus Puasa 40 hari dulu biar bisa liat musuh dari kejauhan..klo skarang tinggal liat di komputer melalui bantuan satelit semua keliatan deh…. 😀

  2. kasihan nih ukraina jadi ajang perebutan asu cs vs rusia.
    asu kalau mau perang sama rusia ga usah bawa bawa negara lain kasihan seperti korea, rusia sudah meninggalkan korut tapi asu masih bercokol di korsel. udahlah satu lawan satu tapi jangan pakai nuklir ya…