Pasukan TNI Hadang Tank Israel di Lebanon

Jakartagreater – Aksi prajurit TNI di bawah bendera PBB yang mencegah bentrokan antara pasukan Tank Israel dengan Infanteri Tentara Lebanon terekam dalam video instagram Lebanese Army, 03-06-2020.

Video ini memperlihatkan sejumlah prajurit TNI menghadang Tank Merkava Israel yang menerobos pagar pembatas “Blue Line”, yakni wilayah netral kedua negara yang terletak di wilayah Adisa, bagian selatan Lebanon, dirilis Antara, Jumat, 19-06-2020.

Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang menyatakan tindakan prajurit TNI sebagai pasukan perdamaian yang menghadang tank Israel di Lebanon, telah sesuai standar operasional prosedur.

“Itu prosedurnya sesuai SOP yang dikeluarkan oleh PBB. Hal itu ita latihkan di PMPP TNI,” ujar Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang kepada wartawan di Jakarta.

Para anggota TNI yang ditugaskan sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB telah diberikan pelatihan khusus sebelum menjalankan misi, termasuk di Lebanon.

Selama satu bulan sebelum mereka berangkat ke daerah misi, Prajurit dilatih bagaimana bertindak di ‘Blue Line’dan bagaimana bertindak di ‘homebase’, sesuai dengan SOP yang dikeluarkan PBB.

Anggota TNI yang termasuk Kontingen Garuda saat ini berjumlah 1.254 personel. Adapun yang bertugas di “Blue Line” Lebanon-Israel sebanyak satu kompi.

Pasukan Lebanon dengan RPG menghadang laju Tank Merkava Israel. ( @lebanese.army_)

Kawasan “Blue Line” Lebanon-Israel merupakan perbatasan wilayah dengan panjang sekitar 400 kilometer yang dijaga pasukan perdamaian PBB dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Selain Indonesia, ada juga pasukan Spanyol dan negara lainnya yang mengamankan ‘Blue Line’ itu.

Saat peristiwa di video terjadi, ketegangan pasukan kedua negara berujung pada penghadangan dan pengusiran tank Israel di wilayah “Blue Line” yang dijaga pasukan perdamaian PBB dari Indonesia.

Menurut Mayjen TNI Victor, kronologi ketegangan diawali masuknya Tank Merkava milik Israel Defence Forces (IDF) ke wilayah “Blue Line” yang terpantau pasukan Lebanese Armed Forces (LAF) yang sedang melakukan patroli.

Tank Merkava Israel sempat meninggalkan lokasi, namun kembali lagi dengan kekuatan lebih besar sambil melakukan manuver latihan dengan pasukan daratnya di lokasi.

Di sisi yang berseberangan, tambahan pasukan Lebanon bersenjatakan 16 senapan M16 tiba di lokasi dan bergabung dengan pasukan patroli yang memantau sejak awal pergerakan tentara Israel. Pasukan Lebanon juga membawa RPG anti-tank

Pasukan perdamaian PBB dari Indonesia yang mendapatkan laporan, langsung menuju ke lokasi dipimpin Mayor Inf Handi Wibowo selaku Komandan Kompi Alfa dengan kekuatan sekitar 23 orang.

Pasukan TNI menempatkan diri di antara pasukan IDF dan LAF dengan mengibarkan bendera United Nation dan mengimbau kedua pihak untuk tidak terjadi konfrontasi bersenjata.

Tidak ada letusan senjata, tapi eskalasi meningkat setelah keduanya saling mengerahkan kekuatan. Israel menambah kekuatan, yang dibalas Lebanon dengan juga menambah kekuatan militer.

Pada akhirnya, Tank Merkava Israel beserta pasukan IDF meninggalkan lokasi, disusul kemudian oleh pasukan LAF sehingga konfrontasi bersenjata bisa dihindarkan.

TERPOPULER

4 pemikiran pada “Pasukan TNI Hadang Tank Israel di Lebanon”

  1. nah gini baru jadi duta nasional punya tangung jawab dan punya mental,
    turut bangga.
    saya harap penghargaan dan apresiasi harus diberikan pada mereka punya tangung jawab serta etika moral yang baik.
    sebagai contoh disaat negri krisis tauladan dan panutan.

  2. Pasuka Garuda yg tergabung dalam UNIFIL sdh lama membuat catatan bagus dalam penugasan, mereka sangat dihargai warga setempat dan disegani Israel yg biasa jumawa. Dan setahu ane hampir semua penugasan pasukan Garuda membuat catatan bagus dari jaman baheula dan bukan hanya yg di Libanon namun didaerah konflik lainnya. Tentu ini patut di apresiasi oleh warga Indonesia yg sdh jenuh dg “prestasi korupsi” para pejabatnya …

  3. Yg jelas td malam sdh ada pengakuan sebagai level PAUD. Itu sdh cukup. Jejak digital tak akan terhapus

    lintang
    Juni 20, 2020 pada 10:14 pm
    oke mbah kalou saya kalah,simbah harus menghadapi saya punya suhu agato sugimura san,berani engak situ mbah?.
    wkakakakakaka

    Ada yg mau lapor ke suhunya. Tp gak digubris dng si suhu…xicixicixicixi

Tinggalkan komentar