Apr 302017
 

Pasukan TNI bersiap berangkat tugs operasi ke Afrika Tengah

Jakarta – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia / Mabes TNI kembali menyiapkan Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXVII-D/Minusca yang akan bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian PBB selama satu tahun di Republik Afrika Tengah. Pasukan TNI ini menggantikan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca yang berakhir masa tugasnya tahun ini.

Penugasan pasukan TNI Kontingen Garuda ke Central Afrika Republik (CAR), didasari Resolusi DK PBB Nomor 2149 tanggal 10 April 2014.

Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca yang beranggotakan 200 Prajurit TNI dari ketiga angkatan (TNI AD 176 personel, TNI AL 19 personel dan TNI AU 5 personel) akan dipimpin Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. sebagai Komandan Satgas yang saat sebagai Komandan Batalyon Zipur 5/ABW Kodam V/Brawijaya, Jawa Timur.

Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. abituren Akademi Militer 1999 memiliki beberapa riwayat jabatan, antara lain : Kasi Matfasjasa Divif 2 Kostrad, Kasi Dikbangspesdik Subditbindiklat Ditziad, Danden Zipur 4/YKN Kodam VII/Wrb, Dan Kelas Selapa Satdikpa Pusdikzi, Danki C Yonzipur 10/2 Kostrad, Danki B Yonzipur 10/2 Kostrad, Pasi 1 Intel Yonzipur 10/2 Kostrad, Danton 1/C Yonzipur Kostrad. Dari riwayat jabatan ini, beliau mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Pasukan Perdamaian Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca di Republik Afrika Tengah.

Pasukan TNI bersiap berangkat tugs operasi ke Afrika Tengah

Dengan berbagai pengalaman tugas yang dimilikinya selama mengabdi di TNI Angkatan Darat, tidak diragukan lagi Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. akan mampu melaksanakan tugas untuk lebih mengharumkan Merah Putih di dunia internasional.

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca sedang melaksanakan Pratugas (Pre Deployment Training) selama sebulan di PMPP TNI, Sentul Bogor, Jawa Barat.

Pada saat PDT para prajurit dilatih dengan materi yang akan menggambarkan tugas di misi sehingga para prajurit akan siap ditugaskan selama setahun dalam misi Peacekeeping Operation di Afrika Tengah. Para prajurit yang terpilih dalam Satgas ini merupakan prajurit-prajurit pilihan yang telah lulus seleksi untuk tergabung menjadi seorang Peacekeepers.

Materi latihan yang akan didapatkan meliputi materi umum berupa Core Pre Deployment Training Material (CPTM), CPDT (Core Pre Deployment Training), materi teknis, materi pendukung dan beberapa materi aplikasi yang dirancang khusus guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas. Semua materi yang diberikan kepada peserta PDT merupakan bekal persiapan yang dirancang sedemikian rupa, sehingga sesuai dengan SOP (Standar Operasi Prosedur) dan ROE (Rule Of Engagment) di daerah misi serta sejalan dengan tuntutan operasi penugasan.

Puspen TNI

Bagikan Artikel:

  17 Responses to “Pasukan TNI Kelas Dunia Beroperasi di Afrika”

  1. PERTAMAX RACING

  2. Makin banyak dong psdukan TNI di luar negeri. Bagus itu… jd banyak pos militer RI di negara lain. Xixixi

  3. Makin banyak dong pasukan TNI di luar negeri. Bagus itu… jd banyak pos militer RI di negara lain. Xixixi

  4. Semoga penghasilannya utk biaya sekolah anak, listrik, gas, beras lauk, pakaian utk keluarga….. jg berkelas dunia..

    • Amiiiiiiiin

    • Ane punya tetangga anggota korps baret ungu (Korps Marinir TNI AL) yg pernah bertugas di UNIFIL (Libanon). Sepertinya beliau dan anggota keluarga yg terdiri dari 1bini dan 1 putra (msh balita) hidup dg tenang, bahagia dan damai. Dari sisi ekonomi terlihat tidak kekurangan namun berkelebihan juga tidak, sedang-sedang sajalah. Artinya penghasilan beliau sbg prajurit TNI cukup lumayan, mlh kemarin baru renov rumahnya yg mungil. Barangkali karena beliau bkn termasuk penganut gaya hedonisme shg tidak haus akan harta yg tidak pernah membuat kenyang …

  5. tak banyak kata yg yg saya tulis .. mantap tni ku

  6. Bravo tni…

  7. Masuk tni bukan untuk cari kaya , ingat itu ingat itu innnggat itu. Waspadalah

  8. Baravo TNI, dimanapun penempatan diluar negri selalu diterima warga lokal karena keramahan dan sifat penolongnya, dimana pasukan dr negara lain selalu tdk dpt diterima karena angkuh dan meremehkan warga setempat!

  9. Jiwa Korsa yang ditanam dibenak TNI kita memang manjur……..dulu waktu kuliah pernah ikut menwa saja..sudah punya kebanggaan akan NKRI…..Jaya Indonesia….!!!

  10. jika dimanfaatkan untuk pembangunan daerah tertinggal, perbatasan dan swasembada pangan. bisa berjaya Indonesia. berkolaborasi dengan kementerian pertanian, kementrian perhubungan dan kementrian perumahan rakyat.

  11. Saya mah bangga dengan TNI

 Leave a Reply