Jul 302016
 

Rim of the Pacific, Rimpac 2016 merupakan latihan angkatan laut terbesar di dunia yang diikuti oleh lebih dari 40 kapal perang dan kapal selam, 200 pesawat udara, dan 25 ribu personel dari 26 negara, tanggal 30 Juni hingga 4 Agustus 2016. Rimpac tahun ini merupakan seri ke-25 sejak pertama kali diadakan pada tahun 1971.

Entah kebenaran atau tidak kapal perang Indonesia korvet KRI Diponegoro-365 termasuk menjadi sorotan dari petugas yang mengabadikan latihan ini lewat helikopter. Korvet KRI Diponegoro-365, disorot cukup lama, berdampingan dengan salah satu destroyer Amerika Serikat.

Sebelumnya KRI Diponegoro-365 melaksanakan latihan Anti Kapal Selam di rangkaian Latihan Bersama Multilateral The Rim of Pacific (Rimpac) 2016 di Pearl Harbor, Hawaii, Amerika Serikat. Latihan yang terbagi dalam serial CASEX 1A dan CASEX 3A itu dilakukan bersama kapal selam Chang Bo Go Class Korea Selatan yaitu ROKS Lee Eok Gi, dan dua unsur udara P3C Orion milik Jepang dan Amerika Serikat. KRI Diponegoro-365 berperan sebagai pemimpin dalam kedua latihan tersebut.

Dalam rangkaian Rimpac 2016 ini pula, tiga negara, yakni : Marinir TNI AL, Amerika Serikat dan Australia masuk ke dalam satu grup yang melakukan simulasi peperangan Drope Zone. Unit militer dari tiga negara ini didrop menggunakan helikopter angkut berat ke garis pantai musuh, untuk menyiapkan basis pendaratan bagi pasukan besar yang akan datang. Pasukan pendahulu dari ketiga negara ini, harus membuat, garis pertahanan, menyiapkan tempat untuk Pos Komando, jalur pendaratan, Pos Logistik, dan sebagainya. Mereka adalah pasukan pembuka, untuk masuknya pasukan yang lebih besar yang akan melakukan pembersihan, masuk lebih jauh ke wilayah musuh.

 Posted by on Juli 30, 2016