Patroli Pasukan Garuda di Sudan

11
25

(Penerangan Konga XXXV-C/Unamid)

Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit Kontingen Garuda XXXV-C/United Nations Mission In Darfur (Unamid) atau Indonesian Battalion (Indobatt) 03 menggelar patroli serta pengawalan logistik dan administrasi dalam menjalankan tugas dari PBB di Sudan, Selasa (2/5).

Komandan Satgas Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam menyampaikan bahwa patroli tersebut dilaksanakan setiap hari baik siang maupun malam, tergantung sifat kebutuhan dari PBB.

“Patroli dilakukan oleh masing-masing Kompi A, B, C, dan D sesuai pembagian tugasnya. Daerah yang sudah di patroli diantaranya Sandikoro, Khaskhasa, Jhokana, Amara Jadid, Krinding, Ojejei, Bore Hole dan Doroti,” ujar Letkol Inf Syamsul dalam pesan elektronik yang diterima di Jakarta, Rabu.

Letkol Inf Syamsul menjelaskan bahwa selain melaksanakan kegiatan operasi rutin, pengamanan aset PBB maupun pengamanan di wilayah yang sudah berjalan dan dilaksanakan beberapa hari ini, Pasukan Garuda Konga XXXV-C/Unamid juga dikenal ramah-tamah, murah senyum, dan diterima dekat dengan warga lokal saat berinteraksi terhadap warga sipil dan anak-anak, sekaligus merupakan upaya nyata dalam pemulihan trauma terhadap warga sipil yang pernah menjadi korban konflik.

“Kontingen Garuda XXXV-C/Unamid ini merupakan Satgas yang ketiga kalinya untuk misi Unamid yang di tempatkan di wilayah Darfur Barat dan akan melaksanakan tugasnya hingga April 2018,” ucapnya.

Letkol Inf Syamsul menyebutkan Pasukan Garuda TNI mulai dikenal oleh masyarakat lokal di wilayah Darfur sekitar dua tahun yang lalu pada saat misi pertama di mulai.

“Pasukan Indonesia mudah diterima di wilayah misi ini, dengan kemampuan tugas teritorial, keramahan kultur sosial budaya serta dikenal ramah-tamah, murah senyum, tegur sapa dan diterima dekat dengan warga lokal saat berinteraksi terhadap warga sipil dan anak-anak,” ujarnya.

Selain bertugas sebagai pasukan perdamaian, Prajurit Garuda Indobatt-03 juga melaksanakan kegiatan antara lain pemberian bantuan bagi tempat-tempat ibadah, penyaluran zakat bagi masyarakat lokal, dan pengobatan massal.

Sumber: Antara

11 KOMENTAR