Apr 172013
 

kapal selam 402

SORONG. Kapal selam 402 milik TNI Angkatan Laut yang sedang melakukan patroli rutinitas di perairan perbatasan negara, kemarin sore sekitar pukul 15.00 Wit singgah di Pelabuhan Sorong. Sandarnya kapal selam yang bermarkas di Surabaya tersebut, untuk mengisi BBM, serta mengisi air tawar dan menguatkan bahan makanan. Rencananya setelah keperluan itu tercukupi kapal selam akan kembali melanjutkan misinya keliling perbatasan perairan negara.

Komandan kapal selam Letkol Purwanto melalui wakil komandan Mayor Muhammad Dimas yang ditemui wartawan, mengatakan singgahnya kapal selam tersebut karena di Sorong terdapat pangkalan. Ia sendiri belum dapat memastikan sampai kapan kapal yang dapat menyelam hingga 300 meter di bawah permukaan laut itu berada di Sorong. Namun menurutnya direncanakan dalam waktu dekat harus sudah kembali berlayar.

“Bukan kunjungan tetapi kami singgah karena di sini kan ada pangkalan, untuk mengisi bahan bakar dan juga mengisi air tawar dan bahan makanan”, katanya seraya menambahkan, perlunya mengisi BBM,  setelah sempat tiga pekan berlayar dan menyelam untuk mengelilingi perbatasan perairan negara.

“Kalau untuk kondisi di perbatasan perairan sendiri sampai saat ini masih aman terkendali”, tegasnya. Kapal selam tersebut sebelumnya sandar di Kupang dan melanjutkan perjalanan tujuan Sorong.

Kapal yang berangkat dari Surabaya kurang lebih satu setengah bulan lalu tersebut, mengangkut 66 anggota yang dilengkapi dengan peralatan khusus. Kapal selam sendiri, menurutnya sempat singgah di Sorong pada tahun 2002 lalu. “Untuk selanjutnya kita masih menunggu perintah, bisa saja saat dalam perjalanan ditengah laut mendapat perintah gerak kemana ya kita laksanakan”,paparnya.

Dikatakannya,saat ini ada lima kapal selam milik Indonesia yang sedang beroperasi dengan kondisi yang baik. Kapal selam sendiri sandar di pelabuhan Sorong, tepatnya di pelabuhan sebelah kanan disamping kapal pengangkut container.(Radar Timika)

  103 Responses to “Patroli Kapal Selam 402 di Sorong”

  1. di blog sebelah berita ini jg uda ramai..
    mantaplah klu bgtu..
    tp bisaa-bisa besok pk komandannya memberi klarifikasi nih

  2. KS Yang dipakai patroli ini memiliki Complement:sampai 66 orang
    Sedangkan U209 sampai versi yang terbesar U209/1500 dengan AIP Complementnya hanya 36-40 personil..
    Pastinya bukan U209..sedangkan killo Complementnya 52 orang..
    AMUR 1065 lebih kecil lagi cuma 19 awak..sedangkan Amur 1765 complementnya 35 orang..
    Whiskey class juga memuat hanya 54 orang..

    Sedangkan Depthnya yang bisa mencapi 300 meter ya killo dan amur juga U209/1500 malah Maximum depthnya bisa 500 m.

    Jadi silahkan dicerna sendiri..

    • jangan – jangan kapal selam typhon??? emangnya typhon memuat berapa awak bro? yang saya baca di salah satu sites, typhon memuat 66 awak kapal selam… benar kagak tuh???

      • kayaknya kalo typhoon enggak deh om, itu KS nuklir segede gedung, mustahil kita punya alutsista macem itu.

      • Bukan bung nisus dari sumber saya kita BELUM mempunyai SSN..masih AKAN dlm kedepan..Astuti itu ssn bung ..

        Kalau analisa saya yaa itu kelas killo dengan killo Complementnya 52 orang..
        tetapi…masih bisa memuat 1 regu (12-16 orang) pasukan khusus untuk operasi INFILTRASI

      • bro wijayanto: benar bro, saya juga tahu kalau negara kita “mungkin” tidak akan memilih KS Typhon mengingat ukuran KS tersebut sangat panjang… tapi saya hubungkan dengan artikel diatas dengan isi kru awak KS Typhon itu hampir sama (krg lebih 66 awak)…
        bro satrio: kalau misalkan “dipaksakan” untuk menambah 1 regu (12-16) apa cukup mengingat batas maksimal KS kilo itu 52 orang?

        tapi kok saya ada pertanyaan:
        1. 1 kapal selam berisi 66 awak? (menurut saya ini tidak mungkin kecuali indonesia memilih KS typhon/KS Los Angeles baru memungkinkan) atau
        2. 5 KS menurut saya 66 awak itu dibagi beberapa grup (kalau KS operasi ada 5 berarti ada kemungkinan 5 grup)?

        kalau misalkan dibagi beberapa grup, berarti rata2 awak dalam per-grup itu sekitar 13-14 awak… dan ada kemungkinan KS yang cukup adalah KS kelas AMUR (18 awak)

        #itu menurut saya

        • Buung nisus …Awak kapal (Complement) tidak termasuk muatan (pasukan khusus) yang dibawanya..
          Kalau hanya Complementnya yang jadi patokan anda bisa melihat di daftar kapal selam buatan rusia class apa yang diawaki sampai 65 orang.

          Dan itu terjawab Kapal selam TANGGO class madein rusia..walau agak jadul kapal selam ini kabarnya masih tersisa satu yang beroperasi,,dan itu tidak terdaftar di list kapal rusia yang beroperasi..Jadi saya tidak tau dioperasikan dinegara mana saat ini..Tetapi saya yakin tanggo class tidak dipakai oleh TNI AL kita ,,jadi analisa saya yaa Killo class itu.

          Sedangkan Amur yang kita sukai adalah amur 1650 dan Amur1850.. tidak untuk Amur 1065 karena terlalu kecil

    • Ck ck ck … iya saya baru sadar … kirain 209 itu 66 orang. Awalnya hanya fokus ke angka 5 sedang operasi, sapa tahu salah kutip saja reporter nya …
      Mungkinkah ada sekian kesalahan secara jamaah dalam berita ini?

    • untuk ks kelas Whiskey Class awak nya maxsimal 66 orng berikut komado … terus yg di pake untuk patrolli di sorong ks jenis apa??????????????????????

    • Sebenarnya kalau TNI-AL itu punya KS sampai 5 pun dunia akan percaya ! Lha gimana mau menjaga perairan Indonesia dari sabang & Merauke kalau tidak punya kapal selam, selain permukaan yang di miliki saat ini.Masih ingat Latihan Gabungan 2013 kemaren di wilayah Sangata Kalimantan Timur, serta 2 tempat lain yang ada di negara kita Indonesia, adalah merupakan 1 pembuktian adanya KS ini.Berdasarkan info yang bisa di percaya kebenarannya (Kolonel TNI-AL) : Hiu Kencana (TNI-AL) dalam operasi latihan militer gabungan 2013 ini mengoperasionalkan sebanyak 6 buah KS di 3 tempat yang berbeda, serta 2 kapal suply tender KS ? Sedangkan 2 sisanya dalam kondisi cadangan ! Untuk mendukung pergerakan kapal perang permukaan selama latihan di laksanakan ! Apa ini adalah merupakan juga kebablasan ngomong tadi ya ? Omongan ini saya dapatkan dari yang bersangkutan, pada waktu ikut hadir dalam kunjungan Presiden SBY pada waktu melihat kegiatan latihan gabungan di pantai Sekerat Sangata.Kalau saya sangat percaya hal itu memeng benar adanya, terserah pada anda untuk mengartikan tulisan saya ini.Terima kasih

      • mohon maaf mas dewanta…. sekali lagi mohon maaf
        bukan kita gak mau percaya tulisan anda…

        tapi sekali lagi mohon maaf…
        baru anda yang bilang kita punya 8 unit lontong

        kalau anda bilang itu asalnya dari seorang kolonel AL, ingin rasanya percaya…
        kalau ternyata benarpun saya tetap merasa bangga
        tapi saya minta maaf… terus terang saya mbulled
        ada yang bilang 5, ada yang bilang 6, trus anda yg terakhir bilang ada 8

        setau saya lontong hiu kencana itu cuma 3 yg keliatan sekarang
        Cakra 401, Nanggala 402, dan Pasoepati 410 (yang terakhir udah purna tugas & jadi monumen)

        yg pengen saya tanya disini
        adakah yang tau kemana perginya KRI 403 s.d. KRI 409? bagaimana dengan KRI 411 & KRI 412?

  3. Menurut Analisa saya
    Berita ini bukan pamen KS kita keceplosan tapi memang misinya diceploskan ke khalayak umum (publis)
    Dengan santernya pembahasan KS killo yang dulu di keeps mati matian dan dicounter di berbagai blog oleh usernya dan instansi yang terkait…Yang membuat mereka REPOT.

    Maka mungkin ini SAAT nya mempublis pembelian 2 KS 2007 itu juga 1 KS kembaran cakra pembelian jaman orde baru yang memakai AIP dan lebih bongsor dari kelas U209/1200 cakra itu..

    MUNGKIN sebelum masa bakti 2014 berakhir semua akan diungkap berkaitan 5 unit yang beroperasi tersebut.
    karena sudah banyak yang mencium penampakannya dan juga pihak asing sudah banyak yang tau..
    Tentunya Petinggi kita mempublis itu dengan pertimbangan yang MATANG..

    Mereka tetap meng Keeps pembelian yang baru datang dan JUMLAH sesungguhnya armada yang beroperasi untuk tetap menjaga efek Silent Killer ..
    jadi kita tunggu saja statemen berikutnya yang akan dipublish..

    Soo bung diego siap siap saja judul artikel cominsoon yaitu:”Welcome KIllo the Fenomenal” atau judul artikel lain “From Rusian with KILLO”

    • Katanya sebulan lagi akan ada latihan penembakan torpedo SUT di Laut Jawa (KS 401/402 ?). Lha kok ini malah ada KS yang keluyuran keliling perbatasan. Mau “menutup” penceroboh KS asing masuk mengintip Latihan Gabungan TNI sebulan ini .. pakai 1 KS 401/402 di area perbataan yg segini luas?

    • Sama dengan Mas Satrio, saya melihat informasi kapal selam RI sengaja dibocorkan. Lihat saja…informasi yang disampaikan Wakil Komandan kapal selam cukup detil:
      Menyelam di kedalaman 300 meter, berlayar selama 1,5 bulan (45 hari endurance), membawa 66 awak dilengkapi peralatan khusus dan punya 5 kapal selam yang sedang beroperasi.

      Ada dua kemungkinan: Informasi KS sengaja dibocorkan oleh TNI AL, atau wartawan Radar Timika itu paham benar tentang kapal selam sehingga menulis dgn data yang detil. Kalau dia punya data/ angka seperti itu…tentu dia paham dan kalau paham..tentu dia tidak salah tulis…Radar Timika adalah media cetak..yang tidak diburu waktu untuk penayangannya, berbeda dengan TV.
      Kita lihat saja nanti apakah akan ada ralat dari TNI AL atau Radar Timika.

      Sebelumnya sudah dibocorkan pula oleh Dubes Rusia Ivanov lewat koran tempo bahwa Indonesia telah memiliki KS tipe BNV (tidak ada ralat)

      Kebocoran informasi lainnya, lewat Kompas..bahwa kapal selam RI akan menembakkan rudal Yakhont.(tidak ada ralat)

      Bocor halus paling awal lewat Kalender TNI AL, gambar kapal selam Kilo satu halaman penuh..bukan cuplikan gambar…tapi gambar KS KILO satu halaman penuh.(Kalender tidak ditarik).

      Mungkin pihak TNI AL sekarang sedang pusing…harus dibocorkan seperti apalagi agar rakyat percaya…xixixi

      • Sang wartawan menulis:
        ‘Kapal selam sendiri sandar di pelabuhan Sorong, tepatnya di pelabuhan sebelah kanan disamping kapal pengangkut container’.
        Ini adalah uraian seseorang yang melihat dengan mata kepala sendiri. Sepertinya diundang ke pangkalan tapi dilarang memotret?

        • he..he.. jangan2 mas danu sendiri nih wartawannya..sampai2 bisa menambahi/mendetailkan kata2 yang tidak ada diberita (…tepatnya di pelabuhan sebelah kanan disamping kapal pengangkut container…)

          ayo mas diungkap lagi infonya biar agan2 ini semakin terpuaskan dan diskusinya makin hot n yahud..he..he..

      • mudah-mudahan dibocorin saat latgab..
        kan enak tuh klu tiba-tiba 1 ks kilo muncul di permukaan..

      • Kalo ane pernah masuk ke KRI cakra. Kayaknya dak mungkin deh 2 KS indo bs diisi 66 pasukan khusus! Ruangannya sempit banget, kecuali mungkin KS kilo

    • “Untuk selanjutnya kita masih menunggu perintah, bisa saja saat dalam perjalanan ditengah laut mendapat perintah gerak kemana ya kita laksanakan”

      Logika orang awam, kalau 1 KS 401/402 ikut penembakan di Laut Jawa, maka 1 KS lagi standby sekitar Ambalat, sekalian mengawal pintu masuk utara Selat Makassar saat pendaratan amfibi di Sangatta. Lah kok ini malah ada yang nongkrong jauh sekali di Sorong, status pergerakannya menunggu perintah atasan pula … , sesuai dinamika temuan di bawah laut ya?

  4. coba bung diego mengecek / klarifikasi ke wartawan radar timika , apabila rekaman wawancara komandan kapal selam nanggala itu memang benar apa adanya pemberitaan tsb. Karena sejak muncul pemberitaan hampir semua blog militer/alutsista di dlm negeri memberitakan semua dan juga di fb blog2 yg berhubungan dgn militer.
    Sayang wartawan radar timika tidak menampilkan photo kapal selam tsb.
    Yg bikin penasaran memang memang jumlah disebutkan yg operasional = 5 buah, jumlah awak 66 anggota, dan sanggup menyelam 300 meter di bawah permukaan air.
    Memang kita tunggu berita lebih lanjut, syukur ternyata TNI AL memang punya KS lain yg operasional selain KS cakra dan KS nanggala.

  5. saya kira ini adalah sebuah informasi yang dapat digunakan untuk mengkonfirmasi “harapan dan dugaan” kita akan keberadaan dan akuisisi monster laut TNI AL pada tahun2 sebelumnya (2007-2010).

    harapan dan dugaan itu meski secara samar dan pelan semakin nyata dengan beberapa pencermatan akan informasi yang terlontar dari pejabat2 yang kredibel (Kadispenal ttg penembakkan yakhont secara VLS dari Kasel dan komandan kasel ttg jumlah kasel yang sekarang operasional). Dan betul seperti yang dikatakan mas satrio, official statement dari pemerintah/kemhan/TNI terkait jumlah dan jenis kasel TNI hanyalah masalah waktu saja.

    Dinamika lingkungan strategis eksternalah yang membuat hal ini terjadi, mengingat makin kuatnya nuansa konflik LCS yang paralel dengan kebijakan modernisasi persenjataan angkatan bersenjata negara2 di kawasan asteng khususnya, dan umumnya di asia pasifik serta pergeseran kebijakan AS dengan politik ” LOOK the East”nya. satu2nya pilihan adalah dengan menyampaikan kepada publik (nasional, regional, dan internasional) bahwa TNI kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan terburuk alias berperang, khususnya di lingkup bawah air dengan kepemilikan kasel yang mencukupi (secara kuantitas) dan mumpuni (secara kualitas).

    Bravo TNI AL, Jalesveva Jayamahe!

  6. Konvoi garnizun maritim nusantara sdh dimulai lagi, mudah2 hantu laut benar2 memberikan rasa takut bagi yg akan berhadapan dan bagi pelanggar wilayah teritorial maritim NKRI. Bravo…. NKRI Raya

  7. ada kalanya supaya yang lebih besar tidak ketahuan maka lebih baik dibocorkan saja. 🙂

  8. Makin penasaran aja gue,

  9. Sebenarnya dari mozaik fakta2 yg ada selama ini, kita bisa “melihat” adanya submarine2 “siluman” di jajaran TNI AL. “Bocoran” info dari komandan KS ini bukan lagi mengkonfirmasi soal ada atau tidaknya KS “siluman” ini, tapi jenis KS-nya. Kini sebagai rakyat Indonesia, saya ingin saat penampakan KS yg menggetarkan itu segera tiba, sungguh membanggakan melihat bangsa ini memiliki KS yg sangar dan modern. Jayalah Korps Hiu Kencana! Jayalah TNI! Bangkitlah NKRI tercinta!

  10. Klo yg 300 m divenya n 63-66 crewnya, apa specnya mendekati whiskey class, jangan2 yg ini kembarannya si pasopati, si Nagarangsang kali yg udah diretrofit

  11. memang aga sulit menebak kapal selam apa yang sebenar’a ada disorong secara spesifikasi itu bukan seperti u-209.,pertanyaan adalah apakah wartawan radar timika mengetahui tentang kapal selam.?
    karena secara bentuk u-209 dan kilo class itu jelas jauh berbeda

  12. Sandar di sore hari pagi hari sudah menghilang….. Mantap

  13. bro..bnv..itu kelas yg ada nuklirnya….coba aja…perhatikan latihan nubika lebih sering dilakukan tni al 2 tahun belakangan ini….lebih ganas lg kan………….karena tehnologi bnv..itu teranyar..untuk kelas ks yg pake nuklir………sampe2 awaknya pake baju khusus….anti radiasi…………….jayalah nkri

  14. mudah2an KS type Akula class proyek Iribis…sayangnya itu type SSN

  15. kilas balik http://www.wartaterkini.com jelas pemberitaannya..kilo b/n 2 kilo s/h 2 amur 950 2biji

  16. ..one ping only mr diego….

    • Karena penasaran dengan jumlah KS kita, bertanyalah saya kepada seorang Mantan Panglima TNI.

      “Pak, berapa sebenarnya jumlah kapal selam kita ?”. “He..he…(sambil tersenyum), Cakra dan Nanggala”, jawab dia.

      Saya kejar lagi. “Lalu apa yang bapak maksud dengan pernyataan waktu lalu, bahwa Indonesia harus memiliki senjata deteren ?”.

      “Waduh…kalau soal itu saya tidak bisa jawab”, ujarnya.

      Setelah itu pembicaraan beralih ke hal yang lain.

  17. Juuoooossss……!!! Jayalah Indonesiaku…

  18. Coba kalau Indonesia beli kapal selam Ambush dari Inggris,pasti lebih muantap

  19. mohon pencerahan..dari 3 foto ks 401….kok berbeda ya…ada yg pake besi kaya tiang cuma 1 ada yg 3 tiang ada yg gak pake tiang…….mohon pencerahan sekaligus fungsi nya untuk apa…….

  20. ternyata KS 402 “Nanggala” mengalami perubahan:
    1. ukurannya sekarang lebih panjang…
    2. sekarang menggunakan Fuel Cell System (FC Section)…

  21. kalo kita punya kapal selam,entah brp jumlahnya,hrsnya bisa juga dipake untuk men-detect pencurian ikan-ikan di perairan Indonesia,plus penyelundupan (selain utamanya sebagai alutsista)?

    tempatkan aja 2 kapal selam tadi di masing-masing perariran yg rawan penyelundupan sama penangkapan ikan liar..masing-masing perairan 1 biji (sambil nunggu kapal selam yg baru)..dijamin penangkapan ikan liar sama penyelundupan bakal berkurang drastis..karena bagaimanapun juga,radarnya kapal selam bisa menangkap sampe ratusan mil…apalagi kl ditempatkan di pulau terluar..jika sudah diketahui posisi kapal penyelundup,kasih tahu aja kapal patroli permukaan supaya tangkapin kapal-kapal penyelundup dan kapal2 penangkap ikan liar (yg katanya merugikan negara sampe trilyunan rupiah per tahun!)

    dengan begitu,TNI AL bisa mengajukan bargaining position donkkk ke pemerintah pusat untuk nambah kapal selam, bahwa APBN makin meningkat karna peran kapal selam sudah terbukti handal (meski masih sekelas Cakra dan Nanggala..

    karena bagaimanapun juga,meski Indonesia punya banyak kapal korvet atau kapal perusak sekalipun atau punya kapal patroli yg canggih pake rudal,tanpa didukung kapal selam,percuma aja…kalo bertempur di laut bakal cepat kehabisan kapal euyyy,,1 kapal selam bisa hancurin 10-20 kapal korvet..sementara 1 korvet hrs detect dulu sonar kapal selam..

    bravo TNI AL,,,bravo marinir!

  22. Kalau tidak ada krisis moneter 5 KS Type 206 tahun 1997 Nyaris Jadi Arsenal Korps Hiu Kencana TNI AL.
    Bahkan Masing-masing pun sudah dinamai, yakni KRNI Nagarangsang (eks U-13), KRI Nagabanda (eks U-14), KRI Bramasta (eks-U19), KRI Cundamani (eks U-21), dan KRI Alugoro (eks U-20).
    Hal itu disiarkan dalam acara “Dunia Dalam Berita” di TVRI tahun 1997.

  23. Padahal 5 unit kapal selam tadi sudah setengah sah jadi arsenal TNI AL, dalam siaran TV bahkan diperlihatkan kapal selam yang diketahui dari Type 206 sudah memakai nomer lambung 403, 404, 405, 406, dan 407

    Berita ini silahkan cek di mbah google pasti ada.

    • terima kasih mas satrio, mas satrio malah mempunyai data output anggaran krn pembatalan proyek tsb.

    • tapi yg jadi pertanyaan saya sampai kini mas adalah dari 5 ks itu, 3 diantaranya telah dibayar lunas. jadi kalau benar itu dibatalkan apakah uang Indonesia dikembalikan.?sy cari arsip beritanya tapi tidak ketemu. atau bisa juga 3 ks tersebut tetap dikirim ke indonesia. 2 dijadikan kembaran cakra dan nenggala dan yg satunya sebagai bahan kanibalisme

      • Dibatalkan makanya kita dikenakan denda atas pembatalan tersebut dan KS itu sudah dijual dinegara lain ..kalau gak salah dibeli oleh thailand apa yaa cmiiw.

        Dan menurut sumber saya kita tidak mempunya U206..kembarannya ada dari jenis U 209 dari type yang lain ..maaf kalau sotoy

  24. hiu sepanjang 7 meter terdampar di pantai sumenep….apakah karena aktifitas sonar ks tni al..seiring adanya latgab tni 2013 …..sekuat apa sonar yg digunakan…mohon pencerahan mungkinkah sonar ks membuat tewas ikan besar di laut

    • Ikan hiu atau paus ya…? Laut yang kotor juga bisa menyebabkan ikan paus/kawanan ikan paus memilih bunuh diri dengan cara mendamparkan diri ke pantai. Jadi kemungkinannya belum tentu karena faktor sonar kapal selam

      • Menambahkan sedikit yaa bung diego
        Laut yang KOTOR menjadikan daya pancar sonar dan pancar navigasi ikan terhambat..sehingga penggunaan kekuatan sonar harus ditingkatkan..
        gelobang sonar yang kuat bisa mengganggu sistim navigasi pada ikan paus

        Ibarat kucing yg dipotong kumisnya maka navigasi si kucing akan terganggu..jalannya akan miring

    • Bisa jadi.. Tapi ane heran ikan paus di Rusky sama Ameriki koq nggak pada terdampar yah, secara mereka bejibun loh KS-nya.. Apa karena punya kita Setronk yak..

  25. hebattt,tni ,hiu2 kencana teruslah menyelam kelaut yg dalam.dg seribu kerahasiyaannn.

  26. Bru percaya klo yg nongol 403, bukan 402.

  27. KS CBG yang RI pesan dari korsel itu ‘new breed’, hanya sebutannya saja ‘CBG 1400’..
    combat systemnya Kongsberg MSI-90 MK2, itu ‘next generation’nya yang dipakai oleh
    type 212 nya AL Jerman, bisa mengontrol (penembakan) 8 (delapan) torpedo dan
    4 (empat) subs misile, baik harpoon maupun exocet. radarnya juga canggih: Indra’s
    Pegaso RESM system dan Aries-S LPI, bisa mendetek objek yang kecil didlm,
    dipermukaan laut dan diudara tanpa terdeteksi lawan, ‘see without being seen’….
    Canggihkan 3 calon KS kita……. eiit tetangge mulai goyang lututnyee..
    ……give me one ping mr Diego….

    • Agak pesimis sebenernya sih, lha mereka cuman pengalaman jadi tukang jahit doang je. Itu CBG kan contekan u-209 desain HDW Jerman cuman dibikinnya di DSME, selain jahit palingan overhaul doang pengalamannya. Lagian apa udah boleh bikin contekan u-209 sama HDW, lha kemarin kan ikut tender juga dan kalah sama DSME. Bikin hull-nya saja ane sangsi mereka bisa, apalagi ini ndisain barang baru dari nol (asumsi disain U-209 dilarang dipake sama HDW). Apalagi sekarang baru tahap disain (dari berita kemarin malah baru tahap basic disain, masih ada lagi tahap struktur disain dan disain produksi), tanpa asistensi HDW ane curiga mereka mampu. Lha yg sudah biasa bbikin KS aja masih mungkin gagal (cek aja di google banyak projek KS yg gagal dari produsen KS yg terkemuka sekalipun) apalagi yg “baru mau bikin untuk pertama kalinya”. Klo ane bilang sih sebenernya ini proyek ambisius dari DSME, dengan Indonesia jadi kelinci percobaan. Moga2 opini ane salah, dan Indonesia bisa dapat ilmu “bikin dari nol KS impian” dengan lancar tanpa hambatan yg berarti.. (klo ane jadi Menhan sih minta tambah opsi “selama KS belum jadi dan belum lulus uji, tu CBG-nya korea di taruh di kita barang 5 biji buat jaminan)

      • Semestinya sih engineer DSME ikut nyelam juga waktu melakukan commissioning itu kapal, termasuk test depth (300 meter ?). Kalau di US Navy sih semua kapal selam secara technical harus memenuhi & lulus kriteria yang ditetapkan dalam SUBSAFE. Indonesia yang bakal punya pabrik kapal selam mudah2an juga sudah mengembangkan standardisasi teknis semacam SUBSAFE ini (mengadopsi dari Korea?).

      • Loh kenapa bilang Indonesia jadi kelinci percobaannya? hampir semua KS mereka meraka yang buat semua dan mereka yang integrasi semua sistemnnya. kalau mau dikata indonesia yang jadi kelinci percobaan harusnya cakra dan nanggala yang di contohkan, tapi setelah meraka upgrade sangat memuaskan bagi TNI-AL.

        • cakra dan nenggala cmsnya juga di upgrade, diganti menggunakan kongsberg punya..

        • Pengalaman mereka bikin KS nol loh bang, bikin loh ya bukan ngerakit desain orang lain. Negara bikin KS untuk pertama kali umumnya yg pertama nyobain ya negara bersangkutan, klo udah teruji baru ditawarkan ke negara lain. Klo spt Jerman apa Rusia mereka nawarkan model baru khusus export ya sah2 saja, wong mereka dah berpengalaman panjang bikin KS, dan resiko projeknya gagal pasti lebih sedikit dibanding projek KS dari negara yg baru belajar bikin.. Maka dari itu ane bilang kita kelinci percobaan.. Lha KS pertama bikin langsung di-eksport je, dan apa mereka juga bilang tu KS yg dibikin dari nol ini mereka juga mau pake?.. Cuman opini ane bang..

          • Catatan; DSME sudah membuat 8 KS (CBG class, tipe 209/1200) untuk AL Korsel / ROKN. Dua yang pertama dirakit DSME di Okpo dari komponen/material yang dipasok Jerman (pesanan 1987). Tahun 1989 ditandatangani perjanjian dengan HDW yang memberi lisensi kepada DSME untuk membuat seri KS 209/1200 hingga /1500 secara independen dari HDW.
            Tahun 1989 dan 1994 ROKN memesan masing2 3 lagi kepada DSME sehingga total 8. Yang pertama, ROKS Chang Bogo (SS-61) dibuat HDW di Kiel.
            Yang penting disini skill dan teknologi penunjang untuk membangun / to build, terlepas dari desain sendiri atau pihak lain, karena dalam konteks KS skill ini yang lebih bernilai tinggi. Sementara untuk desain hull sendiri tak ada perkembangan ekstrim / quantum leap dari jaman PD II.

          • Yg ane masalahin tuh mereka bikin KS kita dari nol, bukan meneruskan dari blueprint U-209 Jerman (buktinya mereka bikin disain dari basic/awal yg artinya berbeda dengan CBG yg ada sekarang), ada yg bilang tar namanya DSME209 (dari namanya ane heran koq masih ada 209 dibelakangnya). Oke klo mereka diasumsikan sudah punya teknologinya, seberapa jauh? Industri pendukungnya bagaimana? Hull emang dari dulu nggak banyak berubah, tapi material baja buat bikin hull sudah pasti mengikuti perkembangan kemampuan sonar yg jauh berkembang, apa POSCO sudah bisa bikin baja khusus KS setara THYSSEN? (hubungannya nanti sama kemampuan nyelemnya berapa dalam dan kemampuan meredam sonar aktif), ntu komponen jeroannya seberapa persen bisa dibuat industri korea dan berapa yg masih akan diimport (diluar Kongsberg sama Indra, AIP-nya darimana? Batery-nya? perangkat Kokpit?). Klo diatas 50% masih import ane jamin ditengah jalan mereka minta tambah dana lagi..

        • Setuju Bung Parnas. Sebenarnya itu kan taktik dagang mereka, kalau masalah penguasaan teknologinya, pasti mereka sudah siap.Target mereka sebenarnya memperkenalkan product mereka keluar, bagaimanapun caranya. Kalau udah dikenal, mereka siap untuk merajalela. Inget proyek mobnasnya orba kan? Yang gagal bukan mobilya, tapi proyeknya. Jadi yang mereka butuhkan sekarang adalah mencari etalase yang bisa dipakai memajang produk mereka, dan Indonesia cocok. Mengenai syarat tot dari kita, hanyalah semacam ongkos promosi yang mereka bayar.

        • Betul bung parnas, kemampuan yang dimiliki DSME membuat 209 (lisensi Jerman) dan upgrade 209 (Nanggala cs) sebetulnya sudah memadai untuk membuat sendiri (CBG). Untuk membuat CBG tidak perlu riset dari awal. CBG hanyalah versi yang diperpanjang (streched) dari 209, diameternya masih sama. Secara struktur ini yang paling utama, potong lalu diperpanjang. Banyak metode teliti untuk mengevaluasi hasil pengelasan.

          Sebelum dicelupkan ke air pun di test lagi: kapal selam itu ditiup, diisi udara bertekanan tinggi sekian persen di atas tekanan air terdalam yang akan dia pikul (300 meter?). Lalu ditunggu apakah pressure udara di dalam KS ini drop atau tidak. Kalau drop berarti ada yang bocor, bagian2 tertentu tetap dicek apakah ada keretakan.
          Untuk sistem kritis ballasting dan deballasting (menyelam & mengapung) yg harus selalu handal, termasuk di saat emergency — saat mesin mati misalnya — juga tinggal mengadopsi dari kehandalan 209 punya, tidak perlu trial and error dari awal.

          Kekhawatiran bung Ariwibowo mungkin ada benarnya juga. Tapi kalau boleh share, kemampuan apa saja yang kira-kira belum ada di DSME sehingga CBG sulit memenuhi 100% submerge certification?

          Kemampuan & kualifikasi pengelasan personel DSME sudah tidak perlu diragukan. Dua puluhan tahun yang lalu, ada seorang Korsel di sini (Indonesia) yang melakukan pengelasan di tempat yang sangat sempit. Pakai tangan nggak mungkin, akhirnya pengelasannya dipegang pakai kaki, dan hasilnya bagus ….

          Menurut saya sih ToT Korsel menawarkan yang kita perlukan untuk memiliki kekampuan membuat KS sendiri. Ini kesempatan terbaik dan langka yang perlu dilakukan. Amerika dan Uni Soviet dulu malah sering gagal KS nya. Satu KS nuklir Soviet dan 2 KS attack nuklir AS pernah gagal dan tenggelam saat menyelam yg membunuh semua awaknya. Namun setelah itu kapal selam diesel & nuklir Amerika sangat aman dan handal karena kemudian berhasil mengembangkan standard tinggi desain, perawatan dan operasi kapal selam (SUBSAFE) dan mematuhinya dgn ketat.

        • Bagus di mereka, belum tentu bagus di kita.. Lha wong barangnya aja belum ada.. Darimana anda tau klo mereka PASTI sudah mengetahui teknologinya? lha baru pertama bikin je..

        • @bang WH, masalah teknologi mana yg belum dikuasai ane bener2 nggak tau bang, makanya diatas ane malah nanya sama kang udin yg bilang mereka “pasti” sudah menguasai teknologinya.. Lagian merekanya juga nggak bilang kan menguasai teknologinya berapa persen, tapi yg pasti nggak mungkin 100% wong baru mau bikin. Yg udah keliatan kan jeroan KS yg masih numpang Kongsberg ama Indra, juga bateray-nya apa bener udah nggak pake Siemens, itungan kasarnya itu udah diluar 100% kan.. Ane malah sangsinya apa mereka udah mampu bikin cangkangnya, seberapa jauh kemampuan mereka di hull material khusus KS, nggak tau klomereka dapet ilmu dari HDW pas bikin CBG. Klo masalah nebeng kemampuan CBG jadi nggak ada trial error kok menurut saya terlalu dini mengatakannya bang, asumsi saya mereka disain dari awal dan masih sangat mungkin menghadapi trouble yg belum terbayangkan. Ini ane quote dari pernyataannya bang WH, ” Amerika dan Uni Soviet dulu malah sering gagal KS nya. Satu KS nuklir Soviet dan 2 KS attack nuklir AS pernah gagal dan tenggelam saat menyelam yg membunuh semua awaknya. Namun setelah itu kapal selam diesel & nuklir Amerika sangat aman dan handal karena kemudian berhasil mengembangkan standard tinggi desain, perawatan dan operasi kapal selam (SUBSAFE) dan mematuhinya dgn ketat” ini yg ane maksud sebagai “kelinci percobaan”.

    • Penguasaan teknologi Korsel tidak perlu diragukan lagi. Persaingan ketat Apple v. Samsung bisa menjadi ikon kemampuan teknologi mereka. Bloomberg memberi mereka predikat Negara paling inovatif no. 2 sedunia (dibawah AS).

      Peringkat shipbuilding nations 2004:
      1.South Korea is ranked as No.1 shipbuilding nation in the world in terms of tonnages completed and order intakes in 2004.
      2.Japan was replaced by South Korea in 1999. Since then, the country lost the title of world leader at world shipbuilding market (tidak hanya dalam bidang shipbuilding, Korsel juga merebut pangsa pasar Jepang di bidang produk elektronik dan mobil).
      3. China, it was thought as a success for the industry in 2003 and 2004 thanks to the booming market.
      4. CESA, CESA stands for 15 European shipbuilding nations and represents 99% of the output in Europe. The member nations include, Poland (4th place in the world), German (6th place in the world), Italy (world leading builder in Cruiser sector) etc.
      (Zhendong Lu, MSc thesis in Maritime Economics and Logistics, Erasmus University Rotterdam)

      World’s top shipbuilding companies 2012:
      1. Hyundai Heavy Industry – Ulsan, South Korea
      2. Daewoo Shipbuilding – Okpo, South Korea
      3. Samsung Heavy Industry – Geoje, South Korea
      4. Hyundai Samho – Samho, South Korea
      5. Mitsubishi Heavy Industry – Nagasaki, Japan
      6. Tsuneishi shipbuilding – Numakuma, Japan
      7. Oshima Shipbuilding – Oshima, Japan
      8. Hyundai Mipo – Ulsan, South Korea
      9. Imabari Shipbuilding – Marugame, Japan
      10. Shanghai Waigaoqiao – Shanghai, China
      (Marine Insight)

      Dengan CV yang mantap dibidang shipbuilding, pastinya ketika Daewoo untuk pertamakali membuat KS bekalnya lebih dari sekedar nekad,karena sudah mumpuni dalam bidang engineering/naval architecture, construction dan project management.

    • Sementara klaim DSME sendiri di laman mereka;

      The World’s Premium Shipbuilding and Offshore Company

      DSME’s vessels are highly appreciated for their finest quality in the world’s shipbuilding market where established major players in the world economy such as Europe and America compete.
      Satisfied with superior technology, on-time delivery and dedicated people who spare no effort to meet customer’s needs, major oil producers come back with follow-up orders once having ordered large-scale offshore platforms from DSME.

      Itu emang kata mereka, tapi orang bilang ‘you can’t argue with success’ 🙂 .
      Warren Buffett mau bilang apa aja soal investasi saham kita terpaksa manggut2, wong dia sukses menjadi yang terkaya di bidang itu.

      • IMHO, ane sih percaya kemampuan mereka dibidang perkapalan, wong bikin destroyer aja bisa. Dengan kapasitas mereka ane yakin koq mereka bisa bikin dari nol KS baru kita. Cuman ya itu, pengalaman panjang mereka di kapal permukaan, KS mereka pengalaman cuman ngerakit dan overhaul. Pengalaman ngerakit dengan pengalaman bikin beda jauh loh bang. Yg namanya bikin kendalanya macem2, dari awal disain sampai prototype butuh waktu lama, dari prototype ke bentuk jadi butuh waktu yg lama pula, bentuk jadi diuji juga masih butuh waktu lama dan masih mungkin gagal dan berubah bentuk lagi, belum nanti kena masalah seatrial miring lah, nggak mau nyelemlah, komplikasi jeroan-lah (ane nggak ndoain jelek lho ya). Dari sini ane nggak percaya klo KS kita bisa jadi 2014 seperti yg diberitakan, lha wong 2013 aja baru bikin basic design. Ane setuju2 aja klo mau join bikin KS dari nol trus rencana bisa bikin sendiri, its fine.. Cuman ya mikir juga kebutuhan urgen buat pertahanan, beli yg udah jadi buat nemenin yg 2 biji itu dulu kenapa.. Lha kita perjudiannya bukan main je, infrastruktur pabrik buat bikin KS aja belum punya dan baru wacana mo bikin kok udah berani mau join bikin dari nol. Itu juga ikut negara yg juga baru mau bikin KS untuk pertama kalinya, po ra uedan.. Persis kaya KFX, kok ya ndilalah projeknya dengan negara yg sama juga.. Inget juga bang, kita ini sebenernya kebutuhan KS-nya mau berapa sih, dari sisi ekonomi ngitungnya gimana klo cuman mau bikin tarohlah 5 KS koq musti bikin galangan baru khusus buat KS.. Cuman unek2 ane, berharap ada sesepuh yg bisa menjelaskannya..

        • Benar mereka adalah world’s best untuk kapal permukaan, yang memiliki dok terbesar didunia (kapasitas 1 juta ton). Saya pribadi melihat track record sebagai salah satu yang terbaik di dunia merupakan faktor plus plus ketika akan membuat KS.

          Sekedar ilustrasi track record; apakah perusahaan pembuat pesawat propeler PD II P-51 Mustang dan B-25 Mitchell mampu membuat
          command module Apollo, Space shuttle dan satelit GPS Navstar?. Mampu, itulah North American Aviation (alm).
          Mustang dan B-25 adalah pesawat unggulan pada masanya. Dengan sendirinya pembuatnya juga unggul dibidang engineering dan
          manufacturing skill, yang kemudian mereka terapkan pada proyek2 selanjutnya; F-86 Sabre -America’s first swept wing fighter, XB-70
          Valkyrie -a large six-engined aircraft able to fly Mach 3+ at an altitude of 70,000 feet. Lalu X-15 rocket-powered aircraft. As of 2013, the X-15 holds the official world record for the fastest speed ever reached by a manned aircraft. Its maximum speed was 4,520 miles per hour (7,274 km/h). During the X-15 program, 13 different flights by eight pilots met the USAF spaceflight criterion by exceeding the altitude of 50 miles (80 km) thus qualifying the pilots for astronaut status.

          Tahun 1970 North American Rockwell (setelah merger dengan Rockwell Standard) memenangi kompetisi desain B-1 (Lancer).
          Akhirnya Rockwell ‘diserap’ Boeing dan nama North American tinggal kenangan…

          • Ada kabar baik terkait KFX (disisipkan disini sebagai ilustrasi bahwa Korsel sesungguhnya terus mendekati epicentrum teknologi canggih alutsista dunia, sehingga kekhawatiran tentang kualitas teknologi CBG bisa dinetralisir. Mereka juga telah berhasil membuat rudal jelajah sendiri, dan yang terakhir KUH/Korean Utility Helicopter dengan bantuan EADS Eurocopter):

            Randy Howard, Lockheed Martin’s director of the Korea F-35 campaign, says Lockheed Martin is open to technology transfer and willing to make strong and solid commitments to help Korea with the project (KFX) on the back of its track record.

            “Lockheed is offering a robust industrial participation, offset, and technology transfer program. The offer includes the opportunity for the Korean industry to participate as a best value global supplier in the F-35 program, manufacturing the center wing and horizontal and vertical tails of the plane,” the American told The Korea Times.

            “We’re also offering a robust technology transfer program for Korea’s KF-X indigenous fighter program. This offer includes a large contingent of Lockheed Martin engineers to assist in the design and development of the aircraft as well as an extensive amount of technical data drawn from the company’s existing fighter aircraft programs.” (The Korea Times, May 22, 2013).
            Tawaran ini belaku jika F-35 memenangi seleksi FX-III yang disebut the most-expensive procurement deal in history ($7.5 billion).

            Iming2 EADS lebih dahsyat jika Eurofighter yang menang;

            Defense Industry Daily, May 23, 2013.
            EADS Cassidian reportedly announces that they would invest $2 billion in the K-FX fighter development project, and help market the plane internationally, if the Eurofighter is chosen for FX-3. Investments would include a maintenance repair and overhaul (MRO) facility that could extend to the KF-X, and an aerospace software center.

            It isn’t a bad idea for EADS. Barring multiple orders from new sources, it’s very unlikely that the Eurofighter will still be in production by 2022. Upgrades and maintenance will continue for some time, but the C-203 KF-X design could offer EADS a new option to sell, with a fundamental design that can improve toward stealth fighter status.

            (EADS tak akan berani ikut urunan $ 2M jika meragukan kualitas desain KFX dan penguasaan teknologi Korsel pada umumnya. Mereka menilai sangat mungkin fundamental design KFX dikembangkan menjadi (full) stealth fighter, dan ingin ikut memiliki saham didalamnya.
            Ini menunjukkan sesungguhnya petinggi TNI memang jeli melihat mutiara terpendam. Kemungkinan opsi ini dipilih Korsel sepertinya kecil, mengingat EADS tidak memiliki pengalaman desain stealth, yang sangat dibutuhkan KFX).

        • Wait n see aja deh bang, moga2 bisa kelar produknya (meskipun agak pesimis sih).. Ane ngeliat masalah utamanya ya itu:
          1. Belum pengalaman bikin baru, pengalaman utamanya bikin lisensian U-209 CBG kayak pt.DI bikin Bell ( klo dari track record KAI yg bisa bikin T-50 dari pengalaman lisensi F-16, moga2 aja DSME bisa bikin pesenan kita ).
          2. Pengalaman utamanya di kapal permukaan, ane sangsi mereka bisa bikin cangkang plus kepala KS yg make material khusus plus penanganan yg khusus pula ( POSCO-nya korea belum tentu bisa bikin yg setara dengan bikinan THYSSEN jerman, andaikan harus import dulu dari jerman plus minta asistensi dari sono buat penanganannya, apa nggak tambah bengkak tar biayanya).
          3. CBG itu lisensian U-209-nya HDW, sedangkan mereka kalah tender sama DSME. Logikanya orang kalah tender apa iya mo ngasih tuh blueprint buat dicopy DSME untuk projek KS kita. Trus klo nggak boleh copy model U-209, punya kita tu modelnya gimana coba. Klo nekat dipake tuh model bisa2 malah kena tuntut sama HDW.
          4. Masalah dalam negri, ToT KS tapi di dalam negri belum punya galangan khusus KS (baru rencana bikin) dan belum ada industri pendukungnya. Pasti nanti semua komponen dan bahan bakalan import luar dalam.
          Palingan ntu yang paling ngganjel di ane bang..

  28. i loveeee

  29. kapal selam ini tetap menjadi top secret…tetapi kalo lihat ke belakang tentang semangat dr mantan KSAL bernad ken sondakh..ttg AL yang harus besar kuat dan disegani dan tidak adanya konfirmasi resmi ttg pembatalan pengadaan KS dr Rusia, maka ttg adanya KS selain Cakra dan Nanggala walau dengan no yg sama ..kita jadi semakin yakin KS kita lebih dari dua….

  30. kapal selam itu SOPnya kalo muncul di permukaan pada siang hari u labuh sandar di dermaga terbuka tidak lebih dari 3 jam..kapal selam akan muncul lama jika pada keadaan gelap..dan akan menyelam kembali kalo pada siang..konsep ini akan terus dipertahankan..dengan demikian “KS” akan terus menjadi misteri di republik ini. Coba perhatikan sangat jarang 401 dan 402 diketahui muncul bareng dipermukaan..selalu salah satu dr mereka yang muncul…ntah di latihan, di parade defile HUT TNI…sehingga masyarakat awam akan tahu hanya ada 2 KS di republik ini..

  31. sebenarnya biar orang2 langsung histeris dicampur rasa kagum tak karuan, pada latgab dibuat aja tiba2 ada rudal anti kapal keluar dari bawah permukaan menghantam sasaran kapal permukaan atau sekalian target di darat. hehe.. pasti semua bakal ngga berdebat lagi :). tapi kurang seru ya kalo ngga jadi gosip. haha..

  32. Kalo begitu mah pasti KILO CLASS SUBMARINE, Tapi apakah kilo class submarine masih pakai analog?coba lihat fotonya banyak sekali jarum2 analog. Mohom penjelasannya
    http://en.wikipedia.org/wiki/Kilo-class_submarine
    http://en.wikipedia.org/wiki/Type_209_submarine

  33. Coba Baca berita ini :
    Dari http://kominfo.baubaukota.go.id/newsview/851/
    (Asumsi KS dari sorong ke teluk baubau, kemungkinan) , Colek MR. Diego

    Walikota Baubau Kunjungi KRI Selam Nanggala 402
    Jum’at, 3 Mei 2013
    Pemandangan laut Teluk Baubau nampak biasa saja dan tidak ada yang istimewa, aktivitas keseharian diteluk yang memiliki perairan relatif tenang ini pun berjalan seperti biasanya, nelayan tradisional yang sibuk menarik maupun mengulur tali pancingnya, hilir mudik “ojek laut” kapal tradisional yang mengantar penumpang dari dan menuju Pulau Makassar, aktivitas kapal-kapal niaga yang berlabuh diperairan Teluk Baubau, semuanya berjalan normal dan menjadi pemandangan biasa bagi masyarakat Kota Baubau.

    Namun ada yang lain dari perairan yang memisahkan antara Kota Baubau dan Pulau Makassar, dilaut yang tenang itu nampak mengapung sebuah benda yang masih terasa asing kehadirannya, namun setelah diperhatikan dan diamati, benda asing tersebut memiliki satu identitas khas yang menjadi ciri dari salah satu jenis peralatan tempur TNI AL seperti halnya kapal perang, benda asing itu pun memiliki nomor yang dikenal dengan sebutan nomor lambung, nampak jelas402.

    402 adalah nomor lambung kapal selam milik TNI AL KRI Selam Nanggala, yang dipimpin oleh Letkol Laut Purwanto dan membawa 60 awak yang terdiri dari anggota TNI AL dengan spesifikasi ahli kapal selam, “Pelayaran ini bukan hal yang tidak disengaja kapal selam ini dalam misi patroli rutin perairan yang menjadi tugas rutin kami” Baubau memiliki perairan yang relatif aman sehingga tidak ada hambatan yang berarti saat memasuki perairan Kota Baubau, seperti diungkap pria dengan 2 bunga dipundaknya itu.
    Kapal selam yang juga dilengkapi dengan persenjataan canggih jenis Torpedo ini, telah menjalani serangkaian misi penting dalam tugasnya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan republik Indonesia (NKRI) dari ancaman pihak-pihak asing yang mencoba mengganggu ketertiban dan kedaulatan Negara Republik Indonesia.

    Dengan kecepan hingga mencapai 25 knot dalam keadaan menyelam dan mencapai kecepatan diatas 10 knot saat berada dipermukaan, KRI Selam Nanggala 402 selalu siap dengan segala ancaman dan gangguan yang mencoba masuk kewilayah perairan Republik Indonesia.

    Pada kesempatan itu, Walikota Baubau Drs. AS Tamrin, MH yang didampingi oleh Dan POSAL Baubau Letda Laut Teja Ludra, Kepala Badan Komunikasi, Informasi, Perpustakaan, Arsip dan Pengolahan Data Kota Baubau Mohamad Amsir Afie, S.Sos, M.Si, Kabag Umum dan Protokoler Kota Baubau Samrin Kasim, S.Pd dan sejumlah Pejabat lingkup Pemerintah Kota Baubau, mendapat undangan langsung dari komandan KRI Selam Nanggala 402 untuk menjadi tamu kehormatan KRI Selam Nanggala 402.

    Diterima langsung oleh Komandan Kri Selam Nanggala 402, Letkol Laut Purwanto, Walikota Baubau bersama rombongan langsung diajak untuk berkeliling dan melihat secara langsung instrumen dan peralatan yang terdapat didalam Kapal Selam yang menjadi salah satu kapal kebanggaan TNI AL, ruang persenjataan yang terdiri dari ruang tembak peluru Torpedo, Ruang Navigasi, Ruang Panel, Ruang Kemudi dan ruangan lainnya yang terdapat didalam kapal selam bernomor lambung 402.

    Walikota Baubau, “Ini pengalaman pertama dan luar biasa, dimana kita bisa berkeliling untuk melihat secara langsung salah satu alat tempur yang dimiliki Negara kita, beserta seluruh fasilitas yang dimilikinya, termasuk sistim persenjataan dan lain-lain, olehnya pendidikan kita akan lebih utamakan bagi generasi Kota Baubau, agar suatu saat nanti anak cucu kita bisa berada didalam kapal secanggih ini, dan itu menjadi kebanggaan bagi kita masyarakat Kota Baubau”.(Kominfo Baubau)

  34. Ternyata KS Nanggala udah hebat, yang dipimpin oleh Letkol Laut Purwanto dan membawa 60 awak yang terdiri dari anggota TNI AL dengan spesifikasi ahli kapal selam, terus Dengan kecepan hingga mencapai 25 knot dalam keadaan menyelam dan mencapai kecepatan diatas 10 knot saat berada dipermukaan.
    Sudah terjawab semua teka teki…..
    Skrg tinggal nunggu 3 KS dari korsel, improved changbogo, pasti jauh lebih canggih. KS Nanggala aja hasil di bedah jerohannya sama korsel sudah bisa memuat 60 awak, dgn kec 25 knot dlm menyelam, blm sistem manajemen tempur jauh lebih canggih.

    Ini Dia Kapal Selam ‘Mutan’ yang Dibeli TNI ALKamis, 08 November 2012 • 15:37

    itoday – Informasi mengenai seperti apa bentuk kapal selam Indonesia yang dibeli dari Korea Selatan, Chang Bo Go (CBG) akhirnya mulai terlihat, walau masih berbentuk mock up.

    DSME selaku pemenang kontrak pengadaan tiga kapal selam membawa replika kapal selam CBG U209-1400 yang merupakan pengembangan kapal selam CBG sebelumnya U209-1200 hasil lisensi perusahaan Jerman, HDW.

    Menurut Assistant Engineer Naval & Special Ship Design Team/Submarine Machinery Design Group, Seung-Hoon Kim, kapal selam CBG baru ini akan lebih bagus kemampuannya dibanding dengan CBG varian sebelumnya yang dimiliki Korea Selatan.

    “Varian terbaru ini memiliki Combat Management System (CMS) yang lebih bagus dari varian sebelumnya, sehingga lebih bagus secara keseluruhan, ” jelas Kim kepada itoday, Kamis (8/11).

    Menurut rumor yang beredar, CMS yang digunakan kapal selam CBG pesanan Indonesia ini menggunakan CMS yang sama dengan CMS kapal selam U214 milik Jerman. Jika rumor itu benar, maka CBG pesanan Indonesia akan menjadi kapal selam yang menakutkan di kawasan ASEAN.

    Selain memiliki CMS baru, kapal selam ini juga memiliki kemampuan menembakan senjata rudal dari bawah air, seperti Sub Harpoon buatan Amerika Serikat dan C-Star buatan Korea Selatan.

    Rencananya, pembelian kapal selam dari negeri ginseng ini akan melibatkan PT.PAL, dimana BUMN Strategis ini rencananya akan kevagian jatah untuk membuat satu kapal selam pesanan TNI AL, sebagai bagian dari kerjasama transfer of technology (TOT).

    Jadi indonesia mempunyai 2 KS operasional (cakra dan nanggala) dan 3 pesanan KS improved changbogo yg baru opesional th 2016, 2017 dan 2018.

  35. Gan, ternyata semakin banyak info semakin simpang siur kejelasan sejauh apa spesifikasi dan lebih2 perfomansi KS kelas Cakra kita (KRI Cakra 401 & Nanggal 402) paska overhaul. Coba dibaca kutipan ane dibawah ini tentang KRI Cakra 401 :

    “Berbobot mati 1.300 ton dan dengan kecepatan maksimal jelajah hingga 20 knot, kapal ini mampu menyelam hingga kedalaman 250 meter. Jumlah awaknya sebanyak 53 orang yang terdiri dari 15 perwira dan sisanya bintara dan tamtama”.
    http://www.beritapalu.com/Palu/kapal-selam-tni-al-jadi-tontonan.html

    Kemudian bandingkan dengan informasi spesifikasi dan performansi saudara kembarnya KRI Nanggala 402 diatas (termasuk berita KS di Baubau). Ada perbedaan informasi yang dirilis terkait spesifikasi dan performansinya, padahal dua2nya sama2 di overhaul ditempat yang sama dan mendapatkan perlakukan yang sama pula. Kira2 para komandan KS ini sedang melakukan perang & propaganda informasi atau memang tidak tahu secara nyata spesifikasi dan performansi KS yang dipimpinnya sehingga memberikan pernyataan yang mengira2 kayak gitu.

    Tanya kenapa??

  36. masalah TOT kapal selam Korsel..

    Alih Teknologi Kapal Selam Korea Alot

    JAKARTA – Meski sepakat soal transfer teknologi pembuatan kapal selam kerja sama Indonesia-Korea masih menghadapi kendala. Soalnya pihak Korea meminta Indonesia tidak terlibat terlalu jauh melainkan cukup melihat proses pembuatannya saja. “Memang gampang diucapkan tapi detailnya harus dijelaskan” kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di kantornya kemarin.

    Ini bermula ketika Indonesia memesan tiga unit kapal selam berbobot 1.500-1.600 ton ke galangan kapal Korea Selatan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering. Kedua negara sepakat satu kapal selam pertama dibangun di Korea Selatan. Pembuatan kapal selam kedua tetap dilakukan di Korea Selatan, namun dikerjakan bersama dengan perwakilan Indonesia, PT PAL. Adapun kapal selam ketiga bakal digarap di galangan PT PAL di Surabaya, Indonesia.

    Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Laksamana Muda Rachmad Lubis mengatakan, dalam perjanjian alih teknologi itu, Indonesia meminta perwakilan PT PAL ikut serta dalam perakitan kapal selam. Tapi pihak Korea Selatan tidak setuju. “Mereka meminta Indonesia Learning By Seeing atau cukup melihat proses pembuatan saja,” kata Rachmad. Korea beralasan, galangan kapal Daewoo dikejar target pemesanan kapal selam dari sejumlah negara. Mereka khawatir keterlibatan Indonesia dalam perakitan akan mengulur waktu mereka.

    Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat meminta Kementerian Pertahanan meninjau kembali nota kesepahaman kerja sama pembelian tiga kapal selam itu. “Jangan sampai teledor dan berujung negara merugi karena tidak maksimal mendapatkan transfer teknologi,” kata anggota Komisi Pertahanan, Yahya Sacawiria, kemarin.

    sumber : defense-studies.blogspot.com/2013/05/alih-teknologi-kapal-selam-korea-alot.html

  37. Heran banget sama RI, seringkali hal2 penting jadinya acakadul gara2 pas negosiasi kontrak orang2 yg terlibat (maap2 kata) kurang menguasai detil masalah yg mau dinegosiasi.. Gara2 iming2 TOT, Rusia, Jerman ama Turki yg lebih well experienced malah dikalahkan “anak kemarin sore” . Mbok ya klo pingin ngaji ngelmu sama yg sudah ahli, minimal ya ke omTurki yg udah didaulat jadi asisten sama “guru ngaji” mbah Jerman..

  38. Sejarah mengatakan sebelum keturunan 10 ribu abad dari ken Arok negara republik ini akan banyak masalah di segala bidang walaupun keturunanya bangsa warrior sejati,tapi sebagian orangnya ada yg mengandalkan modal dengkul meraup upeti sebanyak-banyaknya untuk meraih kesuksesan golonganya,entah sumpah serapah apalagi yg akan dilontarkan oleh rakyatnya sendiri untuk mendapatkan yg terbaik didalam mengelola Kerajaan Republik dari sabang sampai merauke ini…?@#%#@%%%***

  39. tambahan gan
    FIR Singapura yang diambil sejak tahun 1995
    kerugiannya:
    1. penerbangan sipil dari kepri ke natuna harus muteeeeeeeeerrr jauh
    2. setiap pesawat yg airborne dari batam mesti langsung kontak singapur. helooooo… itukan wilayah udara indonesia. ngapain juga mesti lapor singapur
    3. penerbangan patroli TNI AU juga mesti muter dari FIR Singapura ini. dimana harga diri bangsa ini kalo mesti diatur sama negara kota segede upil
    4. fee dari jasa pengaturan yg dikasih ke pemerintah RI gak sebanding dengan pendapatan negara kota itu

    kalo ngeliat data fakta diatas jadi makin miris, dan hanya bisa ngelus dada

  40. Kalo diamati indonesia itu tidak sok.atau sombong menunjukan kekuatan militernya jadi tetap aja rahasia.makanya negara lain sampai sekarang takut sama indonesia,tahun 65 indonesia satu2nya negara yg bs buat rudal. Contact asia apalagi sekarang ….ya….dengrous ….main dengan indonesia

  41. Saya kaget wkt baca blog itu, entah apa yg ada di dipikiran penulis wkt menyusun nya. Terlihat sekali kebencian yg luar biasa dri tulisan itu.
    Padahal tulisan itu sangat gampang dibantah, patokan saya Buku Induk Sejarah Kuno Indonesia (dri kerajaan A-Z) dan bnyk bahan di Intrnet yg bnr2 valid.

  42. spek nya ko sama wishky calss ??????????

    Panjang : 76,6 meter

    Lebar : 6, 3 meter

    Kecepatan : 18,3 knots di atas air

    13,5 knots di bawah air

    Berat penuh : 1.300 ton

    Berat kosong : 1.050 ton

    Jarak jelajah : 8.500 mil laut

    Bahan bakar : Solar

    Batere : 224 buah

    Persenjataan : Torpedo steam 12 buah

    Panjang torpedo : 7 meter

    Peluncur torpedo : 6 buah

    Awak kapal : 63 orang beserta perwira

  43. sebenarnya gan, banyak kok ahli hukum internasional di indonesia tapi kalau menurut saya permasalahan utama bangsa kita adalah mental yg korup. mereka bukan tidak paham dengan isi kontrak tapi mereka tidak ingin memprotesnya karena mendapat fee yg besar dari investor. selain itu kita juga tidak mempunyai pemimpin yg tegas, sejelek-jeleknya bung karno tapi dia berani melawan negara barat. masalah kontrak CBG amat mustahil pemerintah tidak tau kekurangannya tapi menurut saya ada deal tersembunyi yg kita tidak kethui apa isinya. apa benar semua dana itu ke korsel.?jgn” korsel hanya nerima setengahnya

  44. kalo bahas lontong punya indo gak bakal ada habis nyeee 😀

  45. Indo itu shrsny kiblat aja ke rusy,,mulai dlu jaman bung karno lg jaya2nya,,kapal selam ks lg jaya2nya,,bnyakin aja hiu laut indo,sepadan dengn lauttnya bnyk penyusup masuk,apalgi di laurt cina sltan,,sangt rawn penyusupan,natuna lbh dijga lagi,,,kpn kita lbh ditakuti lg di asia tenggra aja,,kami bangga jika hiu2 laut indo bsa mmblok penyusup aplg dr malon dan singa,,,

 Leave a Reply